Orangtua Bisa kontrol Aktivitas Anak via Aplikasi di Galaxy Tab A

Orangtua Bisa kontrol Aktivitas Anak via Aplikasi di Galaxy Tab A

Orangtua Bisa kontrol Aktivitas Anak via Aplikasi di Galaxy Tab A
Orangtua Bisa kontrol Aktivitas Anak via Aplikasi di Galaxy Tab A

Product Marketing Manager Samsung Mobile

Samsung Electronics Indonesia, Randy Tonggo mengatakan, selain mendukung dunia pendidikan, Galaxy Tab A with S Pen, dapat juga mengontrol anak, baik saat belajar melalui Ruangguru, maupun saat bermain games serta lainnya.

Kata Randy, dalam Galaxy Tab A with S Pen terdapat aplikasi dreambox parental control untuk mengontrol aktivitas gadget anak-anak.

Terdapat empat menu utama dalam dreambox parental control

yaitu General yang dapat memantau lokasi anak, Report yang dapat melaporkan aplikasi apa saja yang dibuka si anak secara realtime.

Kemudian menu Ad Manager untuk mem-block aplikasi yang tidak sesuai untuk anak, serta menu Backlist Web.

“Jadi orangtua dapat memantau dan mengontrol anaknya dari jarak jauh melalui tablet ini,” kata Randy di Bangkok, Thailand, Rabu (10/4/2019).

Sebelumnya dikabarkan, pengguna Samsung Tab A with S Pen

yang sudah berkeluarga, tak perlu khawatir dengan pembelajaran untuk anak-anaknya.

Saat ini, tablet menjadi perangkat pilihan sebagai medium pendukung pembelajaran bagi anak-anak, baik untuk pembelajaran yang bersifat formal hingga belajar melalui video dan audio.

Samsung Galaxy Tab A with S Pen memiliki pena digital untuk melengkapi produktivitas penggunanya, seperti mengerjakan latihan bimbingan belajar dari Ruangguru.

“S Pen pada Tab A telah ditingkatkan sedemikian rupa

sehingga memiliki presisi yang lebih baik yaitu lebih dari 4.000 pressure level untuk menggambar dan mencatat,” kata Senior Product Marketing Manager Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia, Selv

ia Gofar.

Sementara itu, VP Sales dan Marketing Ruangguru, Adilla Inda Diningsih mengatakan, pihaknya sangat senang bekerjasama dengan Samsung dalam mendukung visi dan misi Ruangguru untuk meningkatkan akses pendidikan yang berkualitas di Indonesia.

“Kami di Ruangguru selalu berinovasi aggr konten pendidikan bisa di akses dengan mudah dari seluruh penjuru negeri,” kata Adilla.

Adilla pun berharap dengan adanya kerjasama ini Ruangguru bisa menjadi sarana pembelajaran yang baik bagi guru, orangtua, dan anak dapat merasakan sendiri pengalaman belajar yang berbeda dari Ruangguru.

Perlu diketahui, Galaxy Tab A with S Pen, mempunyai bodi yang ramping dengan Keyless All Black Front menjadikan tampilan Galaxy Tab A with S Pen lebih berkelas dan memberikan tampilan premium.

Hadir dengan layar berukuran 8 inci dengan screen-to-body ratio 76,5%, Samsung menggunakan layar IPS LCD dengan resolusi 1920 x 1200 pixel.

Selain itu, perangkat ditenagai prosesor octa-core dengan RAM 3 GB, ruang penyimpanan internal 32 GB, namun dapat ditambahkan slot microSD hingga 512 GB.

Sumber : https://ngelag.com/

Pendidikan Harus Sesuai Bakat Siswa

Pendidikan Harus Sesuai Bakat Siswa

Pendidikan Harus Sesuai Bakat Siswa
Pendidikan Harus Sesuai Bakat Siswa

 

Berbagai studi membuktikan

mutu pembelajaran yang dialami peserta didik di sekolah menentukan mutu hasil pendidikan. Karenanya, setiap peserta didik harus mendapatkan pelayanan pendidikan yang tepat. Demikian disampaikan Guru Besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ)

Prof. Dr. H. Soedijarto, MA dalamFocus Group Discussion

Bidang Pendidikan Politik dan Kebudayaan DPP Partai NasDem, hari ini. Menurut Soedijarto, proses pendidikan harus mampu mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran yang menunjang peserta didik untuk aktif mengembangkan potensi dirinya. Dengan demikian, dia akan memiliki kekuatan spiritual, keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. “Setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya,

” kata Soedijarto, di kantor DPP Partai NasDem

Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2013). Soedijarto juga menambahkan, ada sedikitnya delapan elemen yang mempengaruhi kualitas pembelajaran di sekolah. Kedelapan elemen itu adalah isi, proses, kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana-prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan.

Namun, implementasi kurikulum 2013

belum memenuhi kedelapan elemen ini. Untuk memenuhinya butuh waktu yang cukup lama, tidak hanya berbulan-bulan,” imbuhnya. Meski akan diterapkan Juli mendatang, polemik seputar kurikulum 2013 terus bergulir. Kemendikbud bersikukuh, stakeholder penerapan kurikulum baru tersebut akan berhasil. Sementara di lain pihak, banyak guru mengeluh ketidakjelasan konsep kurikulum 2013 membuat mereka tidak siap menerapkan pengganti kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) itu.

Sumber : https://www.sekolahbahasainggris.co.id/

Tiga Sekolah Kembali Dievaluasi

Tiga Sekolah Kembali Dievaluasi

Tiga Sekolah Kembali Dievaluasi

Lomba Sekolah Sehat

Evaluasi tiga sekolah yang mengikuti Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Jawa Barat kembali dilakukan Tim Pembina UKS bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor di ruang Paseban Surawisesa, Balai Kota Bogor, Selasa (29/08/2017). Evaluasi tersebut sebagai komitmen dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mempersiapkan LSS tingkat Jabar yang akandiselenggarakan September mendatang.

Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan

Dari hasil evaluasi Tim Pembina, tiga sekolah yang terpilih ke tingkat Jabar ini masih dibutuhkan perbaikan dibeberapa sisi. Sebab, jika melihat standarnya, baik TK Akbar, SD Insan Kamil dan SMP Negeri 6 Bogor masih memiliki kekurangan dibanding sekolah lainnya. “Harus kita evaluasi dan harus ada perubahan karena mereka akan berlomba di tingkat Jabar,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Fahrudin mengatakan, evaluasi yang didapat dari Tim Pembina di TK Akbar mendapati pola makan anak-anak yang bekal makanannya masih belum mencukupi asupan gizi atau belum bervariasi. Hal ini mungkin disebabkan karena orangtua yang memilih menyiapkan makanan praktis seperti mie. Padahal, sesibuk apapun orangtua harus memperhatikan tumbuh kembang dan gizi anak. “Terkait masih kurang bervariasinya makanan di TK Akbar ini ditangani Dinas Ketahanan Pangan yang akan melakukan penyuluhan dalam hal pemenuhan asupan gizi,” terangnya.

Tidak hanya di TK Akbar

SD Insan Kamil pun turut mendapatkan evaluasi terkait kurangnya keterlibatan siswa dalam pemeliharaan tanaman toga I sekolah dan belum adanya tanda zonasi sekolah. Berbeda dengan di SMP Negeri 6 Bogor, diperoleh evaluasi jika penjual kantin di sekolah masih kurang bersih, tempat tidur di UKS belum memadai dengan jumlah siswa yang ada, begitu juga dengan kamar mandi yang belum mencukupi dan belum terawat baik.

LSS ini mencakup semua hal tentang kesehatan

Mulai dari pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan sekolah sehatnya. Jadi tidak hanya sekadar melihat fasilitas yang bagus tetapi melihat potret budaya dan kebiasaan hidup sehat masyarakat melalui ajang LSS,” pungkasnya.

Artikel terkait :

Gerakan Nasional Membaca Diharapkan Tingkatkan Minat

Gerakan Nasional Membaca Diharapkan Tingkatkan Minat

Gerakan Nasional Membaca Diharapkan Tingkatkan Minat

Untuk meningkatkan budaya gemar membaca

Dinas Kearsipan dan erpustakaan (Diskarpus) Kota Bogor bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) menyelenggarakan Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca dengan mengambil tema “Implementasi Revolusi Mental Melalui Gerakan Nasional Gemar Membaca Dalam Rangka Meningkatkan Indeks Literasi Masyarakat” di Gedung Konservasi LIPI, jalan Ir. H. Djuanda, Kota Bogor, Rabu (30/08/17).

Acara tersebut dibuka secara resmi Asisten Perekonomian

Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (Asperbangkesra) Setdakot Bogor Edgar Suratman mewakili Wali Kota Bogor.

Menurut Edgar

kegiatan Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca ini merupakan mementum dan motivasi, khususnya para pelajar dan masyarakat gemar membaca serta pegiat literasi. Ia berharap momentum ini bisa meningkatkan kiat-kiat manajemen di Sekolah tentang bagaimana perpustakaan itu bisa berfungsi. “Harus ada peningkatan manajemen dalam pelatihan diklat para pengelola perpustakaan dan para siswa diberikan motivasi untuk dapat meningkatkan minat baca yang lebih maksimal, sehingga menjadi kultur keseharian,” katanya.

Edgar menambahkan

harus ada evaluasi dan monitoring setelah kegiatan gerakan membaca ini dan diharapkan Dinas Pendidikan (Disdik) dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip (Diskarpus) saling bersinergis untuk dapat menyiapkan sarana dan prasarana membaca.

Sementara itu Kepala Perpusnas M. Syarif Bando menerangkan, budaya membaca saat ini sangat tinggi dan dibuktikan dengan hadirnya pegiat literasi yang datang ditempat-tempat tertentu, seperti di taman bacaan, di pinggir pantai dan di kampung-kampung. “Di desa-desa ketika ada pegiat literasi menggelar taman bacaan, anak-anak sampai rebutan, ada yang tidak dapat buku bisa sampai menangis, itu menunjukkan budaya baca anak-anak kita sangat tinggi, tapi yang mau dibaca tidak ada,” akunya.

Ia mengaku

saat ini pihaknya membutuhkan pustakawan kurang lebih 125 ribu untuk seluruh Indonesia, sedangkan yang ada hanya 3 ribu pustakawan, kemudian solusinya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (Kemanpan RB) mengeluarkan Permenpan Nomor 26 tahun 2016 tentang Inpassing dimana regulasi ini mengatur bagaimana para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berkeinginan beralih jabatan fungsional. ”Kami sedang menjaring PNS yang berminat untuk menjadi pustakawan terhitung mulai dari April 2016 sampai dengan Desember 2018 nanti,” terangnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Diskarpus Kota Bogor Agung Prihatno, Sekretaris Diskarpus Kota Bogor Encep Moh. Ali Alhamidi, anggota DPRD Kota Bogor Najamudin, anggota DPR RI Anang Hermansyah.

 

Sumber : https://dogetek.co/

Tingkatkan Perhatian Terhadap Lingkungan

Tingkatkan Perhatian Terhadap Lingkungan

Tingkatkan Perhatian Terhadap Lingkungan

Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah

Bekerjasama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) dan pembiayaan nasional FIF, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor menggelar Workshop “Meningkatkan Kompetensi Pembina Pramuka Dalam Pendidikan Lingkungan Hidup Menuju Ramah Anak”. Secara resmi kegiatan dibuka Wali Kota Bogor Bima Arya di gedung Kemuning Gading, jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor, Rabu (30/08/2017).

Sekretaris Kwarcab Pramuka

Sekretaris Kwarcab Pramuka Kota Bogor M. Nurnawali mengatakan, pendidikan lingkungan hidup sangat aplikatif di sekolah, namun pada kenyataannya tidak diajarkan di sekolah. “Atas dasar itulah pendidikan lingkungan hidup diterapkan di Pramuka,” katanya.

Nurnawali menyebutkan

Yang menjadi narasumber pada kegiatan ini dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka dan Kwarcab Pramuka Kota Bogor. Dari Kwarnas menyampaikan materi bagaimana Pramuka bisa berperan dalam lingkungan hidup di sekolah.

Kwarcab Kota Bogor

Sedangkan dari Kwarcab Kota Bogor menyampaikan bagaimana meningkatkan kompetensi pembina baik tentang kode etik maupun Prinsip-prinsip Dasar Metodik Pendidikan Kepramukaan (PDMPK).

“Jadi tujuan inti dari kegiatan ini untuk menggugah kembali pembina pramuka agar  mengetahui bagaimana cara mendidik anak-anak di sekolah dan anggota pramuka untuk lebih perhatian terhadap masalah lingkungan hidup,” jelasnya.

Sumber : https://symbiantweet.com/

Bangkit dengan Jurus Baru

Bangkit dengan Jurus Baru

Bangkit dengan Jurus Baru
Bangkit dengan Jurus Baru

Bagi pengguna komputer pasti tidak asing dengan Rontokbro

virus lokal yang bisa dibilang sebagai ‘biang kerok’. Nah, setelah lama tenggelam, Rontokbro kini kembali muncul dengan jurus yang sedikit berbeda.

Menurut analis virus dari Vaksincom, Adang Jauhar Taufik, teknik baru ini dilancarkan agar ia tidak mudah dicurigai user.

Rontokbro dianggap sebagai ‘biang kerok’ sebab ia menjadi inspirasi tersendiri bagi para pembuat virus lokal yang beredar saat ini. Walau virus lokal sekarang memiliki beragam daya serang tetapi ada sebagian taktik yang biasa digunakan Rontokbro. Seperti melumpuhkan fungsi Windows, membuat file duplikat sampai aktif pada mode ‘safe mode’ atau ‘safe mode with command prompt’.

“Sama seperti varian sebelumnya,

Rontokbro yang baru dibuat dengan Visual Basic berukuran 118 KB. Kali ini ia tidak memakai icon ‘Folder’ untuk mengelabui user karena saat ini user sudah mengetahui kelemahan tersebut, tetapi ia akan menyamarkan dirinya dengan icon aplikasi sehingga tidak mengundang kecurigaan, sebagai pendukung ia akan menggunakan type file sebagai Application,” tukasnya.

Adang menambahkan

pada saat user menjalankan file yang sudah terinfeksi maka akan menampilkan jendela Windows Explorer kemudian akan membuat beberapa file induk yang akan diaktifkan secara otomatis pada saat komputer dinyalakan.

Agar tidak dicurigai user, untuk setiap file induk yang dibuat akan mempunyai nama yang sama dengan nama file system Windows seperti [smss.exe, winlogon.exe, services.msc atau lsass.exe] tetapi jika Anda jeli maka dengan mudah akan diketahui bahwa sebenarnya file tersebut merupakan file virus hanya dengan melihat lokasi penyimpanan file tersebut.

Melumpuhkan

Untuk mempertahankan dirinya, virus yang dideteksi Norman Security Suite sebagai W32/Rontokbro.GOL itu akan melumpuhkan beberapa fungsi Windows seperti Task Manager, Regedit atau Folder Options.

“Tujuannya untuk mempersulit user melumpuhkan dirinya, selain itu komputer akan merestart secara otomatis setiap kali user menjalankan tools, file atau folder yang mempunyai nama tertentu (biasanya berhubungan dengan security),” kata Adang.

Aksi lain dari virus ini adalah membuat file duplikat di setiap folder dan subfolder, file duplikat ini akan mempunyai nama yang sama dengan folder atau subfolder target, Anda tidak perlu khawatir karena virus ini hanya akan membuat file duplikat di Flash Disk saja.

“Sama seperti yang dilakukan oleh versi sebelumnya, ia akan mengambil semua alamat email yang didapatkan di komputer target, alamat ini akan disimpan di sebuah folder berikut dalam bentuk file dengan ekstensi INI,” ia menandaskan.

Baca Juga : 

Mereview dan Mengevaluasi Sebuah Blog

Mereview dan Mengevaluasi Sebuah Blog

Mereview dan Mengevaluasi Sebuah Blog
Mereview dan Mengevaluasi Sebuah Blog

 

Pertama yang ingin ditekankan adalah

saya bukan seorang evaluator web. Tips untuk menilai web/blog ini berasal dari pengalaman pribadi dan berbagai sumber yang saya baca. Mengevaluasi atau mereview sebuah web pada dasarnya sama dengan mereview buku atau film. Selalu ada hal-hal yang dijadikan patokan dan digabung dengan penilaian pribadi sehingga  menghasilkan sebuah penilaian. Jadi, review memang selalu bersifat subjektif atau bergantung kepada reviewer (orang yang memeriksanya).

Bagaimana Cara Mereview Sebuah Website

Dalam menilai sebuah blog/web saya biasanya menanyakan hal-hal berikut kepada diri saya:

1. Apakah kecepatan halaman webnya cukup bagus? Ataukah webnya butuh beberapa kali direfresh dulu untuk terbuka sempurna?

Selain dengan mengukur secara manual (maksudnya dirasa-rasa sendiri..hehe). Anda dapat menggunakan fasilitas Google Pagespeed Insight untuk mengukur kecepatan loading sebuah web. Hasil pengukuran dari Google Tool ini berupa angka dan saran yang terbagi tiga, high, medium dan low. Web yang kecepatan loadingnya tinggi, biasanya menghasilkan angka di atas 95 dan tanpa high priority suggestion. Web yang kecepatan loadingnya rata-rata, akan menghasilkan angka berkisar 85-90 dengan beberapa high priority suggestion. Jika hasilnya di bawah angka 85, biasanya pengunjung akan malas melanjutkan untuk membuka web tersebut dan beralih ke web lain. Tentu hal ini akan merugikan webmaster bersangkutan.

2. Apa kesan pertama Anda ketika membuka homepagenya?
Perhatikan bagian header, sidebar, body konten dan footer. Apakah anda suka atau tidak?

3. Apakah ada widget/unsur halaman tertentu yang menarik perhatian?
Mungkin gambar pada bagian header yang menarik, widget free ebook pada sidebar atau popular post.

3. Bagaimana dengan pemilihan warna, jenis huruf dan besar font yang digunakan? Apakah enak dipandang atau malah menyulitkan dalam membaca?

Pada prinsipnya semakin sedikit warna yang digunakan pada sebuah web akan semakin baik. Pada umumnya web/blog menggunakan 3 warna dasar. Kemudian standar huruf yang umum digunakan di internet adalah font Verdana dengan ukuran 12 pt.

Apakah Anda dapat mengetahui dengan mudah website tersebut tentang apa? Produk apa yang dipromosikan? Bentuk konten apa yang digunakan?
Apakah blogger yang bersangkutan mencantumkan tagline pada bagian headernya? Apakah menggunakan widget About Us pada sidebar atau footer. Pada dua bagian ini biasanya dapat kita temukan tujuan mengapa web tersebut dibuat.

Apakah anda mudah menemukan tombol navigasi?

Apakah Anda mudah menemukan konten yang ingin dicari?
Carilah link menuju Home, Arsip, Kontak dan About dari web tersebut. Apakah mudah dilihat? Apakah ada fasilitas kotak pencarian?

 

Apa 3 hal yang Anda suka dari web tersebut?

Apa 3 hal yang tidak anda suka dari web tersebut dan butuh untuk diperbaiki?
Tuliskan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas selagi Anda membuka halaman web yang sedang dievaluasi.

Saya yakin, sebuah review yang bermaksud baik akan dibaca dan diperhatikan oleh blogger yang bersangkutan. Review tentang sebuah blog merupakan masukan berharga tidak hanya bagi yang punya blog tapi juga bagi para pembaca blog tersebut.

Sumber : https://duniapendidikan.co.id/

Cara Orang Jepang Menghemat Pengeluaran

Cara Orang Jepang Menghemat Pengeluaran

Cara Orang Jepang Menghemat Pengeluaran
Cara Orang Jepang Menghemat Pengeluaran

Tahukah Anda bahwa tiga kota di Jepang

termasuk dalam 3 Besar Kota yang Paling Mahal Untuk Ditempati Hidup di tahun 2012. Kota tersebut adalah Tokyo, Osaka dan Nagoya. Semuanya serba mahal, mulai dari harga rumah, mobil, tempat parkir, bahkan minuman.

Nah, yang patut diketahui adalah bagaimana cara orang Jepang dalam berhemat. Apa yang mereka lakukan untuk menekan biaya pengeluaran hidup yang harganya selangit.

1. Membawa tempat minum sendiri.

Orang Jepang cenderung membawa minuman sendiri dari rumah. Agar mereka terhindar membeli minuman dari vending machine. Harga sebotol minuman di Jepang adalah 120 yen atau sekitar Rp.14.500. Coba bayangkan, jika Anda membeli sebotol sehari selama setahun. Bisa sampai jutaan uang yang keluar untuk belanja minuman.

2. Membawa bekal sendiri dari rumah atau makan di tempat murah.

Banyak kaum pekerja muda dan pelajar di Jepang yang membawa makanan dari rumah untuk makan siang. Jika tidak sempat membawa bekal, mereka lebih memilih makan di tempat murah. Selain itu, pemuda di Jepang juga membatasi kebiasaan bersosialisasi atau hang-out bareng teman. Bandingkan dengan remaja di Indonesia yang rela keluar hingga jutaan rupiah dalam semalam hanya untuk menonton konser.

3. Memanfaatkan kartu member untuk diskon

DI Jepang banyak loh, supermaket, toserba dan merchant yang buka 24 jam. Nah, toko-toko ini selalu mengadakan paket belanja hemat dengan potongan diskon bagi para member toko. Hal inilah yang mendorong masyarakat Jepang untuk mendaftar di berbagai tempat belanja yang menyediakan fasilitas diskon bagi para membernya. Kalo di Indonesia mungkin paket belanja hemat adanya pada saat menjelang hari raya. Tapi di Jepang, paket ini hampir setiap hari diadakan.

Sumber : https://pendidikan.co.id/

Tol Becakayu Resmi Beroperasi

Tol Becakayu Resmi Beroperasi

Tol Becakayu Resmi Beroperasi

BEKASI

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (Demiz) mendampingi  Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) pada peresmian Jalan tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), Jumat (03/11/2017). Tol ini pun beroperasi mulai besok, Sabtu (04/11/2017).”Becakayu sudah bisa dipakai, panjangnya 8 kilometer,” jelas Jokowi saat acara peresmian, di ruas Tol Becakayu.

Jalan Tol Becakayu dirancang sepanjang 21,04 kilometer

Seksi I menghubungkan Kasablanka-Jaka Sampurna memiliki panjang 11 kilometer. Sementara, Seksi II yang menghubungkan wilayah Jaka Sampurna-Duren Jaya didesain sepanjang 10,04 kilometer.

Jalan tol Becakayu

Adapun jalan tol Becakayu yang kini siap beroprasi yakni Seksi 1B yang menghubungkan Cipinang Melayu-Pangkalan Jati dan Seksi 1C yang menghubungkan Pangkalan Jati-Jaka Sampurna. “Kita tahu bahwa jalan tol Becakayu ini sudah mangkrak 21 tahun. Karena SPK (surat perintah kerja) itu sudah diberikan tahun 1996,” tambah Jokowi.

Wakil Gubernur

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan beroperasinya Becakayu menambah opsi atau pilihan jalur bagi masyarakat yang hendak mengakses daerah Bekasi, Cawang, hingga Kampung Melayu.

“Tentu diharapkan tol ini juga mengurangi kemacetan, mengurangi volume kendaraan di sejumlah titik rawan macet, pada jam-jam sibuk. Kalau sudah ada becakayu kan masyarakat bertambah lagi pilihan jalannya,” Timpalnya.

Maka membaiknya aksesibilitas transportasi berkat hadirnya Becakayu, Ia harapkan dapat mempercepat gerak orang dan barang. Sehingga berefek positif pada perekonomian masyarakat.

Becakayu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono

Hadir pada acara peresmian Becakayu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono, Menteri Perhubungan Budi Karya, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan sejumlah pimpinan PT Waskita Karya.

Arikel terkait :

Target Jadi Juara Umum Pornas Korpri XIV 2017 Yogyakarta

Target Jadi Juara Umum Pornas Korpri XIV 2017 Yogyakarta

Target Jadi Juara Umum Pornas Korpri XIV 2017 Yogyakarta

YOGYAKARTA

Menteri Dalam Negeri RI Cahyo Kumolo membuka Pekan Olahraga Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (Pornas Korpri) XIV Tahun 2017 mulai tanggal 1 hingga 8 November 2017 di Gor Among Togo Jalan Cendana, Umbulharjo Yogyakarta, Kamis (2/11/17).

Diungkapkan dalam sambutannya

Pelaksanaan Pornas Korpri ini tujuan utamanya tidak hanya mencari siapa yang menang dan yang kalah. Tetapi untuk membangun kebersamaan, solidaritas dan gotong royong di jajaran PNS baik dalam lingkup pemerintah provinsi, kabupaten/kota dan lembaga-lembaga lainnya.

Pornas Korpri

Menurutnya, penyelenggaraan Pornas Korpri dapat menyemarakan suasana di negara kita untuk menyambut Asian Games tahun depan di Palembang – Jakarta. Diharapkan juga event ini dapat menghasilkan bibit atlet olahraga yang berkualitas dan terbaik.

Pornas Korpri

Pornas Korpri dilaksanakan setiap empat tahun sekali yang diikuti oleh para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Indonesia. Diikuti oleh 34 kontingen pemprov, 29 kementrian dan lembaga pemerintah non kementerian. Provinsi Jawa Barat sendiri keluar menjadi Juara Umum di Pornas Korpri XIII Tahun 2013, mengumpulkan 7 emas, 4 perak dan 5 perunggu di Manado, Sulawesi Utara.

Ketua Umum Korpri Pusat Zudan

Ketua Umum Korpri Pusat Zudan menyelipkan beberapa pesan pada pembukaan Pornas Korpri XIV. Diantaranya pada Forkominda, tolong dukung kami seluruh PNS di Indonesia agar melaksanakan tugas dengan baik. Selanjutnya pada Gubernur DIY dan panitia lokal, mari kita tuntaskan tugas mulia kita untuk mempersatukan dan mempererat seluruh PNS di Indonesia melalui Pornas Korpri.

Terakhir, ungkap Zuldan, dirinya berpesan pada seluruh atlet yang akan bertanding bahwa kemenangan bukan yang pertama dan utama. Tetapi jauh lebih penting adalah para atlet dapat menunjukkan teknik pertandingan yang terbaik.

Dalam mendukung para atlet Jawa Barat

Netty Heryawan sebagai pengarah Kontingen Jawa Barat hadir memberikan semangat. Diharapkan Netty dengan tekad yang kuat dapat meraih kembali Juara Umum Jawa Barat di tahun ini. Dengan menyandingkan berbagai prestasi dibidang olahraga, tahun lalu kita menjadi juara umum PON XIX dan Peparnas XV.

“Maka sangat layak jika prestasi yang telah ditorehkan, dapat disempurnakan dengan kemampuan ASN Jawa Barat untuk membukukan kemenangan di Pornas Korpri XIV di akhir tahun 2017,” ujarnya.

“Karena kita meyakini kemajuan sebuah bangsa pasti berbanding lurus dengan capaian prestasi olahraganya. Sebuah bangsa yang kuat pasti dilatarbelakangi SDM nya sehat dan bugar, sehingga dapat dikatakan olahraga menjadi salah satu target pembangunan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPP Korpri Provinsi Jawa Barat

Guntoro menuturkan ASN sebagai ujung tombak penyelenggaraan pembangunan harus sehat dan bermentalitas kuat. Maka dalam Pornas Korpri ini ASN dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang didapat dalam pertandingan seperti sportifitas, kejujuran, berani, pantang menyerah dan rela berkorban.

Pembinaan yang dilakukan tentunya bukan seperti membalikkan telapak tangan. Banyak tahapan dalam menyeleksi para atlet mulai dari Porpemprov dan Porpemda yang dilaksanakan tiap tahunnya di Jawa Barat.

“Tahun ini diperebutkan tujuh cabang olahraga, yaitu cabor bulutangkis, tenis meja, tenis lapangan, futsal, senam, catur dan voli. Dengan menerjunkan 120 atlet dan diharapkan dapat memenangi seluruh cabor yang dipertandingkan,” harap Guntoro.

Sumber : https://pakdosen.co.id/