Best Western Telusuri Pecinan di Bandung

Best Western Telusuri Pecinan di Bandung

Best Western Telusuri Pecinan di Bandung

Best Western Telusuri Pecinan di Bandung
Best Western Telusuri Pecinan di Bandung

BANDUNG-Jelang pergantian tahun baru etnis Tionghoa atau lebih akrab disebut Imlek, Hotel Best Western mengajak beberapa komunitas menelusuri jejak Pecinan di Kota Bandung, Selasa (24/1). Bekerja sama dengan Komunitas Aleut, Best Western dengan para jurnalis menelusuri jejak Pecinan itu mulai dari Alun-alun, Alkateri Jl. Banceuy, ABC, Pasar Baru hingga ke Kelenteng di Jl. Kelenteng Sudirman Kota Bandung.

“Kita ingin mengingat kembali dan mengenalkan jejak etnis Tionghoa

dalam perkembangan Kota Bandung mulai dari zaman Belanda dulu. Bahwa sedikit banyak mereka juga ikut berperan dalam perkembangan sejarah berdirinya Kota Kembang ini” ujar Adventa Humas Hotel Best Western.

Sementara itu menurut Arya Vidya Utama, koordiantor Komunitas Aleut,

jejak kiprah etnis Tionghoa di Bandung masih ada hingga saat ini, terutama di bidang perdagangan.

“Seperti contohnya kedai kopi Purnama yang telah berdiri sejak zaman Belanda, hingga kini kedainya masih ada. Kemudian kopi Aroma di Banceuy, dan toko obat tradisional Babah Kuya di Pasar Baru” katanya.

Termasuk beberapa bangunan heritage peninggalan etnis Tionghoa yang

masih dipertahankan seperti Hotel Surabaya yang kini sudah berganti nama dan bangunannya sudah sedikit berubah, yang dulunya adalah rumah milik seorang pengusaha dari etnis Tionghoa. (Pun)

 

Baca Juga :