Dampak Tidak Aktifnya Masyarakat dalam Perumusan Kebijakan Publik

Dampak Tidak Aktifnya Masyarakat dalam Perumusan Kebijakan Publik

Melalui otonomi daerah, tempat diberi kewenangan yang seluas-luasnya untuk mengelola daerahnya masing-masing, baik dalam mengelola sumber kekuatan alam maupun sumber kekuatan manusia. tidak benar satu target dikeluarkannya kebijakan otonomi tempat adalah memberdayakan masyarakat.

Ini memiliki kandungan makna, bahwa setiap anggota masyarakat diberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk berpartisipasi dalam pengelolaan & pembangunan daerahnya masing-masing. Bentuk partisipasi masyarakat dalam mengelola & membangun tempat terlampau beragam & pasti juga beragam sesuai bersama dengan kapasitasnya masing-masing yang diatur dalam ketetapan perundang-undangan.

Ada pula bentuk-bentuk partisipasi masyarakat di antaranya dapat berwujud membayat pajak pas waktu, lakukan beragam ketetapan tempat & menambahkan beragam masukan dalam beragam perumusan kebijakan publik yang dapat diberlakukan kepada seluruh masyarakat. Dengan adanya partisipasi masyarakat secara langsung dalam beragam bentuk perumusan kebijakan publik dapat berdampak positif pada masyarakat yang bersangkutan.

Hal ini pasti gara-gara masyarakat dapat ikut bertanggung jawab pada beragam kebijakan publik yang dikeluarkan oleh pemerintah tempat setempat. Karena mereka dilibatkan secara langsung dalam perumusannya. Dengan demikian tidak ada ulang perasaan / kesan, bahwa masyarakat tidak sepakat / tidak jelas pada kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan itu.

Untuk mewadahi & memfasilitasi beragam masukan berasal dari masyarakat, telah barang pasti dibutuhkan keterbukaan berasal dari Pemerintah Daerah maupun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Keterbukaan yang dimaksud di sini dalam arti pihak eksekutif & legislatif tempat rela mendengarkan, menampung & merumuskan pendapat / masukan masyarakat itu dalam kebijakan-kebijakan yang diambilnya. Jadi bukan hanya sekedar ditampung tanpa ditindaklanjuti lebih jauh. https://materisekolah.co.id/contoh-teks-eksplanasi-pengertian-ciri-struktur-kaidah-kebahasaan-dan-contoh-lengkap/

Dengan adanya keterbukaan berasal dari pihak eksekutif & legislatif daerah, maka dapat mengundang motivasi / motivasi / motivasi berasal dari masyarakat untuk konsisten membangun daerahnya bersama dengan cara lakukan beragam ketetapan yang telah menjadi kebijakan publik.

Baca Juga :