Kekurangan dan Kelebihan Flash Plus 2

Kekurangan dan Kelebihan Flash Plus 2

Flash Plus 2 punyai modal yang lengkap untuk mampu berkompetisi dan menggerogoti pasar Xiaomi di Indonesia. Setidaknya, keberadaan Xiaomi Redmi Note 3 mampu terancam bersama Kedatangan smartphone 5,5 inci berbahan metal ini. Apalagi, berasal dari bocoran informasi yang kita dapat, harga Flash Plus 2 lebih kurang Rp2 juta saja.

Kelebihan

Metal lebih kokoh. Saat mengampanyekan smartphone ini, Flash amat menggembar-gemborkan material metal. Memang benar, Flash Plus 2, terutama anggota belakangnya, terbuat berasal dari metal yang solid. Namun Flash Plus 2 bukanlah smartphone unibody gara-gara Anda mampu terhubung penutup belakangnya untuk memasukkan dua SIM card dan satu microSD.

Fingerprint amat akurat. Bukan hanya metal, revolusi yang dibawa Flash Plus 2 juga berasal berasal dari sensor sidik jari. Sensor ini tidak ditaruh di belakang, melainkan menyatu bersama tombol home di depan, layaknya iPhone. Harus kita akui, sensor ini bekerja amat akurat dan juga cepat. Bahkan saat hanya menempelkan sebagian jari, sensornya udah mampu mengetahui sidik jari kita.

HiFi audio. Penggemar musik dapat mendapat suatu hal yang memadai istimewa berasal dari smartphone ini. Flash Plus 2 dilengkapi DAC (AKM 4375) 32-bit, membawa dampak suara yang dihasilkan amat cermat saat memanfaatkan headphone. Flash Plus 2 juga ditunjang amplifier NXP9890 untuk membuahkan suara yang lebih kencang dan cermat berasal dari loudspeaker-nya.

Fitur DJ terhadap music player. Selain HiFi audio, Flash Plus 2 punyai aplikasi music player yang tidak biasa. Ada fitur disc jockey di dalamnya. Anda mampu mencampurkan dua lagu untuk dimainkan bersamaan. Anda juga diberi kebebasan untuk mengatur bit dan kecepatan lagu, serta memberi tambahan sebagian dampak suara dan merekamnya.

Fast charging. Ada baterai 3.000 mAh yang tersemat di anggota belakang Flash Plus 2. Baterai ini tidak mampu dilepas. Daya tahannya mampu hasilkan screen-on-time lebih kurang 4,5 jam. Asyiknya tersedia fitur fast charging berasal dari Texas Instrument dimana pengisian 50 prosen mampu ditempuh dalam sementara setengah jam saja.

Hardware berimbang. Jangan meminta mendapat komposisi hardware terbaik terhadap Flash Plus 2. Tapi Anda juga jangan berkecil hati, gara-gara Flash Plus 2 punyai prosesor Helio P10 yang tergolong baru dan irit daya, RAM memadai 2 GB, layar full HD, serta perlindungan sensor yang lengkap, juga fingerprint dan gyroscope.

Kamera memadai bersih. Seperti Flash 2, Flash Plus 2 juga masih membawa DNA mobigraphy melalui kamera utama 13 MP miliknya. Dengan perlindungan phase detection autofocus, kita rasakan kecepatan fokusnya biasa saja. Yang justru jadi cepat adalah shutter speed-nya. Dari sebagian foto yang kita ambil memanfaatkan kamera Flash Plus 2, rata-rata hasilnya bersih.

Kekurangan

UI amat sederhana. Hampir semua produsen smartphone Android mengembangkan sendiri user interface untuk produk mereka. Lain halnya bersama Flash Plus 2 yang masih memanfaatkan UI stock Google. Tampilannya jadi nampak amat sederhana.

Tidak disertai headset. Flash Plus 2 boleh jadi punyai kelebihan di segi audio berkat amplifier dan fitur DJ terhadap aplikasi music player miliknya. Namun kelebihan tersebut jadi jadi nanggung saat memahami smartphone ini tidak disertai headset terhadap paket penjualannya. Mungkin hal ini ditunaikan untuk menekan harga jualnya.

Kesimpulan

Flash Plus 2 amat berpotensi untuk jadi layaknya Xiaomi atau Infinix. Menawarkan serangkaian kelebihan bersama fitur dan teknologi terkini layaknya layar full HD, bodi metal, sensor sidik jari yang cepat, serta audio HiFi, smartphone ini justru dibanderol hanya lebih kurang Rp2 juta saja.