Merebut Masa Depan, Belajar dari Masa Lalu dan Membaca Peluang Sekarang

Merebut Masa Depan, Belajar dari Masa Lalu dan Membaca Peluang Sekarang

Merebut Masa Depan, Belajar dari Masa Lalu dan Membaca Peluang Sekarang

 

Merebut Masa Depan, Belajar dari Masa Lalu dan Membaca Peluang Sekarang

Wali Kota Bogor menjadi Bima Arya

Wali Kota Bogor menjadi Bima Arya pembicara dalam kegiatan ‘Orasi Pekerja Kreatif untuk Indonesia Bisa’ di Gedung Sabuga, Bandung, Sabtu (9/2/2019) lalu.

Dalam orasinya

Bima Arya menyebut bahwa generasi milenial saat ini dimudahkan dengan tersedianya banyak kesempatan, khususnya dibidang industri kreatif. Untuk itu, kata Bima, untuk merebut masa depan itu harus bisa belajar dari masa lalu dan membaca peluang masa sekarang.

“Kalau kalian membayangkan di zaman saya dulu sekitar 23 tahun lalu, sekitar semester 5 kuliah boro-boro kita bicara tentang startup, industri kreatif. Hape saja belum ada. Satu benda yang menjadi andalan itu adalah pager,” ujar Bima.

Saat ini, lanjut Bima

Para generasi milenial sudah dimudahkan dengan kehadiran smartphone dan jaringan internet. “Semua ada dalam genggaman. Jadi kalian generasi paling beruntung saat ini dibanding kita semua (kepala daerah), kalian generasi dengan jutaan kesempatan,” jelasnya. https://bandarlampungkota.go.id/blog/contoh-report-text/

Berdasarkan data, kata Bima

Sudah lebih 50 persen masyarakat Indonesia terakses dengan internet. “Di Bogor sendiri ada satu juta penduduk, dari jumlah itu datanya menarik, sebagian besar nyambung ke dunia maya dengan pengguna facebook 75 persen, twitter 17,4 persen, instagram 42,1 persen, whatsApp 82,8 persen, BBM 16,9 persen, line 16,5 persen. Ini data 3 hari yang lalu baru di survey oleh Charta Politika,” katanya.

Bima juga meminta kepada para generasi muda agar tidak mudah terpecah belah hanya karena beda pilihan. “Saya ingin menyampaikan satu hal, saya termasuk orang yang kecewa melihat betapa mudahnya kita dibelah, antara kampret dan cebong. Bangsa ini terlalu besar hanya disederhanakan oleh dua kubu itu,” tandas dia.