Mengenal Apa Itu Jamur Tiram

Mengenal Apa Itu Jamur Tiram

Mengenal Apa Itu Jamur Tiram
Mengenal Apa Itu Jamur Tiram

Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) adalah jamur yang dapat dimakan dari kelompok Basidiomycota dan termasuk kelas Homobasidiomycetesdengan ciri-ciri umum tubuh buah berwarna putih hingga krem dan tudungnya berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung. Jamur tiram masih satu kerabat dengan Pleurotus eryngii dan sering dikenal dengan sebutan King Oyster Mushroom.

Karakteristik

Tubuh buah jamur tiram memiliki tangkai yang tumbuh menyamping (bahasa Latin: pleurotus) dan bentuknya seperti tiram (ostreatus) sehingga jamur tiram mempunyai nama binomial Pleurotus ostreatus. Bagian tudung dari jamur tersebut berubah warna dari hitam, abu-abu, coklat, hingga putih, dengan permukaan yang hampir licin, diameter 5-20 cm yang bertepi tudung mulus sedikit berlekuk. Selain itu, jamur tiram juga memiliki spora berbentuk batang berukuran 8-11×3-4μm serta miselia berwarna putih yang bisa tumbuh dengan cepat.
Di alam bebas, jamur tiram bisa dijumpai hampir sepanjang tahun di hutan pegunungan daerah yang sejuk.

Tubuh buah terlihat saling bertumpuk di permukaan batang pohon yang sudah melapuk atau pokok batang pohon yang sudah ditebang karena jamur tiram adalah salah satu jenis jamur kayu. Untuk itu, saat ingin membudidayakan jamur ini, substrat yang dibuat harus memperhatikan habitat alaminya. Media yang umum dipakai untuk membiakkan jamut tiram adalah serbuk gergaji kayu yang merupakan limbah dari penggergajian kayu.

Siklus hidup

Pada umumnya jamur tiram, Pleurotus ostreatus, mengalami dua tipe perkembangbiakan dalam siklus hidupnya, yakni secara aseksual maupun seksual. Seperti halnya reproduksi aseksual jamur, reproduksi aseksual basidiomycota secara umum yang terjadi melalui jalur spora yang terbentuk secara endogen pada kantung spora atau sporangiumnya, spora aseksualnya yang disebut konidiospora terbentuk dalam konidium. Sedangkan secara seksual, reproduksinya terjadi melalui penyatuan dua jenis hifa yang bertindak sebagai gamet jantan dan betina membentuk zigot yang kemudian tumbuh menjadi primodia dewasa.Spora seksual pada jamur tiram putih, disebut juga basidiospora yang terletak pada kantung basidium.

Mula-mula basidiospora bergerminasi membentuk suatu masa miselium monokaryotik, yaitu miselium dengan inti haploid. Miselium terus bertumbuh hingga hifa pada miselium tersebut berfusi dengan hifa lain yang kompatibel sehingga terjadi plasmogami membentuk hifa dikaryotik. Setelah itu apabila kondisi lingkungan memungkinkan (suhu antara 10-20 °C, kelembapan 85-90%, cahaya mencukupi, dan CO2 < 1000 ppm) maka tubuh buah akan terbentuk. Terbentuknya tubuh buah diiringi terjadinya kariogami dan meiosis pada basidium. Nukleus haploid hasil meiosis kemudian bermigrasi menuju tetrad basidiospora pada basidium. Basidium ini terletak pada bilah atau sekat pada tudung jamur dewasa yang jumlahnya banyak (lamela). Dari spora yang terlepas ini akan berkembang menjadi hifa monokarion.

Hifa ini akan memanjangkan filamennya dengan membentuk cabang hasil pembentukan dari dua nukleus yang dibatasi oleh septum (satu septum satu nukleus). Kemudian hifa monokarion akan mengumpul membentuk jaringan sambung menyambung berwarna putih yang disebut miselium awal dan akhirnya tumbuh menjadi miselium dewasa (kumpulan hifa dikarion). Dalam tingkatan ini, hifa-hifa mengalami tahapan plasmogami, kariogami, dan meiosis hingga membentuk bakal jamur. Nantinya, jamur dewasa ini dapat langsung dipanen atau dipersiapkan kembali menjadi bibit induk.

Syarat pertumbuhan

Dalam menggunakan media pertumbuhan, jerami yang baik untuk dibuat sebagai bahan media tanam adalah dari jenis jerami yang keras sebab jerami yang keras banyak mengandung selulosa yang merupakan bahan yang diperlukan oleh jamur dalam jumlah banyak disamping itu jerami yang keras membuat media tanaman tidak cepat habis.

Hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan jerami sebagai bahan baku media tanam adalah dalam hal kebersihan dan kekeringan, selain itu jerami yang digunakan tidlak busuk dan tidak ditumbuhi jamur jenis lain. Media yang terbuat dari campuran bahan-bahan tersebut perlu diatur kadar airnya. Kadar air diatur 60 – 65 % dengan menambah air bersih agar misellia jamur dapat tumbuh dan menyerap makanan dari media tanam dengan baik.

Secara alami, jamur tiram Pleurotus ditemukan di hutan dibawah pohon berdaun lebar atau di bawah tanaman berkayu. Jamur tiram tidak memerlukan cahaya matahari yang banyak, di tempat terlindung miselium jamur akan tumbuh lebih cepat daripada di tempat yang terang dengan cahaya matahari berlimpah.Pertumbuhan misellium akan tumbuh dengan cepat dalam keadaan gelap/tanpa sinar.

Pada masa pertumbuhan misellium, jamur tiram sebaiknya ditempatkan dalam ruangan yang gelap, tetapi pada masa pertumbuhan badan buah memerlukan adanya rangsangan sinar. Pada tempat yang sama sekali tidak ada cahaya badan buah tidak dapat tumbuh, oleh karena itu pada masa terbentuknya badan buah pada permukaan media harus mulai mendapat sinar dengan intensitas penyinaran 60 – 70 %.

Pada budidaya jamur tiram suhu udara memegang peranan yang penting untuk mendapatkan pertumbuhan badan buah yang optimal. Pada umumnya suhu yang optimal untuk pertumbuhan jamur tiram, dibedakan dalam dua fase yaitu fase inkubasi yang memerlukan suhu udara berkisar antara 22 – 28 OC dengan kelembaban 60 – 70 % dan fase pembentukan tubuh buah memerlukan suhu udara antara 16 – 22 OC.

Tingkat keasaman media juga sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan jamur tiram. Apabila pH terlalu rendah atau terlalu tinggi maka pertumbuhan jamur akan terhambat. bahkan mungkin akan tumbuh jamur lain yang akan mergganggu pertumbuhan jamur tiram itu sendiri. Keasaman pH media perlu diatur antara pH 6 – 7 dengan menggunakan kapur (Calsium carbonat).

Kondisi di atas lebih mudah dicapai di daerah dataran tinggi sekitar 700-800 m dpl. Kemungkinan budidaya jamur di dataran rendah tidaklah mustahil asalkan iklim ruang penyimpanan dapat diatur dan disesuaikan dengan keperluan jamur.

Kandungan gizi

Berdasarkan penelitian Sunan Pongsamart, biochemistry, Faculty of Pharmaceutical Universitas Chulangkorn, jamur tiram mengandung protein, air, kalori, karbohidrat, dan sisanya berupa serat zat besi, kalsium, vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C.

Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan bahan makanan bernutrisi dengan kandungan protein tinggi, kaya vitamin dan mineral, rendah karbohidrat, lemak dan kalori. Jamur ini memiliki kandungan nutrisi seperti vitamin, fosfor, besi, kalsium, karbohidrat, dan protein.Untuk kandungan proteinnya, lumayan cukup tinggi, yaitu sekitar 10,5-30,4%.

Komposisi dan kandungan nutrisi setiap 100 gram jamur tiram adalah 367 kalori, 10,5-30,4 persen protein, 56,6 persen karbohidrat, 1,7-2,2 persen lemak, 0.20 mg thiamin, 4.7-4.9 mg riboflavin, 77,2 mg niacin, dan 314.0 mg kalsium. Kalori yang dikandung jamur ini adalah 100 kj/100 gram dengan 72 persen lemak tak jenuh. Serat jamur sangat baik untuk pencernaan. Kandungan seratnya mencapai 7,4- 24,6 persen sehingga cocok untuk para pelaku diet.

Kandungan gizi jamur tiram menurut Direktorat Jenderal Hortikultura Departemen Pertanian.Protein rata-rata 3.5 – 4 % dari berat basah. Berarti dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan asparagus dan kubis. Jika dihitung berat kering. Kandungan proteinnya 10,5-30,4%. Sedangkan beras hanya 7.3%, gandum 13.2%, kedelai 39.1%, dan susu sapi 25.2%.

Jamur tiram juga mengandung 9 macam asam amino yaitu lisin, metionin, triptofan, threonin, valin, leusin, isoleusin, histidin, dan fenilalanin. 72% lemak dalam jamur tiram adalah asam lemak tidak jenuh sehingga aman dikonsumsi baik yang menderita kelebihan kolesterol (hiperkolesterol) maupun gangguan metabolisme lipid lainnya. 28% asam lemak jenuh serta adanya semacam polisakarida kitin di dalam jamur tiram diduga menimbulkan rasa enak. Jamur tiram juga mengandung vitamin penting, terutama vitamin B, C dan D. vitamin B1 (tiamin), vitamin B2 (riboflavin), niasin dan provitamin D2 (ergosterol), dalam jamur tiram cukup tinggi. 

Mineral utama tertinggi adalah KaliumFosforNatriumKalsium, dan Magnesium.  Mineral utama tertinggi adalah : Zn, Fe, Mn, Mo, Co, Pb. Konsentrasi K, P, Na, Ca dan Me mencapai 56-70% dari total abu dengan kadar K mencapai 45%. Mineral mikroelemen yang bersifat logam dalam jarum tiram kandungannya rendah, sehingga jamur ini aman dikonsumsi setiap hari.

Manfaat

Jamur tiram juga memiliki berbagai manfaat yaitu sebagai makanan, menurunkan kolesterol, sebagai antibakterial dan antitumor, serta dapat menghasilkan enzim hidrolisis dan enzim oksidasi. Selain itu, jamur tiram juga dapat berguna dalam membunuh nematoda.

Jamur tiram ini memiliki manfaat kesehatan diantaranya, dapat mengurangi kolesterol dan jantung lemah serta beberapa penyakit lainnya. Jamur ini juga dipercaya mempunyai khasiat obat untuk berbagai penyakit seperti penyakit lever, diabetes, anemia. Selain itu jamur tiram juga dapat bermanfaat sebagai antiviral dan antikanker serta menurunkan kadar kolesterol. Di samping itu, jamur tiram juga dipercaya mampu membantu penurunan berat badan karena berserat tinggi dan membantu pencernaan.

Jamur tiram ini mengandung senyawa pleuran yang berkhasiat sebagai antitumor, menurunkan kolesterol, serta bertindak sebagai antioksidan. Adanya polisakarida, khususnya Beta-D-glucans pada jamur tiram mempunyai efek positif sebagai antitumor, antikanker, antivirus (termasuk AIDS), melawan kolesterol, antijamur, antibakteri, dan dapat meningkatkan sistem imun. Pada jamur tiram, produk ini disebut sebagai plovastin yang di pasaran dikenal sebagai suplemen penurun kolesterol (komponen aktifnya statin yang baik untuk menghambat metabolisme kolesterol di dalam tubuh manusia). Dilihat dari kandungan gizi yang terdapat dalam jamur tiram maka bahan ini termasuk aman untuk dikonsumsi. Adanya serat yaitu lignoselulosa baik untuk pencernaan.

USDA (United States Drugs and Administration) yang melakukan penelitian pada tikus menunjukkan bahwa dengan pemberian menu jamur tiram selama 3 minggu akan menurunkan kadar kolesterol dalam serum hingga 40 % dibandingkan dengan tikus yang tidak diberi pakan yang mengandung jamur tiram. Sehingga mereka berpendapat bahwa jamur tiram dapat menurunkan kadar kolesterol pada penderita hiperkolesterol. Di Jepang saat ini sedang diteliti potensi jamur tiram sebagai bahan makanan yang dapat mencegah timbulnya tumor.

Jenis keanekaragaman hayati lengkap bersama contohnya

Jenis keanekaragaman hayati lengkap bersama contohnya

Timbulnya keanekaragaman individu, karena individu itu miliki kerangka dasarkomponen sifat-sifat manurun (kromosom) yang sama. Setiap kerangka dasar itu tersusun oleh ribuan faktor-faktor pengatur pembawaan yang disebut gen bersama susunannya yang berbeda-beda bergantung terhadap masing-masing induknya. Susunan perangkat gen inilah yang memilih apakah hidung manusia Negroid mancung atau pesek, mangga manis atau masam, kulit biji jagung berwarna kuning, merah atau putih.

Jadi kendati kerangka dasar sifat-sifat menurun yang dimiliki individu itu sama, tetapi lapisan faktor genetik yang dimilikinya berlainan bersama individu lainnya.

Faktor lain timbulnya keanekaragaman individu yang nampak (fenotip) bisa dipengaruhi oleh kedaaan lingkungan. Contoh dua individu yang miliki lapisan perangkat gen sama, dan duduki lingkungan yang berbeda, bakal menunjukkan pembawaan fenotip yang berbeda. Sebaliknya dua individu miliki lapisan perangkat gen berbeda, dan duduki lingkungan yang sama, barangkali bakal menunjukkan fenotip yang sama.

Begitu banyaknya barangkali lapisan perangkat dasar gen terhadap individu didalam satu spesies, maka bisa dikatakan bahwa tidak tersedia dua individu yang mempunyai lapisan faktor genetika yang sama. Inilah yang mendasari terbentuknya keanekaragaman individu atau keanekaragaman genetika.

Jenis keanekaragaman hayati

Kita mencermati kata “serupa” atau “sejenis”. Jika kita berada didalam satu kelompok individu (populasi) terkandung ada keserupaan, tentu didalam kelompok individu itu tersedia “perbedaan”. Contohnya antara kelompok keledai dan kelompok kuda.

Baik kelompok keledai maupun kelompok kuda masing-masing mempunyai unsur-unsur keserupaan. Tetapi, di samping itu antara kelompok keledai dan kelompok kuda terkandung perbedaan. Misalnya tubuh keledai lebih kecil dibandingkan bersama tubuh kuda, telinga keledai lebih panjang daripada telinga kuda, ekor keledai lebih pendek daripada ekor kuda, dan lain sebagainya.

Dikatakan bahwa antara kelompok keledai dan kelompok kuda merupakan kelompok yang berlainan “rupa” atau ‘Jenis”nya. Dengan arti biologi dikatakan berlainan “spesies”nya.

Kini dunia dihuni sekitar 325.000 type tumbuhan, 1.600.000 type hewan dan 160.000 type jasad renik, yang tiap tiap jenisnya atau spesiesnya miliki beberapa ciri terlebih sendiri. Setiap tahunnya jumlah spesies ini bakal tetap makin tambah bersama ditemukannya jenis-jenis baru.

Hal inilah yang menunjukkan kepada kita bakal jadi banyaknya keanekaragaman type di wajah bumi ini.

Keanekaragaman type bisa dikenat dari wujud atau penampilannya, dan terdiri atas pengelompokkan populasi atau gabungan individu yang bisa saling kawin sesamanya secara bebas (tetapi tidak bisa melakukannya bersama type lain) untuk menghasilkan keturunan yang fertil (subur).

Untuk kelompok individu yang berkembang biaknya tidak secara kawin, andaikan terhadap jasad renik, batasan type ditentukan oleh kemampuannya didalam duduki relung (nisia) yang sama.

Jenis terbentuk oleh kesesuaian kadar genetika yang sesuaikan sifat-sifat kebakaannya bersama lingkungan tempat hidupnya. Karena lingkungan tempat hidup type itu bermacam ragam, maka type yang dihasilkan bakal beranekaragam pula.

Biasanya hewan dan tumbuhan bakal sesuaikan tubuhnya dan beradaptasi sesuai kebutuhan untuk bertahan hidup. Semua type spesies ini miliki keunikan dan pembawaan yang berbeda.

Selengkapnya : https://www.lele.co.id/

Cara Menanam Bunga Matahari

Cara Menanam Bunga Matahari

Faktanya, bunga matahari adalahsalah satu jenis bunga yang lumayan mudah guna ditanam dan dikembangkan. Tidak ada kiat spesial dalam membudidayakan bunga matahari. Namun, pasti ada sejumlah hal yang mesti diserahkan perhatian eksklusif jika kamu ingin menempatkan bunga matahari ini. Berikut ini susunan mengenai teknik menanam bunga matahari yang baik anda pelajari bersama-sama:

Cara menempatkan bunga matahari yang kesatu pasti tidak bertolak belakang dengan menempatkan tanaman lainnya, yaitu teknik memilih embrio yang tepat. Benih bunga matahari diperoleh dari biji bunga matahari yang anda kenal sebagai kwaci. Pemilihan embrio menjadi penting, sebab akan menilai hasil bunga matahari yang akan kamu budidayakan nantinya. Beberapa jenis bunga matahari yang populer ialah velvet queen, evening sun, dan mammoth grey. Ketiga jenis bunga matahari ini memiliki kelebihannya masing-masing. Jika kamu ingin mempunyai bunga matahari yang tumbuh dalam sejumlah variasi warna laksana kuning dan oranye kamu haruslah memilih embrio evening sun. Akan namun jika kamu menyukai urusan yang berbeda, kamu dapat memilih embrio velvet queen sebab bunga matahari yang didapatkan berwarna merah darah. Lalu laksana namanya mammoth grey, bunga matahari ini mempunyai ukuran yang paling besar dan tinggi dapat menjangkau 2 meter. Jika kamu tertarik dengannya, tentu kamu harus memilih benihnya.

Cara kedua dalam menempatkan bunga matahari ialah dalam menyiapkan media tanam. Media tanam dari bunga matahari ialah tanah. Bunga matahari tidak mempunyai persyaratan eksklusif untuk situasi tanah. Akan tetapi, tetap dianjurkan untuk memilih tanah yang gembur supaya memudahkan proses penyerapan air. Karena kemungkinannya guna tumbuh paling tinggi, tumbuhan ini tidak sesuai ditanam di dalam ruangan. Penanaman embrio ke media tanam dapat dilaksanakan dengan menancapkan unsur yang lancip dari embrio (kwaci) ke media tanam. Akan tetapi tidak boleh seluruh bagian embrio ditanamkan, sisakan tidak banyak bagian atasnya guna tetap hadir di permukaan.

Cara ketiga ialah dengan meyakinkan suhu lokasi penyemaian yang mesti paling tidak 25o sesudah empat hari bakal ada tunas muncul. Hal ini mestilah didukung oleh pengairan dan sinar matahari yang cukup. Pengairan mesti dilaksanakan dua kali sehari dan sinar matahari mesti mengakibatkan suhu paling tidak seperti yang telah dilafalkan sebelumnya sekitar enam jam berturut-turut.

Cara keempat sesudah tunas-tunas bermunculan, lindungilah tunas dengan memakai botol-botol plastik. Upaya ini dilaksanakan untuk mengayomi bayi-bayi bunga matahari dari ancaman luar laksana dimakan ternak atau bobrok terkena hujan.

Cara kelima ialah pemberian pupuk. Pemberian pupuk secara maksimal dapat dilaksanakan setelah bunga matahari berusia lebih dari satu bulan, dengan tanda-tanda berlahiran daun-daunan. Gunakan pupuk yang sesuai dan dapat mendukung perkembangan bunga, laksana pupuk kandang, pupuk TSP, dan pupuk NPK. Akan namun pemberian pupuk mesti dilaksanakan sesuai umur dari tanaman. Misalkan di umur satu bulan, pupuk yang cocok ialah pupuk NPK. Sedangkan, sesudah mendekati dua bulan telah dapat diserahkan pupuk TSP. Dosis yang diserahkan pun mesti cocok dengan usianya.

Cara keenam ialah melakukan penyiangan dan pemilihan. Setelah umur 3 bulan, akan berlahiran kuntum akan bunga di dekat daun-daun bunga matahari. Perhatikanlah mana kuntum yang strategis dan mana yang tidak. Jika tidak cukup strategis lebih baik dipangkas guna mempercepat perkembangan kuntum yang lain. Semakin tidak banyak kuntum, maka semakin tidak sedikit nutrisi yang akan diperoleh oleh setiap kuntum dan tentunya tumbuhan akan semakin cepat berbunga. Sumber : www.faunadanflora.com/

Cara Menanam Kacang Panjang Hasil Melimpah Untung Besar

Cara Menanam Kacang Panjang Hasil Melimpah Untung Besar

Ada banyak langkah ringan yang mampu kamu melakukan untuk mencapai kesuksesan bersama bertani. Telah banyak petani inspiratif yang membagikan ilmu pertanian supaya meraih hasil maksimal. Salah satu ilmu pertanian berikut ialah langkah menanam kacang panjang.

Cara Menanam Kacang Panjang Hasil Melimpah Untung Besar

Kacang panjang terhitung tanaman golongan famili leguminosa yang seringkali dimanfaatkan para petani untuk mengembalikan persentase nitrogen tanah bersama langkah memanfaatkannya sebagai tanaman sela. Selain sebagai tanaman sela, menanam kacang panjang terhitung berpotensi dari faktor ekonomi.

Kacang panjang terhitung style sayuran yang banyak dicari. Karena hal tersebut, budidaya kacang panjang bakal beri tambahan keuntungan kepada anda. Terlebih lagi, kacang panjang punyai kemampuan adaptasi yang baik pada iklim supaya kamu mampu bersama ringan menanamnya di selama musim. Adapun langkah menanam kacang panjang ini terlalu ringan dilakukan. Alat dan bahan yang dibutuhkan pun ringan ditemukan. Untuk lebih jelasnya, kamu simak saja langkah bertanam kacang panjang yang kami bagikan selengkapnya di bawah ini.

Cara Menanam Kacang Panjang
Kacang panjang bahagia bersama udara yang panas. Untuk itu, kamu mesti menanamnya dalam rentang suhu 15-24 derajat celcius dan curah hujan lebih kurang 600-1500 mm per tahun. Hal ini mampu jadi ide petani dalam menanam kacang panjang yang baik. Berikut langkah menanam kacang panjang yang tepat dan mampu jadi ide untuk para petani.

Persiapan Lahan
Kacang panjang mampu tumbuh di nyaris seluruh style tanah. Supaya kacang panjang mampu tumbuh bersama optimal, kamu mesti buat persiapan lahan. Tanah dibikin gembur, sedikit berpasir, serta banyak memiliki kandungan humus. Ketika melakukan pembajakan, kamu sebaiknya menggunakan cangkul dan lalu membuat guludan bersama lebar 60 centimeter supaya akar tumbuh lebih leluasa.

Persiapan Benih
Benih kacang panjang mampu kamu dapatkan bersama terlalu mudah. Anda mampu belanja di toko pertanian ataupun membawa dampak sendiri. Cara membawa dampak benih kacang panjang itu sendiri ialah bersama melewatkan buah kacang menua serta jadi kering di pohon. Biji kacang panjang mampu ditanam segera tanpa mesti melalui sistem pesemaian. Biji kacang panjang berikut mampu segera ditanam pada lubang-lubang yang sengaja dibikin bersama menggunakan kayu lancip yang dibenamkan ke tanah bersama ukuran lebih kurang 1-2 centimeter.

Pemupukan
Tahap pemupukan mampu ditunaikan dikala kacang panjang udah jadi merambat. Pupuk yang mampu digunakan ialah pupuk organik dan terhitung pupuk non organik. Apabila menggunakan pupuk organik seperti halnya pupuk kandang, sebaiknya pupuk diaduk dikala penyiapan lahan. Namun kalau menggunakan pupuk non organik seperti pupuk kimia, pemupukan mampu disesuaikan menurut pertumbuhan.

Penanaman
Jarak penanaman mampu diatur cocok selera anda. Lain halnya untuk pas penanamannya. Anda mampu melakukan penanaman kacang panjang kapan saja, bakal namun pas yang lebih bagus untuk penanamannya ialah pada sore hari menjelang malam bersama permukaan tanah yang sedikit basah. Sesudah step penanaman, kamu melakukan semprot air secukupnya. Adapun caranya ialah bersama menyemprot bagian tanah yang udah diisi biji kacang panjang supaya bibit kacang berikut tetap basah sekaligus mempercepat sistem tumbuh kembangnya jadi kecambah.

Pemeliharaan
Dalam step pemeliharaan, kamu melakukan penyiraman, penyulaman, penyiangan, pemupukan, pemangkasan, pengajiran, sampai pengendalian hama dan penyakit. Kacang panjang udah mampu kamu panen pada pas berumur 45 hst. Sayuran kacang panjang yang siap dipanen ialah pas udah berukuran pensil bersama warna hijau. Anda jangan menanti kacang panjang berikut berwarna lebih terang. Pasalnya, hal berikut berarti kacang panjang udah tua serta rasanya tidak cukup enak.

sumber : https://www.budidayaternak.com/

Cara Tumpangsari Jagung Dengan Kedelai Dalam Sistem Tanam Legowo

Cara Tumpangsari Jagung Dengan Kedelai Dalam Sistem Tanam Legowo

Keterbatasan luas lahan dan tetap rendahnya produktivitas jagung di tingkat petani mengakibatkan usahatani jagung menjadi tidak optimal. Seiring kemajuan teknologi, type pertanaman tumpangsari (intercrop) banyak mendapat perhatian. Salah satu diantaranya adalah tumpangasri jagung bersama dengan tanaman kedelai terhadap proses tanam legowo.

Cara Tumpangsari Jagung Dengan Kedelai Dalam Sistem Tanam Legowo

Tumpangsari jagung-kedelai termasuk bertujuan untuk menanggulangi kompetisi pemakaian lahan untuk tanaman jagung dan kedelai secara monokultur. Mengingat bahwa harga jagung relatif baik dan keistimewaan koparatif tanaman jagung relatif lebih tinggi dibanding tanaman kedelai, maka dalam proses tumpangsari jagung-kedelai, produktivitas tanaman jagung sekurang-kurangnya sama bersama dengan tanpa tumpangsari.

Kombinasi tumpangsari jagung-kedelai sanggup diterapkan terhadap proses tanam legowo 2 : 1 dimana dua baris tanaman dirapatkan (jarak tanam antar baris), supaya pada setiap dua baris tanaman terdapat ruang untuk
pertanaman kedelai. Tingkat produktivitas jagung diperoleh terhadap pertanaman legowo tidak berbeda lebih-lebih condong lebih tinggi (karena terdapatnya pengaruh tanaman pinggir/border) dibanding pertanaman baris tunggal (tanam biasa).

Ruang kosong terhadap baris legowo sanggup ditanami 3 baris tanaman kedelai tanpa turunkan produktivitas jagung supaya berlangsung peningkatan indeks pemakaian lahan dan pendapatan petani. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kedelai yang ditanam di pada tanaman jagung akan diperoleh 50% berasal dari hasil kedelai yang ditanam proses monokultur.

Penanaman tanaman kedelai sebagai tumpangsari terhadap tanaman jagung termasuk sanggup melakukan perbaikan kesuburan lahan dikarenakan terdapatnya fiksasi N dibanding proses monokultur jagung.

Wilayah Pengembangan
Sistem tumpangsari jagung-kedelai menggunakan langkah tanam legowo sanggup diterapkan terhadap lahan sawah maupun lahan kering bersama dengan tingkat kesuburan tanah dan ketersediaan sumber air yang cukup.

Mengingat maksud penanaman proses logowo ini bukan semata untuk tingkatkan hasil, maka penerapannya diutamakan dan dikaitkan bersama dengan usaha peningkatan indeks pertanaman (IP) jagung. Dengan peningkatan IP maka hasil panen sanggup meningkat dan pengelolaan lahan menjadi lebih produktif.

Cara Budidaya Tumpang Sari Jagung
1. Penanaman jagung

Gunakan varietas hibrida bertipe tegak, Bima-2, Bima-4, Pioner-21, Bisi-16 dan lain-lain.
Jumlah benih yang diperlukan 15 – 17 kg/ha
Pastikan bahwa benih yang ditanam mempunyai energi berkecambah (>90%) dan vigor benih yang baik (perhatikan era daluwara benih)
Tanah diolah sempurna
Tanaman jagung ditanam 1 biji per lubang bersama dengan proses tanam legowo/double row, lantas ditutup bersama dengan pupuk organik 1 genggam
Jarak tanam untuk tanaman jagung proses legowo adalah (100-50) cmx 20 cm atau (110-40) cm x 20 cm
Dosis pemupukan yang digunakan adalah:
Lahan sawah menggunakan takaran 350 kg Urea + 300 kg phonska atau pupuk majemuk lainnya. Pemberian diberikan 2 kali, perlindungan pertama terhadap usia 7-10 hst sebanyak 100 kg urea + 300 kg phonska/ pupuk majemuk lainnya per hektar.

Pemupukan ke-2 dilakukan terhadap 35-45 hst bersama dengan takaran 250 kg urea per hektar. Pupuk dimasukkan dalam lubang yang dibuat + 10 cm di samping tanaman dan ditutup bersama dengan tanah.

Lahan kering menggunakan takaran 325 kg Urea + 300 kg phonska atau pupuk majemuk lainnya. Pemberian diberikan 2 kali, perlindungan pertama terhadap usia 7-10 hst sebanyak 100 kg urea + 300 kg phonska/ pupuk majemuk
lainnya per hektar.

Pemupukan ke-2 terhadap usia 35-45 hst bersama dengan takaran 20 kg urea + 100 kg phonska/pupuk majemuk lannya. Pupuk dimasukkan dalam lubang yang dibuat + 10 cm di samping tanaman di tutup bersama dengan tanah.

Penyiangan dan pembumbunan dilakukan bersama dengan cangkul
Penen sanggup dilakukan apabila kelobot sudah kering dan lapisan hitam terhadap pangkal biji (black layer) sudah terlihat. Sisa batang tanaman (biomas) dijadikan kompos atau sanggup digunakan sebagai mulsa diantara baris tanaman untuk pertanaman berikutnya.

2. Penanaman kedelai
Gunakan varietas kedelai yang toleran naungan, diantaranya Dena-1 atau Dena-2. Jumlah benih yang diperlukan 15- 20 kg/ha.

Benih dicampur bersama dengan inokulan Rhizobium sp (nodulin, rhizogin dll) 5 kg benih per 10 g (1 saset), caranya adalah benih dibasahi lantas ditiriskan, inokulan ditaburkan dan diaduk merata hingga merekat dan diperkirakan semua benih mendapatkan inokulan, lantas langsung ditanam. Hindari terkena cahaya matahari langsung terhadap benih yang sudah dicampur bersama dengan nodulin.

Benih ditanam di pada barisan legowo terhadap tanaman jagung bersama dengan jarak tanam 40 cm x 20 cm, supaya terdapat 2 barisan tanaman kedelai pada setiap barisan legowo jagung. Penanaman kedelai sanggup sejalan bersama dengan penanaman jagung atau 1-7 hari setelah penanaman jagung. Dosis pupuk yang digunakan adalah 50 kg urea + 50 kg phonska/ha 7- 10 hst (bersamaan bersama dengan pemupukan pertama jagung apabila tanamnya bersamaan).

Kedelai dipanen sebelum saat polong pecah, yaitu selagi polong berwarna coklat. Kedelai sebaiknya dipanen lebih awal berasal dari jagung. Biomas tanaman sanggup dijadikan kompos.