Mereview dan Mengevaluasi Sebuah Blog

Mereview dan Mengevaluasi Sebuah Blog

Mereview dan Mengevaluasi Sebuah Blog

Mereview dan Mengevaluasi Sebuah Blog
Mereview dan Mengevaluasi Sebuah Blog

 

Pertama yang ingin ditekankan adalah

saya bukan seorang evaluator web. Tips untuk menilai web/blog ini berasal dari pengalaman pribadi dan berbagai sumber yang saya baca. Mengevaluasi atau mereview sebuah web pada dasarnya sama dengan mereview buku atau film. Selalu ada hal-hal yang dijadikan patokan dan digabung dengan penilaian pribadi sehingga  menghasilkan sebuah penilaian. Jadi, review memang selalu bersifat subjektif atau bergantung kepada reviewer (orang yang memeriksanya).

Bagaimana Cara Mereview Sebuah Website

Dalam menilai sebuah blog/web saya biasanya menanyakan hal-hal berikut kepada diri saya:

1. Apakah kecepatan halaman webnya cukup bagus? Ataukah webnya butuh beberapa kali direfresh dulu untuk terbuka sempurna?

Selain dengan mengukur secara manual (maksudnya dirasa-rasa sendiri..hehe). Anda dapat menggunakan fasilitas Google Pagespeed Insight untuk mengukur kecepatan loading sebuah web. Hasil pengukuran dari Google Tool ini berupa angka dan saran yang terbagi tiga, high, medium dan low. Web yang kecepatan loadingnya tinggi, biasanya menghasilkan angka di atas 95 dan tanpa high priority suggestion. Web yang kecepatan loadingnya rata-rata, akan menghasilkan angka berkisar 85-90 dengan beberapa high priority suggestion. Jika hasilnya di bawah angka 85, biasanya pengunjung akan malas melanjutkan untuk membuka web tersebut dan beralih ke web lain. Tentu hal ini akan merugikan webmaster bersangkutan.

2. Apa kesan pertama Anda ketika membuka homepagenya?
Perhatikan bagian header, sidebar, body konten dan footer. Apakah anda suka atau tidak?

3. Apakah ada widget/unsur halaman tertentu yang menarik perhatian?
Mungkin gambar pada bagian header yang menarik, widget free ebook pada sidebar atau popular post.

3. Bagaimana dengan pemilihan warna, jenis huruf dan besar font yang digunakan? Apakah enak dipandang atau malah menyulitkan dalam membaca?

Pada prinsipnya semakin sedikit warna yang digunakan pada sebuah web akan semakin baik. Pada umumnya web/blog menggunakan 3 warna dasar. Kemudian standar huruf yang umum digunakan di internet adalah font Verdana dengan ukuran 12 pt.

Apakah Anda dapat mengetahui dengan mudah website tersebut tentang apa? Produk apa yang dipromosikan? Bentuk konten apa yang digunakan?
Apakah blogger yang bersangkutan mencantumkan tagline pada bagian headernya? Apakah menggunakan widget About Us pada sidebar atau footer. Pada dua bagian ini biasanya dapat kita temukan tujuan mengapa web tersebut dibuat.

Apakah anda mudah menemukan tombol navigasi?

Apakah Anda mudah menemukan konten yang ingin dicari?
Carilah link menuju Home, Arsip, Kontak dan About dari web tersebut. Apakah mudah dilihat? Apakah ada fasilitas kotak pencarian?

 

Apa 3 hal yang Anda suka dari web tersebut?

Apa 3 hal yang tidak anda suka dari web tersebut dan butuh untuk diperbaiki?
Tuliskan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas selagi Anda membuka halaman web yang sedang dievaluasi.

Saya yakin, sebuah review yang bermaksud baik akan dibaca dan diperhatikan oleh blogger yang bersangkutan. Review tentang sebuah blog merupakan masukan berharga tidak hanya bagi yang punya blog tapi juga bagi para pembaca blog tersebut.

Sumber : https://duniapendidikan.co.id/