Bukan Zaman Now, Tamat Sekolah Dulu Baru Jadi Pengusaha

Bukan Zaman Now, Tamat Sekolah Dulu Baru Jadi Pengusaha

Bukan Zaman Now, Tamat Sekolah Dulu Baru Jadi Pengusaha

Bukan Zaman Now, Tamat Sekolah Dulu Baru Jadi Pengusaha
Bukan Zaman Now, Tamat Sekolah Dulu Baru Jadi Pengusaha

Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan memberikan petuah bagi anak-anak muda agar tidak menunda untuk menjadi pengusaha. Terutama bagi yang masih berstatus mahasiswa, tidak perlu menunggu hingga lulus terlebih dahulu.

”Nggak usah nunggu tamat (kuliah) untuk jadi pengusaha. Tidak ada teorinya tamat dulu baru jadi pengusaha,” ujarnya pada saat mengisi seminar nasional bertajuk “Success To Be Entrepreneur” di Gedung Ir Soekarno lantai 5 Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Selasa (5/12).

Dia mengungkapkan, untuk menjadi pengusaha tidak harus tahu teorinya terlebih dulu, tidak harus tamat kuliah, bahkan tidak harus mempunyai modal. “Syaratnya cuman satu, ya jadi pengusaha itu. Kalau pingin besok jadi pengusaha, ya besok jadi pengusaha,” tegasnya di depan ratusan mahasiswa.
Dahlan Iskan dalam seminar di Gedung Ir Soekarno lantai 5 Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim
KIAT: Dahlan Iskan dalam seminar nasional “Success To Be Entrepreneur” di Gedung Ir Soekarno lantai 5 Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang (Fisca Tanjung/JawaPos.com)

Dahlan mengatakan, ketika ingin menjadi pengusaha, agar mengingat pada saat pertama kali belajar menaiki sepeda. “Pas belajar sepeda, ketika jatuh tidak kapok untuk coba lagi. Meskipun sudah berdarah. Ya begitu kalau jadi pengusaha,” ujar mantan Direktur Utama PLN tersebut.

Dia pun juga senantiasa mengajarkan anak-anak muda untuk menjadi pengusaha. Bahkan, di usianya yang sudah memasuki 66 tahun, Dahlan juga bakal memulai usaha baru yang bisa dibilang belum banyak orang menggelutinya.

“Usaha lama biar diurus yang muda, sehingga bisa munculkan pengusaha

baru. Mau jadi pengusaha baru, bidangnya tidak mau yang orang lain sudah kerjakan. Saya mau menggeluti bidang energy corium,” papar mantan aktivis kampus itu.

Dahlan menuturkan, saat ini tidak sedikit anak muda yang menggeluti usaha lebih dari satu. Akhirnya tidak fokus dan tidak sedikit juga yang gagal. ”Orang boleh gagal, tapi harus tahu kenapa gagal. Salah satunya ya gara-gara tidak fokus,” kata dia.

Menurutnya, menjadi pengusaha itu tidak boleh lari-lari. Artinya, ketika

menggeluti sebuah usaha, kemudian gagal, lalu ganti menggeluti usaha yang lain. ”Harus diatasi. Kenapa kok bisa gagal, harus ada jawabannya,” jelasnya.

Dahlan menambahkan, untuk memulai suatu usaha juga tidak melulu harus

mempunyai modal usaha. ”Banyak yang katakan, kalau tidak ada modal nggak jalan. Yang mengeluh seperti itu, tidak niat jadi pengusaha,” tegasnya.

Bahkan dia mengaku, jika dirinya dulu terjun menjadi pengusaha seperti sekarang ini atas dasar paksaan. Namun, justru karena hal itu, akhirnya menjadi keterusan.

 

Sumber :

https://www.business-advice-guide.com/search-the-best-school-for-your-kids/