Apa Saja Dasar Pengelompokan Bakteri?

Apa Saja Dasar Pengelompokan Bakteri?

kamu tentu mengetahui kecuali di kurang lebih kita, terlalu enteng untuk menemukan bakteri. Tahukah anda kecuali bakteri terdiri berasal dari berbagai jenis? “Wah, saya pikir cuma tersedia satu type bakteri aja”. Ternyata nggak, Squad, bakteri terdiri berasal dari lebih dari satu kelompok yang berbeda. Kira-kira apa saja dasar pengelompokkan bakteri, ya? Baca artikel ini hingga habis yuk biar anda mengetahui tentang bakteri yang tersedia di dekatmu.

Bakteri merupakan organisme yang miliki sel tunggal, tidak miliki membran inti sel (bersifat prokariotik), dan juga miliki ukuran mikroskopik (untuk melihatnya, anda mesti menggunakan mikroskop). Struktur sel bakteri termasuk simpel kecuali dibanding bersama dengan makhluk hidup lainnya. Bakteri tidak miliki inti sel (nukleus), kerangka sel, dan organel lainnya contohnya mitokondria dan kloroplas.

BENTUK

a.) Basil (bacillus): berbentuk batang atau silinder bersama dengan variasi monobasil (hanya satu), diplobacillus (bergandengan dua-dua) dan streptobacillus (bergandengan berbentuk rantai). Meski begitu, tersedia termasuk yang berbentuk agak bundar supaya disebut coccobacillus. Contoh bakterinya adalah Bacillus anthracis.

b.) Kokus (coccus): berbentuk bulat seperti bola. Variasinya adalah micrococcus (tunggal), diplococcus (bergandengan dua-dua), tetracoccus (bergandengan empat dan membentuk bujur sangkar), sarcina (bergerombol membentuk kubus), staphylococcus (bergerombol), dan streptococcus (bergandengan membentuk rantai). Salah satu umpama bakterinya adalah Staphylococcus aureus.

c.) Spiral (sprillum): bakteri yang berbentuk lengkung dan nampak seperti spiral. Variasi bentuknya tersedia vibrio (berbentuk koma, kecuali lengkung tidak cukup berasal dari setengah lingkaran), spiral (jika wujud lengkung lebih berasal dari setengah lingkaran), dan spirochete (bentuk lengkung membentuk susunan yang fleksibel). Contoh bakterinya adalah Treponema pallidum.

JUMLAH DAN LETAK FLAGELA

Flagela atau yang sering disebut bersama dengan bulu cambuk adalah anggota berasal dari susunan sel yang berbentuk batang atau spiral dan terdapat terhadap dinding sel dan berfaedah sebagai alat gerak.

Beberapa umpama bakterinya adalah Pseudomonas aeruginosa (monotrik), Aquaspirillum serpens (amfitrik), Pseudomonas fluorescent (lofotrik), Salmonella typhosa (peritrik), dan Escherichia coli (atrik).

KEBUTUHAN TERHADAP OKSIGEN

Berbeda berasal dari makhluk hidup lain yang memerlukan oksigen, tersedia lebih dari satu type bakteri yang dapat hidup tanpa oksigen. Bakteri type ini disebut bersama dengan bakteri anaerob. Meski begitu, senantiasa tersedia type bakteri yang memerlukan oksigen untuk hidup atau sering disebut bersama dengan bakteri aerob. Salah satu umpama bakteri aerob adalah bakteri nitrifikasi, yang dapat merubah amonia menjadi nitrat. Sedangkan umpama bakteri anaerob adalah Micrococcus denitrificans yang dapat merombak senyawa menjadi metan.

KARAKTERISTIK DINDING SEL

Cara mengelompokkan bakteri berdasarkan karakteristik dinding sel dikenalkan oleh Hans Christian Gram pertama kali melalui pewarnaan gram. Pada pengelompokan ini, bakteri dibedakan menjadi bakteri gram negatif, bakteri gram positif, dan bakteri tidak berdinding sel.

a.) Bakteri gram negatif adalah bakteri yang miliki lapisan peptidoglikan tidak tebal dan dinding sel dapat menyerap warna merah. Contohnya adalah bakteri bergenus Streptomyces, Streptococcus, Mycrobacterium tuberculosis, dll.

b.) Bakteri gram positif merupakan bakteri yang miliki lapisan peptidoglikan tidak tipis dan dinding selnya dapat menyerap warna violet. Contohnya adalah bakteri ungu, Enterobacteria, Vibrio, dll.

c.) Sama seperti namanya, bakteri tidak berdinding sel berarti tidak miliki dinding sel. Salah satu bakteri yang bertipe ini adalah bakteri Micoplasma.

Baca Juga :