Kelebihan dan Kekurangan Meizu m3

Kelebihan dan Kekurangan Meizu m3

Merek Meizu memiliki kans besar untuk bisa berkompetisi dan menyejajarkan dirinya bersama merk besar asal Cina lainnya seperti Xiaomi. Baik di kelas entry maupun flagship, Meizu memiliki deretan smartphone yang menarik dan terlalu bisa diandalkan. Contohnya seperi Meizu m3 yang menawan di harga Rp1,5 jutaan.

Kelebihan dan Kekurangan Meizu m3

Kelebihan

Bukan hape murah. Harga Rp1,5 jutaa untuk sebuah smartphone Android pas ini bisa dikategorikan terjangkau atau murah. Meski harga Meizu m3 tersedia di kisaran itu, smartphone berlayar 5 inci ini serupa sekali bukanlah hape murahan.

Meizu m3 tawarkan feel yang lebih premium dibanding smartphone Rp1 jutaan kebanyakan. Bodinya terbuat berasal dari plastik polycarbonate glossy yang terlihat premium. Apalagi dimensi bodinya yang ringkas bakal menghadirkan kenyamanan, baik bagi pria maupun wanita.

Kaca 2,5D. Tren pemakaian layar bersama kaca 2,5D sebenarnya bukan perihal baru untuk pas ini. Tapi untuk smartphone di bawah Rp2 juta, tidak banyak yang tawarkan kaca lengkung 2,5D. Namun Meizu m3 adalah salah satunya. Meski tidak begitu berpengaruh pada mutu layar, pemakaian kaca 2,5D bakal mendongkrak penampilan dan estetika smartphone.

Layar mengkilat. Seperti yang sudah-sudah, Meizu senantiasa bisa menciptakan smartphone bersama layar berkualitas. Mau di kelas flagship atau entry-level, smartphone besutan Meizu terlalu memuaskan di sisi layar. Kepuasan melihat layar juga bisa Anda dapatkan berasal dari Meizu m3 yang membawa layar IPS 5 inci 720p. Layar ini terlihat seperti memiliki resolusi full HD dan bisa melawan sinar di luar ruangan.

UI simpel digunakan. Meizu m3 ada bersama OS Android 5.1 dan user interface Flyme buatannya sendiri. Tampilan UI-nya bisa dibilang simpel seperti iOS dan tidak memberatkan kerja hardware, dan juga praktis untuk digunakan. Kalau jemu bersama tampilannya, Anda bisa men-download theme melalui market store yang disediakan.

Cepat dan gesit. Meizu menyisipkan prosesor octa-core MediaTek MT6750 1,5 GHz pada m3. Performanya tidak mengecewakan, bisa meladeni game HD kelas menengah bersama baik. Kapasitas RAM-nya yang menggapai 2 GB juga cukup menunjang aktivitas multitasking. Saat kita uji bersama AnTuTu Benchmark, skor yang dihasilkan adalah 37 ribu poin.

Kamera dan baterai oke. Di balik dimensi compact, Meizu m3 membawa baterai 2.870 mAh. Kapasitas baterai yang mendekati 3.000 mAh ini cukup mumpuni untuk menyuplai energi sehingga smartphone ini memiliki screen-on-time empat jam.

Kamera juga jadi energi tarik Meizu m3. Kamera utamanya yang beresolusi 13 MP memilik kecepatan yang baik. Bahkan Meizu juga sedia kan mode manual. Dengan mutu hasil foto yang terbilang baik, satu perihal yang jadi kekurangan kameranya adalah warna yang kadang kala terlihat pucat.

Kekurangan

Speaker kecil. Bermain game atau melihat video di Meizu m3 terasa nyaman berkat layarnya yang kinclong. Tapi kenyamanan ini mesti menyusut sebab suara loudspeaker-nya kecil, lebih-lebih kala Anda telah menyesuaikan volume pada batas maksimal.

Tidak tersedia Google Play. Karena tidak masuk secara resmi di Indonesia, Meizu m3 tidak disertai aplikasi Google Play dan banyak ragam aplikasi Google lainnya. Karenanya Anda mesti meng-install secara manual sendiri.

Kesimpulan

Meizu m3 bisa memikat hati bersama mudah, terutama untuk Anda yang melacak smartphone terjangkau di bawah Rp2 juta. Smartphone ini bisa menyaingi kinerja smartphone tidak mahal meriah asal Cina lainnya, seperti Xiaomi Redmi 3 misalnya.

Selengkapnya : https://www.caraflashandroid.com/cara-hack-wifi-di-android/

Kekurangan dan Kelebihan Flash Plus 2

Kekurangan dan Kelebihan Flash Plus 2

Flash Plus 2 punyai modal yang lengkap untuk mampu berkompetisi dan menggerogoti pasar Xiaomi di Indonesia. Setidaknya, keberadaan Xiaomi Redmi Note 3 mampu terancam bersama Kedatangan smartphone 5,5 inci berbahan metal ini. Apalagi, berasal dari bocoran informasi yang kita dapat, harga Flash Plus 2 lebih kurang Rp2 juta saja.

Kelebihan

Metal lebih kokoh. Saat mengampanyekan smartphone ini, Flash amat menggembar-gemborkan material metal. Memang benar, Flash Plus 2, terutama anggota belakangnya, terbuat berasal dari metal yang solid. Namun Flash Plus 2 bukanlah smartphone unibody gara-gara Anda mampu terhubung penutup belakangnya untuk memasukkan dua SIM card dan satu microSD.

Fingerprint amat akurat. Bukan hanya metal, revolusi yang dibawa Flash Plus 2 juga berasal berasal dari sensor sidik jari. Sensor ini tidak ditaruh di belakang, melainkan menyatu bersama tombol home di depan, layaknya iPhone. Harus kita akui, sensor ini bekerja amat akurat dan juga cepat. Bahkan saat hanya menempelkan sebagian jari, sensornya udah mampu mengetahui sidik jari kita.

HiFi audio. Penggemar musik dapat mendapat suatu hal yang memadai istimewa berasal dari smartphone ini. Flash Plus 2 dilengkapi DAC (AKM 4375) 32-bit, membawa dampak suara yang dihasilkan amat cermat saat memanfaatkan headphone. Flash Plus 2 juga ditunjang amplifier NXP9890 untuk membuahkan suara yang lebih kencang dan cermat berasal dari loudspeaker-nya.

Fitur DJ terhadap music player. Selain HiFi audio, Flash Plus 2 punyai aplikasi music player yang tidak biasa. Ada fitur disc jockey di dalamnya. Anda mampu mencampurkan dua lagu untuk dimainkan bersamaan. Anda juga diberi kebebasan untuk mengatur bit dan kecepatan lagu, serta memberi tambahan sebagian dampak suara dan merekamnya.

Fast charging. Ada baterai 3.000 mAh yang tersemat di anggota belakang Flash Plus 2. Baterai ini tidak mampu dilepas. Daya tahannya mampu hasilkan screen-on-time lebih kurang 4,5 jam. Asyiknya tersedia fitur fast charging berasal dari Texas Instrument dimana pengisian 50 prosen mampu ditempuh dalam sementara setengah jam saja.

Hardware berimbang. Jangan meminta mendapat komposisi hardware terbaik terhadap Flash Plus 2. Tapi Anda juga jangan berkecil hati, gara-gara Flash Plus 2 punyai prosesor Helio P10 yang tergolong baru dan irit daya, RAM memadai 2 GB, layar full HD, serta perlindungan sensor yang lengkap, juga fingerprint dan gyroscope.

Kamera memadai bersih. Seperti Flash 2, Flash Plus 2 juga masih membawa DNA mobigraphy melalui kamera utama 13 MP miliknya. Dengan perlindungan phase detection autofocus, kita rasakan kecepatan fokusnya biasa saja. Yang justru jadi cepat adalah shutter speed-nya. Dari sebagian foto yang kita ambil memanfaatkan kamera Flash Plus 2, rata-rata hasilnya bersih.

Kekurangan

UI amat sederhana. Hampir semua produsen smartphone Android mengembangkan sendiri user interface untuk produk mereka. Lain halnya bersama Flash Plus 2 yang masih memanfaatkan UI stock Google. Tampilannya jadi nampak amat sederhana.

Tidak disertai headset. Flash Plus 2 boleh jadi punyai kelebihan di segi audio berkat amplifier dan fitur DJ terhadap aplikasi music player miliknya. Namun kelebihan tersebut jadi jadi nanggung saat memahami smartphone ini tidak disertai headset terhadap paket penjualannya. Mungkin hal ini ditunaikan untuk menekan harga jualnya.

Kesimpulan

Flash Plus 2 amat berpotensi untuk jadi layaknya Xiaomi atau Infinix. Menawarkan serangkaian kelebihan bersama fitur dan teknologi terkini layaknya layar full HD, bodi metal, sensor sidik jari yang cepat, serta audio HiFi, smartphone ini justru dibanderol hanya lebih kurang Rp2 juta saja.

Siklus Pengembangan KTSP

Siklus Pengembangan KTSP

Siklus Pengembangan KTSP
Siklus Pengembangan KTSP

Seperti halnya dalam unsur manajemen yang lain, pengembangangan kurikulum  mencakup  tahap perencanaan, pelaksanaan (implementasi),  monitoring, dan evaluasi. Siklus pengembangan kurikulum tersebut digambarkan dalam gambar 01.

Siklus pengembangan kurikulum secara umum tersebut dijadikan landasan dalam proses pengembangan KTSP di madrasah. Siklus pengembangan kurikulum di madrasah mencakup (1) analisis kebutuhan, (2) perencanaan, (3) implementasi, dan (4) monitoring, dan (5) evaluasi dan tindak lanjut. Tindak lanjut berupa perencanaan kembali KTSP yang lebih sesuai.  Di tingkat satuan pendidikan, siklus pengembangan kurikulum KTSP dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan kebutuhan madrasah masing-masing. Misalnya : madrasah melakukan pengembangan kurikulum dalam waktu 1 tahun, 2 tahun, 3 tahun, dan seterusnya.)


KTSP terdiri atas KTSP dokumen I dan KTSP dokumen II. KTSP dokumen I berisi : pendahuluan, tujuan tingkat satuan pendidikan, visi dan misi madrasah, tujuan madrasah, struktur dan muatan kurikulum, dan kalender pendidikan. KTSP dokumen II berisi silabus semua mata pelajaran yang telah ditetapkan pada struktur kurikulum di KTSP dokumen I .

 

Kepala madrasah, guru, pengawas, komite madrasah, dan Dinas/Depag  diharapkan  berperan aktif untuk mengembangkan  KTSP, baik dokumen I maupun II.   Perencanaan, implementasi, monitoring, dan evaluasi kurikulum (KTSP)  melibatkan semua unsur tersebut secara simultan.   Ini penting karena kurikulum baru telah mengalihkan tanggung jawab mengembangkan kurikulum pada madrasah-madrasah.
Tabel 01 berikut menunjukkan  rincian  siklus pengembangan  kurikulum yang meliputi tahap (1) analisis konteks, (2) perencanaan,  (3) implementasi,  (4) monitoring, dan evaluasi KTSP serta peran dan tanggung jawab   kepala madrasah ,  tim pengembang kurikulum, guru,  komite madrasah, pengawas, dan Kantor Departemen Agama Kabupten/Kota.



Tabel 01 Rincian  Siklus Pengembangan Kurikulum
Langkah

Kegiatan
Rincian kegiatan
Pertama
Analisis  Konteks dan analisis kebutuhan

  • Kepala Madrasah  membentuk tim pengembang kurikulum  madrasah.
  • Tim pengembang kurikulum, kepala madrasah, guru, dengan didampingi pengawas  melaksanakan analisis konteks dan analisis kebutuhan
  • Tim pengembang, kepala madrasah, guru, komite, stakeholder melakukan analisis potensi peserta didik, madrasah,  daerah,  unggulan lokal, unggulan global, analisis perkembangan IPTEK

Kedua
Perencanaan Kurikulum:Merencanakan  KTSP Dokumen I dan II


  • Kepala madrasah bersama tim pengembang kurikulum  madrasah  menyusun KTSP Dokumen I    menentukan  visi,misi, tujuan madrasah,struktur dan muatan kurikulum dan kalender pendidikan.
  • Guru  difasilitasi  tim pengembang kurikulum mengembangkan KTSP dokumen II (menyusun silabus dan  RPP,  SK/ KD MULOK).
  • Depag/ dinas memfasilitasi kepala madrasah, guru, komite dan  pengawas dalam mengembangkan KTSP.

Ketiga
Implementasi kurikulum:Mengelola penerapan
Hasil kajian pada penyusunan dokumen 1 dan II

  • Tim pengembang kurikulum mensosialisasikan  KTSP dokumen I dan II.
  • Kepala Madrasah memfasilitasi sarana, lingkungan kondusif,
  • Guru melaksanakan RPP, guru BK, pelaksana pengembangan diri  melaksanakan kegiatan
  • Komite memfasilitasi sarana.
  • Pengawas membimbing pelaksanaan/tempat konsultasi
  • Mengarahkan dan menggerakkan sumber daya

Keempat
Monitoring dan supervisi (pengawasan)

  • Kepala madrasah,  pengawas, komite madrasah mengawasi pelaksanaan, apakah sesuai dengan rencana, apa kendalanya, bagaimana solusinya
  • Kepala madrasah mengadakan pertemuan untuk memantau/ merefleksikan  pelaksanaan
  • Kepala madrasah, pengawas, komite madrasah mengadakan kunjungan kelas, wawancara dengan peserta didik, untuk mencari data pelaksaan kurikulum

Kelima
Evaluasi kurikulum:
Pengumpulan data, pengukuran, dan penilaian

  • Kepala madrasah,  pengawas, komite madrasah, mengumpulkan dan menganalisis hasil lalu  membandingkan dengan indikator keberhasilan yang telah disusun
  • Melaksanakan evaluasi menyeluruh terhadap pencapaian hasil, proses, dan pengelolaan
  • Kepala madrasah merefleksikan proses   manajemen yang telah dilakukan
  • Menentukan tindak lanjut untuk perbaikan

Hakikat Pembelajaran Pengayaan dalam KTSP

Hakikat Pembelajaran Pengayaan dalam KTSP

pembelajaran KTSP
pembelajaran KTSP

 

Dalam rangka membantu peserta didik mencapai standar isi dan standar kompetensi lulusaAn, pelaksanaan atau proses pembelajaran perlu diusahakan agar interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan kesempatan yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

Untuk mencapai tujuan dan prinsip-prinsip pembelajaran tersebut tidak jarang dijumpai adanya peserta didik yang memerlukan tantangan berlebih untuk mengoptimalkan perkembangan prakarsa, kreativitas, partisipasi, kemandirian, minat, bakat, keterampilan fisik, dsb. Untuk mengantisipasi potensi lebih yang dimiliki peserta didik tersebut, setiap satuan pendidikan perlu menyelenggarakan program pembelajaran pengayaan.

A. Hakikat Pembelajaran Pengayaan

Secara umum pengayaan dapat diartikan sebagai pengalaman atau kegiatan peserta didik yang melampaui persyaratan minimal yang ditentukan oleh kurikulum dan tidak semua peserta didik dapat melakukannya.
Dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis kompetensi dan pembelajaran tuntas, lazimnya guru mengadakan penilaian awal untuk mengetahui kemampuan peserta didik terhadap kompetensi atau materi yang akan dipelajari sebelum pembelajaran dimulai. Kemudian dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan berbagai strategi seperti ceramah, demonstrasi, pembelajaran kolaboratif/kooperatif, inkuiri, diskoveri, dsb.
Melengkapi strategi pembelajaran digunakan juga berbagai media seperti media audio, video, dan audiovisual dalam berbagai format, mulai dari kaset audio, slide, video, komputer multimedia, dsb. Di tengah pelaksanaan pembelajaran atau pada saat kegiatan pembelajaran sedang berlangsung, diadakan penilaian proses dengan menggunakan berbagai teknik dan instrumen dengan tujuan untuk mengetahui kemajuan belajar serta seberapa jauh penguasaan peserta didik terhadap kompetensi yang telah atau sedang dipelajari. Penilaian proses juga digunakan untuk memperbaiki proses pembelajaran bila dijumpai hambatan-hambatan.

Pada akhir program pembelajaran, diadakan penilaian yang lebih formal berupa ulangan harian. Ulangan harian dimaksudkan untuk menentukan tingkat pencapaian belajar, apakah seorang peserta didik gagal atau berhasil mencapai tingkat penguasaan kompetensi tertentu. Penilaian akhir program ini dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan apakah peserta didik telah mencapai kompetensi (tingkat penguasaan) minimal atau ketuntasan belajar seperti yang telah dirumuskan pada saat pembelajaran direncanakan.
Jika ada peserta didik yang lebih mudah dan cepat mencapai penguasaan kompetensi minimal yang ditetapkan, maka sekolah perlu memberikan perlakuan khusus berupa program pembelajaran pengayaan. Pembelajaran pengayaan merupakan pembelajaran tambahan dengan tujuan untuk memberikan kesempatan pembelajaran baru bagi peserta didik yang memiliki kelebihan sedemikain rupa sehingga mereka dapat mengoptimalkan perkembangan minat, bakat, dan kecakapannya. Pembelajaran pengayaan berupaya mengembangkan keterampilan berpikir, kreativitas, keterampilan memecahkan masalah, eksperimentasi, inovasi, penemuan, keterampilan seni, keterampilan gerak, dsb. Pembelajaran pengayaan memberikan pelayanan kepada peserta didik yang memiliki kecerdasan lebih dengan tantangan belajar yang lebih tinggi untuk membantu mereka mencapai kapasitas optimal dalam belajarnya.

B. Jenis Pembelajaran Pengayaan
Ada tiga jenis pembelajaran pengayaan, yaitu:
  1. Kegiatan eksploratori yang bersifat umum yang dirancang untuk disajikan kepada peserta didik. Sajian dimaksud berupa peristiwa sejarah, buku, tokoh masyarakat, dsb, yang secara regular tidak tercakup dalam kurikulum.
  2. Keterampilan proses yang diperlukan oleh peserta didik agar berhasil dalam melakukan pendalaman dan investigasi terhadap topik yang diminati dalam bentuk pembelajaran mandiri.
  3. Pemecahan masalah yang diberikan kepada peserta didik yang memiliki kemampuan belajar lebih tinggi berupa pemecahan masalah nyata dengan menggunakan pendekatan pemecahan masalah atau pendekatan investigatif/ penelitian ilmiah. Pemecahan masalah ditandai dengan: (a) identifikasi bidang permasalahan yang akan dikerjakan; (b) penentuan fokus masalah/problem yang akan dipecahkan; (c) penggunaan berbagai sumber; (d) pengumpulan data menggunakan teknik yang relevan; (e) analisis data; dan (f) penyimpulan hasil investigasi.
Sekolah tertentu, khususnya yang memiliki peserta didik lebih cepat belajar dibanding sekolah-sekolah pada umumnya, dapat menaikkan tuntutan kompetensi melebihi standari isi. Misalnya sekolah-sekolah yang menginginkan memiliki keunggulan khusus.

C. Pelaksanaan Pembelajaran Pengayaan
Pemberian pembelajaran pengayaan pada hakikatnya adalah pemberian bantuan bagi peserta didik yang memiliki kemampuan lebih, baik dalam kecepatan maupun kualitas belajarnya. Agar pemberian pengayaan tepat sasaran maka perlu ditempuh langkah-langkah sistematis, yaitu (1) mengidentifikasi kelebihan kemampuan peserta didik, dan (2) memberikan perlakuan (treatment) pembelajaran pengayaan.
1. Identifikasi Kelebihan Kemampuan Belajar
a. Tujuan
Identifikasi kemampuan berlebih peserta didik dimaksudkan untuk mengetahui jenis serta tingkat kelebihan belajar peserta didik. Kelebihan kemampuan belajar itu antara lain meliputi:
  1. Belajar lebih cepat. Peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi ditandai dengan cepatnya penguasaan kompetensi (SK/KD) mata pelajaran tertentu.
  2. Menyimpan informasi lebih mudah Peserta didik yang memiliki kemampuan menyimpan informasi lebih mudah, akan memiliki banyak informasi yang tersimpan dalam memori/ ingatannya dan mudah diakses untuk digunakan.
  3. Keingintahuan yang tinggi. Banyak bertanya dan menyelidiki merupakan tanda bahwa seorang peserta didik memiliki hasrat ingin tahu yang tinggi.
  4. Berpikir mandiri. Peserta didik dengan kemampuan berpikir mandiri umumnya lebih menyukai tugas mandiri serta mempunyai kapasitas sebagai pemimpin.
  5. Superior dalam berpikir abstrak. Peserta didik yang superior dalam berpikir abstrak umumnya menyukai kegiatan pemecahan masalah.
  6. Memiliki banyak minat. Mudah termotivasi untuk meminati masalah baru dan berpartisipasi dalam banyak kegiatan.

b. Teknik
Teknik yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi kemampuan berlebih peserta didik dapat dilakukan antara lain melalui : tes IQ, tes inventori, wawancara, pengamatan, dsb.
  1. Tes IQ (Intelligence Quotient) adalah tes yang digunakan untuk mengetahui tingkat kecerdasan peserta didik. Dari tes ini dapat diketahui tingkat kemampuan spasial, interpersonal, musikal, intrapersonal, verbal, logik/matematik, kinestetik, naturalistik, dsb.
  2. Tes inventori. Tes inventori digunakan untuk menemukan dan mengumpulkan data mengenai bakat, minat, hobi, kebiasaan belajar, dsb.
  3. Wawancara. Wanwancara dilakukan dengan mengadakan interaksi lisan dengan peserta didik untuk menggali lebih dalam mengenai program pengayaan yang diminati peserta didik.
  4. Pengamatan (observasi). Pengamatan dilakukan dengan jalan melihat secara cermat perilaku belajar peserta didik. Dari pengamatan tersebut diharapkan dapat diketahui jenis maupun tingkat pengayaan yang perlu diprogramkan untuk peserta didik.

2. Bentuk Pelaksanaan Pembelajaran Pengayaan

Bentuk-bentuk pelaksanaan pembelajaran pengayaan dapat dilakukan antara lain melalui:
  1. Belajar Kelompok. Sekelompok peserta didik yang memiliki minat tertentu diberikan pembelajaran bersama pada jam-jam pelajaran sekolah biasa, sambil menunggu teman-temannya yang mengikuti pembelajaran remedial karena belum mencapai ketuntasan.
  2. Belajar mandiri. Secara mandiri peserta didik belajar mengenai sesuatu yang diminati.
  3. Pembelajaran berbasis tema. Memadukan kurikulum di bawah tema besar sehingga peserta didik dapat mempelajari hubungan antara berbagai disiplin ilmu.
  4. Pemadatan kurikulum. Pemberian pembelajaran hanya untuk kompetensi/materi yang belum diketahui peserta didik. Dengan demikian tersedia waktu bagi peserta didik untuk memperoleh kompetensi/materi baru, atau bekerja dalam proyek secara mandiri sesuai dengan kapasitas maupun kapabilitas masing-masing.

Perlu diperhatikan bahwa penyelenggaraan pembelajaran pengayaan ini terutama terkait dengan kegiatan tatap muka untuk jam-jam pelajaran sekolah biasa. Namun demikian kegiatan pembelajaran pengayaan dapat pula dikaitkan dengan kegiatan tugas terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur.
Sekolah dapat juga memfasilitasi peserta didik dengan kelebihan kecerdasan dalam bentuk kegiatan pengembangan diri dengan spesifikasi pengayaan kompetensi tertentu, misalnya untuk bidang sains. Pembelajaran seperti ini diselenggarakan untuk membantu peserta didik mempersiapkan diri mengikuti kompetisi tingkat nasional maupun internasional seperti olimpiade internasional fisika, kimia dan biologi.
Sebagai bagian integral dari kegiatan pembelajaran, kegiatan pengayaan tidak lepas kaitannya dengan penilaian. Penilaian hasil belajar kegiatan pengayaan, tentu tidak sama dengan kegiatan pembelajaran biasa, tetapi cukup dalam bentuk portofolio, dan harus dihargai sebagai nilai tambah (lebih) dari peserta didik yang normal.
Adaptasi dan disarikan dari :
Depdiknas. 2008. Sistem Penilaian KTSP: Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pengayaan.
Baca Juga :

Cara Menanam Bunga Matahari

Cara Menanam Bunga Matahari

Faktanya, bunga matahari adalahsalah satu jenis bunga yang lumayan mudah guna ditanam dan dikembangkan. Tidak ada kiat spesial dalam membudidayakan bunga matahari. Namun, pasti ada sejumlah hal yang mesti diserahkan perhatian eksklusif jika kamu ingin menempatkan bunga matahari ini. Berikut ini susunan mengenai teknik menanam bunga matahari yang baik anda pelajari bersama-sama:

Cara menempatkan bunga matahari yang kesatu pasti tidak bertolak belakang dengan menempatkan tanaman lainnya, yaitu teknik memilih embrio yang tepat. Benih bunga matahari diperoleh dari biji bunga matahari yang anda kenal sebagai kwaci. Pemilihan embrio menjadi penting, sebab akan menilai hasil bunga matahari yang akan kamu budidayakan nantinya. Beberapa jenis bunga matahari yang populer ialah velvet queen, evening sun, dan mammoth grey. Ketiga jenis bunga matahari ini memiliki kelebihannya masing-masing. Jika kamu ingin mempunyai bunga matahari yang tumbuh dalam sejumlah variasi warna laksana kuning dan oranye kamu haruslah memilih embrio evening sun. Akan namun jika kamu menyukai urusan yang berbeda, kamu dapat memilih embrio velvet queen sebab bunga matahari yang didapatkan berwarna merah darah. Lalu laksana namanya mammoth grey, bunga matahari ini mempunyai ukuran yang paling besar dan tinggi dapat menjangkau 2 meter. Jika kamu tertarik dengannya, tentu kamu harus memilih benihnya.

Cara kedua dalam menempatkan bunga matahari ialah dalam menyiapkan media tanam. Media tanam dari bunga matahari ialah tanah. Bunga matahari tidak mempunyai persyaratan eksklusif untuk situasi tanah. Akan tetapi, tetap dianjurkan untuk memilih tanah yang gembur supaya memudahkan proses penyerapan air. Karena kemungkinannya guna tumbuh paling tinggi, tumbuhan ini tidak sesuai ditanam di dalam ruangan. Penanaman embrio ke media tanam dapat dilaksanakan dengan menancapkan unsur yang lancip dari embrio (kwaci) ke media tanam. Akan tetapi tidak boleh seluruh bagian embrio ditanamkan, sisakan tidak banyak bagian atasnya guna tetap hadir di permukaan.

Cara ketiga ialah dengan meyakinkan suhu lokasi penyemaian yang mesti paling tidak 25o sesudah empat hari bakal ada tunas muncul. Hal ini mestilah didukung oleh pengairan dan sinar matahari yang cukup. Pengairan mesti dilaksanakan dua kali sehari dan sinar matahari mesti mengakibatkan suhu paling tidak seperti yang telah dilafalkan sebelumnya sekitar enam jam berturut-turut.

Cara keempat sesudah tunas-tunas bermunculan, lindungilah tunas dengan memakai botol-botol plastik. Upaya ini dilaksanakan untuk mengayomi bayi-bayi bunga matahari dari ancaman luar laksana dimakan ternak atau bobrok terkena hujan.

Cara kelima ialah pemberian pupuk. Pemberian pupuk secara maksimal dapat dilaksanakan setelah bunga matahari berusia lebih dari satu bulan, dengan tanda-tanda berlahiran daun-daunan. Gunakan pupuk yang sesuai dan dapat mendukung perkembangan bunga, laksana pupuk kandang, pupuk TSP, dan pupuk NPK. Akan namun pemberian pupuk mesti dilaksanakan sesuai umur dari tanaman. Misalkan di umur satu bulan, pupuk yang cocok ialah pupuk NPK. Sedangkan, sesudah mendekati dua bulan telah dapat diserahkan pupuk TSP. Dosis yang diserahkan pun mesti cocok dengan usianya.

Cara keenam ialah melakukan penyiangan dan pemilihan. Setelah umur 3 bulan, akan berlahiran kuntum akan bunga di dekat daun-daun bunga matahari. Perhatikanlah mana kuntum yang strategis dan mana yang tidak. Jika tidak cukup strategis lebih baik dipangkas guna mempercepat perkembangan kuntum yang lain. Semakin tidak banyak kuntum, maka semakin tidak sedikit nutrisi yang akan diperoleh oleh setiap kuntum dan tentunya tumbuhan akan semakin cepat berbunga. Sumber : www.faunadanflora.com/

Symantec Berikan Perlindungan Maksimal Pada Office 365

Symantec Berikan Perlindungan Maksimal Pada Office 365

Symantec mengumumkan peningkatan pada teknologi Data Loss Prevention (DLP) untuk merawat Info di Office 365. Dengan Symantec DLP, information dilindungi baik waktu diam atau berpindah, on-premises atau di cloud dan di mana pun information berada melalui konsol manajemen tunggal. Tugas memantau dan merawat information di era generasi cloud merupakan perihal yang rumit.

Symantec Berikan Perlindungan Maksimal Pada Office 365

Misalnya, perusahaan harus bekerja untuk menegaskan bahwa information peka layaknya PII, kekayaan intelektual, atau kode source, dilindungi di mana pun information selanjutnya dibagikan. Di era generasi cloud, perihal selanjutnya kelihatan lebih sulit daripada di generasi sebelumnya, dikarenakan perusahaan dengan cepat mengadopsi aplikasi SaaS, terhitung Office 365, yang perlu information yang terus berubah di pada endpoints, cloud dan pihak ketiga layaknya mitra, vendor atau kontraktor. Symantec menghadirkan faedah tambahan untuk visibilitas, dukungan dan pengecekan pada information peka di mana pun information selanjutnya berada atau berpindah.

Pengguna kini dapat dengan aman berbagi information peka melalui Office 365 dengan para karyawan, mitra, atau kontraktor. Sebagai elemen integral dari Platform Integrated Cyber Defense dari Symantec, teknologi DLP dari Symantec gunakan gabungan yang hebat dari teknologi pendeteksi yang ditopang oleh pembelajaran mesin yang canggih untuk mengklasifikasikan Info teristimewa yang sensitif, terhitung Sensitive Image Recognition (SIR) dengan Optical Character Recognition (OCR).

Ketika information dibagikan dengan pihak ketiga, enkripsi berbasis identitas dan hak cipta digital secara otomatis diaktifkan untuk mengklasifikasikan dan secara berkelanjutan merawat dan mencari data. Perusahaan yang dilindungi dapat punyai visibilitas di mana information mereka dibagikan dan siapa yang mengaksesnya, perusahaan dapat mencabut akses terkecuali diperlukan.

Pendekatan Information Centric Security (ICS) ini fokus pada dukungan di kira-kira information dan memperkuat pengecekan GDPR dan praktek kepatuhan terbaik lainnya.

Kemampuan baru di Symantec DLP 15.1 meliputi.

  • Perlindungan secara otomatis untuk email yang peka dan lampirannya di Office 365 dan Gmail dengan enkripsi berbasis identitas dan digital rights management. Ini ditunaikan dengan pengintegrasian Symantec DLP dan Symantec Information Centric Encryption (ICE) untuk merawat dan mencari information peka yang dibagikan kepada pihak ketiga.
  • Kemampuan untuk membaca tag-tag klasifikasi yang secara manual dapat diterapkan di file dan email. Kemampuan ini secara otomatis merawat berdasarkan tingkat sensitivitas yang ditetapkan.
  • Pemantauan yang lebih enteng untuk risiko information tentang kepatuhan GDPR dengan pemanfaatan template kebijakan baru yang ada di DLP dan kemampuan pelaporan berbasis risiko yang kuat yang dapat ditemukan di Symantec Information Centric Analytics (ICA).

“Ketika perusahaan bermigrasi ke Office 365 dan aplikasi SaaS lainnya, mereka berisiko kehilangan information yang sangat besar, yang dibikin lebih rumit didalam hadapi peningkatan regulasi information layaknya GDPR. Perlindungan Informasi adalah anggota perlu dari trik pertahanan siber terpadu sebuah perusahaan didalam lingkungan generasi cloud ini. Dengan mengambil alih pendekatan holistik, kami dapat merawat information dengan lebih baik waktu information bergerak melintasi endpoints, jaringan, dan aplikasi,” ujar Nico Popp, senior vice president of Information Protection, Symantec melalui info resminya.

Di didalam Platform Integrated Cyber Defense dari Symantec, DLP terintegrasi dengan banyak teknologi Symantec untuk beri tambahan dukungan information di semua titik kontrol. Hal ini dapat tercapai dengan satu solusi dan kebijakan terpusat untuk dukungan yang berkelanjutan yang diperluas di endpoints, jaringan, IaaS, SaaS dan email.

Solusi terintegrasi punya tujuan untuk turunkan total cost of ownership, meningkatkan keefektifan dukungan information dan meminimalkan false positive. Symantec DLP terintegrasi dengan Proxy, CASB, email dan pengguna dan solusi analitik berbasis-entitas (UEBA) untuk beri tambahan keamanan information end-to-end untuk perusahaan terkemuka di semua dunia.

Selengkapnya : https://www.caraflashandroid.com/cara-download-video-youtube-di-android/

Dua Minggu dilluncurkan, Penjualan Trio iPhone Belum Memuaskan

Dua Minggu dilluncurkan, Penjualan Trio iPhone Belum Memuaskan

Apple secara formal udah menginformasikan tiga varian iPhone terbaru, yakni iPhone XS, XS Max, dan XR di di Teater Steve Jobs, Cupertino, California, Kamis (13/9/2018) dinihari WIB atau Rabu (12/9/2018) pagi kala California, didalam sebuah gelaran bertajuk Gather Round.

Dua Minggu dilluncurkan, Penjualan Trio iPhone Belum Memuaskan

Diantara tiga seri yang dirilis Apple, dua diantaranya diprediksi akan laris penjualannya. Pasalnya iPhone XS, dan XS Max merupakan dua seri yang punyai spesifikasi lebih unggul dari iPhone sebelumnya.

Setelah dua minggu diluncurkan, kabar lain menyatakan bahwa penjualan iPhone XS dan iPhone XS Max belum bisa melampaui angka penjualan iPhone generasi sebelumnya. Duo iPhone baru itu tetap sedikit peminat ketimbang iPhone 6.

Hal ini berdasarkan perhitungan penjualan iPhone 6 didalam periode kala yang sama. Dilaporkan GSM Arena, analisa ini terungkap dari seorang sumber yang merahasiakan identitasnya. Bahkan menurut sumber tersebut, keinginan pasar untuk seri iPhone XS akan semakin melambat pada akhir th. 2018.

Sumber selanjutnya mengatakan, minimnya angka penjualan ini disebabkan harga jual iPhone XS dan iPhone XS Max yang amat tinggi tetapi tidak diiringi bersama dengan peningkatan spesifikasi. Ini menyebabkan calon customer berpikir lagi untuk membeli dua perangkat ini.

Tidak cuma ke dua seri itu kondisi sama terhitung dialami pada seri iPhone XR. Alih-alih menjadi varian termurah, kinerja ponsel iPhone XR dianggap tidak setara bersama dengan harga yang dibanderol. Bahkan menurut sumber, penjualan ponsel ini akan tidak seagresif ponsel flagship Android.

Padahal Harga iPhone XR menjadi yang paling tidak mahal bersama dengan harga jual terasa dari USD749. Analsa lain pun menyebutkan, menurut Goldman Sachs, Analis, Rod Hall, menilai harga jual yang “terlalu tidak mahal itu bisa menghindar penjualan varian iPhone lain.

Menurut Hall, seperti dilaporkan Mac Rumors, .dia menilai hal ini secara efektif ‘mengorbankan’ SKU iPhone/8+ dan mendorong menurunkan harga jual biasanya dan juga perkiraan pendapatan, tetapi sedikit diimbangi bersama dengan unit yang lebih banyak.

Kendati demikian kondisi ini belum bisa menjadi tolok ukur untuk penjualan trio iPhone 2018 ke depannya. Pasalnya periode penjualan ketiga iPhone kala ini terbilang tetap memadai singkat apalagi ketiga iPhone ini baru dirilis secara world pada 21 September kemarin.

Penjelasan ANALISIS KORELASI

Penjelasan ANALISIS KORELASI

ANALISIS KORELASI
ANALISIS KORELASI

KORELASI adalah istilah statistik yang menyatakan derajat hubungan linier antara dua variabel atau lebih, yang ditemukan oleh Karl Pearson pada wal 1900, oleh sebab itu terkenal dengan sebutan korelasi Pearson Product Moment (PPM). korelasi adalah salah satu teknik analisis statistik yang paling banyak digunakan oleh para peneliti. karena para peneliti umumnya tertarik terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi dan mencoba untuk menghubungkannya. 


Misalnya kita ingin menghubngkan antara tinggi badan dengan berat badan, antara umur dengan tekanan darahnya, antara motivasi dengan prestasi belajar atau bekerja dan seterusnya. Hubungan antara dua variabel didalam teknik korelasi bukanlah dalam arti hubungan sebab akibat (timbal-balik), melainkan hanya merupakan hubungan searah saja. hubungan sebab akibat, misalnya : kemiskinan dengan kejahatan, kebersihan dengan kesehatan, kemiskinan dengan kebodohan.. dalam korelasi hanya mengenal hubungan searah saja (Bukan timbal balik) , misalnya tinggi badan menyebabkan berat badanya bertambah, tetapi berat badannya bertambah belum tentu menyebabkan tinggi badannya bertambah.


akibatnya dalam korelasi dikenal penyebab dan akibatnya. dan data akibat atau yang dipengaruhi disebut variabel terikat. istilah bebas disebut juga dengan independen yang biasaya dilambangkan dengan huruf X atau X1. sedangkan istialh terikat disebut dependen yang biasanya dilambangkan dengan huruf Y. bagaimanakah menentukan bahwa variabel itu bebas atau terikat? jawaban ialah tergantung dari landasan teori yang kita pakai.

Korelasi merupakan teknik analisis yang  termasuk dalam salah satu teknik pengukuran asosiasi / hubungan (measures of association). Pengukuran asosiasi   merupakan istilah umum yang mengacu pada sekelompok teknik dalam statistik bivariat yang digunakan untuk mengukur kekuatan hubungan antara dua variabel. Diantara sekian banyak teknik-teknik pengukuran asosiasi, terdapat dua teknik korelasi yang sangat populer sampai sekarang, yaitu Korelasi Pearson Product Moment dan Korelasi Rank Spearman. Selain kedua teknik tersebut, terdapat pula teknik-teknik korelasi lain, seperti Kendal, Chi-Square, Phi Coefficient, Goodman-Kruskal, Somer, dan Wilson.

Pengukuran asosiasi mengenakan nilai numerik untuk mengetahui tingkatan asosiasi atau kekuatan hubungan antara variabel. Dua variabel dikatakan berasosiasi jika perilaku variabel yang satu mempengaruhi variabel yang lain. Jika tidak terjadi pengaruh, maka kedua variabel tersebut disebut independen.


Korelasi bermanfaat untuk mengukur kekuatan hubungan antara dua variabel (kadang lebih dari dua variabel) dengan skala-skala tertentu, misalnya Pearson data harus berskala interval atau rasio; Spearman dan Kendal menggunakan skala ordinal; Chi Square menggunakan data nominal. Kuat lemah hubungan diukur diantara jarak (range) 0 sampai dengan 1. Korelasi mempunyai kemungkinan pengujian hipotesis dua arah (two tailed). Korelasi searah jika nilai koefesien korelasi diketemukan positif; sebaliknya jika nilai koefesien korelasi negatif, korelasi  disebut tidak searah. Yang dimaksud dengan koefesien korelasi ialah suatu pengukuran statistik kovariasi atau asosiasi antara dua variabel. Jika koefesien korelasi diketemukan tidak sama dengan nol (0), maka terdapat ketergantungan antara dua variabel tersebut. Jika  koefesien korelasi diketemukan +1. maka hubungan tersebut disebut sebagai korelasi sempurna atau hubungan linear sempurna dengan kemiringan (slope) positif.

Jika  koefesien korelasi diketemukan -1. maka hubungan tersebut disebut sebagai korelasi sempurna atau hubungan linear sempurna dengan kemiringan (slope) negatif.

Dalam korelasi sempurna tidak diperlukan lagi pengujian hipotesis, karena kedua variabel mempunyai hubungan linear yang sempurna. Artinya variabel X mempengaruhi variabel Y secara sempurna. Jika korelasi sama dengan nol (0), maka tidak terdapat hubungan antara kedua variabel tersebut.

 


 

Dalam korelasi sebenarnya tidak dikenal istilah variabel bebas dan variabel tergantung. Biasanya dalam penghitungan digunakan simbol X untuk variabel pertama dan Y untuk variabel kedua. Dalam contoh hubungan antara variabel remunerasi dengan kepuasan kerja, maka variabel remunerasi merupakan variabel X dan kepuasan kerja merupakan variabel Y.

Variabel yang akan kita hubngkan terdiri atas berbagai tingkatan data. tingkatan data meliputi data nominal, interval, dan rasio. tingkatan data tersebutt menentukan alaisis korelasi mana yang paling tepat digunakan. oleh sebab itu, sebelum mempelajari analisis korelasi, maka macam-macam tingkatan data tersebut hasrus sudah dipahami sepenuhnya.

Kegunaan

Pengukuran asosiasi berguna untuk mengukur kekuatan (strength) hubungan antar dua variabel atau lebih. Contoh: mengukur hubungan antara variabel:

  • Motivasi kerja dengan produktivitas
  • Kualitas layanan dengan kepuasan pelanggan
  • Tingkat inflasi dengan IHSG

Pengukuran ini hubungan antara dua variabel untuk masing-masing kasus akan menghasilkan keputusan, diantaranya:

  • Hubungan kedua variabel tidak ada
  • Hubungan kedua variabel lemah
  •  Hubungan kedua variabel cukup kuat
  •  Hubungan kedua variabel kuat
  •  Hubungan kedua variabel sangat kuat

Penentuan tersebut didasarkan pada kriteria yang menyebutkan jika hubungan mendekati 1, maka hubungan semakin kuat; sebaliknya jika hubungan mendekati 0, maka hubungan semakin lemah.


Teori Korelasi

Korelasi dan Kausalitas

Ada perbedaan mendasar antara korelasi dan kausalitas. Jika kedua variabel dikatakan berkorelasi, maka kita tergoda untuk mengatakan bahwa variabel yang satu mempengaruhi variabel yang lain atau dengan kata lain terdapat hubungan kausalitas. Kenyataannya belum tentu. Hubungan kausalitas terjadi jika variabel X mempengaruhi Y. Jika kedua variabel diperlakukan secara simetris (nilai pengukuran tetap sama seandainya peranan variabel-variabel tersebut ditukar)  maka meski kedua variabel berkorelasi tidak dapat dikatakan mempunyai hubungan kausalitas. Dengan demikian, jika terdapat dua variabel yang berkorelasi, tidak harus terdapat hubungan kausalitas.

Terdapat dictum yang mengatakan “correlation does not imply causation”. Artinya korelasi tidak dapat digunakan secara valid untuk melihat  adanya hubungan kausalitas dalam variabel-variabel. Dalam korelasi aspek-aspek yang melandasi terdapatnya hubungan antar variabel mungkin tidak diketahui atau tidak langsung. Oleh karena itu dengan menetapkan korelasi dalam hubungannya dengan variabel-variabel yang diteliti tidak akan memberikan persyaratan yang memadai untuk menetapkan hubungan kausalitas kedalam variabel-variabel  tersebut. Sekalipun demikian bukan berarti bahwa korelasi tidak dapat digunakan sebagai indikasi adanya hubungan kausalitas antar variabel. Korelasi dapat digunakan sebagai salah satu bukti adanya kemungkinan terdapatnya hubungan kausalitas tetapi tidak dapat memberikan indikasi hubungan kausalitas seperti apa jika memang itu terjadi dalam variabel-variabel yang diteliti, misalnya model recursive, dimana X mempengaruhi Y atau non-recursive, misalnya X mempengaruhi Y dan Y mempengaruhi X.


Dengan untuk mengidentifikasi hubungan kausalitas tidak dapat begitu saja dilihat dengan kaca mata korelasi tetapi sebaiknya menggunakan model-model yang lebih tepat, misalnya regresi, analisis jalur atau structural equation model.

 

Korelasi dan Linieritas

Terdapat hubungan erat antara pengertian korelasi dan linieritas. Korelasi Pearson, misalnya, menunjukkan adanya kekuatan hubungan linier dalam dua variabel. Sekalipun demikian jika asumsi normalitas salah maka nilai korelasi tidak akan memadai untuk membuktikan adanya hubungan linieritas. Linieritas artinya asumsi adanya hubungan dalam bentuk garis lurus antara variabel. Linearitas antara dua variabel dapat dinilai melalui observasi scatterplots bivariat. Jika kedua variabel berdistribusi normal dan behubungan secara linier, maka  scatterplot berbentuk oval; jika tidak berdistribusi normal scatterplot tidak berbentuk oval.


Sumber : Ngelag.Com

 

Beberapa Hal Menyenangkan Yang Dapat Dilakukan Selama Transit di Bandara

Meski menuju tujuan tujuan atau dusun halaman yang dirindukan, singgah atau transit di mana juga itu, pasti sama sekali tidak menyenangkan. Hal ini sebab Anda mesti menantikan berjam-jam guna pindah ke pesawat selanjutnya dan mengerjakan perjalanan lagi. Meski begitu, transit dapat berfungsi dan menyenangkan andai Anda mengadopsi pola pikir yang benar dan merencanakannya tidak banyak sebelum kita terbang. Jadi bila urusan tersebut terjadi dalam perjalanan Anda, sebagai berikut 5 hal mengasyikkan selama transit yang dapat Anda lakukan.

5 Hal Menyangkan Selama Transit yang Bisa Dilakukan

Sewa Kamar

Anda barangkali merasa lelah bahkan sesudah tertidur sekitar penerbangan Anda. Perjalanan udara dapat membuat kita merasa lelah karena hal seperti elevasi, oksigen, dan kompresi.

Jadi bila Anda singgah atau transit dalam masa-masa yang lumayan lama, pakai waktu sebaik barangkali untuk bersantai. Beberapa bandara pun mempunyai akses ke lounge guna mandi yang menyegarkan dan lokasi yang lebih nyaman guna bersantai dengan sejumlah syarat. Cara beda yang lebih baik ialah memesan kamar hotel terdekat.

Berolahraga
Bandara sudah berevolusi, dan sejumlah bandara yang lebih banyak memiliki kemudahan kebugaran yang bisa Anda pakai untuk sesi berkeringat ketika Anda sedang bepergian. Bandara London Heathrow, misalnya, mempunyai pusat di mana Anda bisa mengambil ruang belajar dan mencarter perlengkapan olahraga.

Jika pusat kebugaran sekitar singgah bukan bagian kesayangan Anda, maka Anda dapat meghabiskan masa-masa jalan-jalan di dekat terminal atau bandara sejumlah kali. Anda barangkali terkejut nantinya ketika mengetahui kenyataan bahwa Anda bisa benar-benar menghabiskan sejumlah mil tanpa butuh berkeringat.

Umumnya, peregangan dapat membuat kita merasa laksana mempunyai kekuatan super sesudah penerbangan panjang. Beberapa bandara laksana San Francisco, telah mengabdikan diri ruang yoga atau zen. Jika bandara yang kita singgahi tak mempunyai hal tersebut, usahakanlah cari sudut yang tenang dan habiskan sejumlah menit bergerak dengan teknik yang akan menciptakan Anda merasa rileks.

Jelajahi Daerah Sekitar
Salah satu kemudahan terbaik guna singgah sekitar 4 jam atau lebih ialah kesempatan untuk gampang masuk dan terbit dari bandara sambil merasakan di mana juga Anda berada sekitar satu atau dua hari. Maksimalkan masa-masa Anda dengan menganalisis opsi transit dan hal-hal yang hendak Anda lihat atau kerjakan sebelum waktunya. Buat reservasi guna tempat-tempat populer laksana restoran, guna menghindari pemborosan masa-masa tambahan.

Ingat bahwa sedangkan bagasi Anda bakal diterbangkan ke destinasi akhir Anda, Anda mesti melalui ketenteraman lagi andai Anda meninggalkan bandara. Jika kita berencana guna menjelajah, simpanlah barang bawaan kabin kita atau pastikan tersebut mudah dibawa laksana ransel.

Ubahlah Transit Menjadi Persinggahan
Sisa transit diklasifikasikan sebagai masa-masa tunggu antara dua penerbangan, yang bisa berkisar dari 30 menit sampai 24 jam penuh. Sebuah persinggahan, di sisi lain, berarti Anda bakal tetap tinggal sekitar lebih dari 24 jam. Dengan singgah, kita mendapatkan penambahan waktu untuk menyaksikan pemandangan dan guna besar andai ada tempat unik dalam perjalanan mengarah ke tujuan akhir Anda.

Manjakan Diri Sendiri
Hal mengasyikkan selama transit yang terakhir merupakan dengan memanjakan diri. Sebagian besar bandara ialah opsi melakukan pembelian barang bebas bea yang bisa menghemat tidak sedikit uang untuk melakukan pembelian barang, restoran terbaik yang pantas diacungi jempol, dan pameran atau instalasi yang dapat unik perhatian Anda.

Apa pun opsi Anda, pakai waktu Anda guna memanjakan diri sendiri dengan hal-hal yang biasa kita lewatkan dalam rutinitas, laksana segelas anggur ekstra, makanan pencuci mulut, atau bahkan melulu melalui sejumlah jam yang tenang.

Baca Juga : Pilar – Pilar Dalam Pendidikan Karakter Yang Harus Dipahami

Pilar – Pilar Dalam Pendidikan Karakter Yang Harus Dipahami

Pilar – Pilar Dalam Pendidikan Karakter Yang Harus Dipahami

Pendidikan karakter didasarkan pada enam nilai-nilai etis bahwa masing-masing orang dapat mengamini – nilai-nilai yang tidak berisi politis, religius, atau bias budaya. Beberapa hal inilah ini yang bisa kita sampaikan untuk menolong siswa mengetahui Enam Pilar Pendidikan Berkarakter, yaitu inilah ini :

1. Trustworthiness (Kepercayaan)

Jujur, tidak boleh menipu, menjiplak atau mencuri, jadilah handal – mengerjakan apa yang kamu katakan kamu akan melakukannya, mohon keberanian untuk mengerjakan hal yang benar, bangun reputasi yang baik, patuh – berdiri dengan keluarga, rekan dan negara.

2. Recpect (Respek)

Bersikap toleran terhadap perbedaan, pakai sopan santun, bukan bahasa yang buruk, pertimbangkan perasaan orang lain, tidak boleh mengancam, memukul atau menyakiti orang lain, damailah dengan kemarahan, hinaan dan perselisihan.

3. Responsibility (Tanggungjawab)

Selalu kerjakan yang terbaik, pakai kontrol diri, disiplin, berpikirlah sebelum beraksi – mempertimbangkan konsekuensi, bertanggung jawab atas opsi anda.

4. Fairness (Keadilan)

Bermain cocok aturan, ambil seperlunya dan berbagi, berpikiran terbuka; memperhatikan orang lain, tidak boleh mengambil deviden dari orang lain, tidak boleh menyalahkan orang beda sembarangan.

5. Caring (Peduli)

Bersikaplah sarat kasih sayang dan menunjukkan kamu peduli, ungkapkan rasa syukur, ampuni orang lain, menolong orang yang membutuhkan.

6. Citizenship (Kewarganegaraan)

Menjadikan sekolah dan masyarakat menjadi lebih baik, bekerja sama, melibatkan diri dalam hal masyarakat, menjadi tetangga yang baik, mentaati hukum dan aturan, memuliakan otoritas, mengayomi lingkungan hidup.

Semoga Bermanfaat. Selengkapnya Baca : www.pelajaran.id/