Hakikat Pembelajaran Pengayaan dalam KTSP

Hakikat Pembelajaran Pengayaan dalam KTSP

pembelajaran KTSP
pembelajaran KTSP

 

Dalam rangka membantu peserta didik mencapai standar isi dan standar kompetensi lulusaAn, pelaksanaan atau proses pembelajaran perlu diusahakan agar interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan kesempatan yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

Untuk mencapai tujuan dan prinsip-prinsip pembelajaran tersebut tidak jarang dijumpai adanya peserta didik yang memerlukan tantangan berlebih untuk mengoptimalkan perkembangan prakarsa, kreativitas, partisipasi, kemandirian, minat, bakat, keterampilan fisik, dsb. Untuk mengantisipasi potensi lebih yang dimiliki peserta didik tersebut, setiap satuan pendidikan perlu menyelenggarakan program pembelajaran pengayaan.

A. Hakikat Pembelajaran Pengayaan

Secara umum pengayaan dapat diartikan sebagai pengalaman atau kegiatan peserta didik yang melampaui persyaratan minimal yang ditentukan oleh kurikulum dan tidak semua peserta didik dapat melakukannya.
Dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis kompetensi dan pembelajaran tuntas, lazimnya guru mengadakan penilaian awal untuk mengetahui kemampuan peserta didik terhadap kompetensi atau materi yang akan dipelajari sebelum pembelajaran dimulai. Kemudian dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan berbagai strategi seperti ceramah, demonstrasi, pembelajaran kolaboratif/kooperatif, inkuiri, diskoveri, dsb.
Melengkapi strategi pembelajaran digunakan juga berbagai media seperti media audio, video, dan audiovisual dalam berbagai format, mulai dari kaset audio, slide, video, komputer multimedia, dsb. Di tengah pelaksanaan pembelajaran atau pada saat kegiatan pembelajaran sedang berlangsung, diadakan penilaian proses dengan menggunakan berbagai teknik dan instrumen dengan tujuan untuk mengetahui kemajuan belajar serta seberapa jauh penguasaan peserta didik terhadap kompetensi yang telah atau sedang dipelajari. Penilaian proses juga digunakan untuk memperbaiki proses pembelajaran bila dijumpai hambatan-hambatan.

Pada akhir program pembelajaran, diadakan penilaian yang lebih formal berupa ulangan harian. Ulangan harian dimaksudkan untuk menentukan tingkat pencapaian belajar, apakah seorang peserta didik gagal atau berhasil mencapai tingkat penguasaan kompetensi tertentu. Penilaian akhir program ini dimaksudkan untuk menjawab pertanyaan apakah peserta didik telah mencapai kompetensi (tingkat penguasaan) minimal atau ketuntasan belajar seperti yang telah dirumuskan pada saat pembelajaran direncanakan.
Jika ada peserta didik yang lebih mudah dan cepat mencapai penguasaan kompetensi minimal yang ditetapkan, maka sekolah perlu memberikan perlakuan khusus berupa program pembelajaran pengayaan. Pembelajaran pengayaan merupakan pembelajaran tambahan dengan tujuan untuk memberikan kesempatan pembelajaran baru bagi peserta didik yang memiliki kelebihan sedemikain rupa sehingga mereka dapat mengoptimalkan perkembangan minat, bakat, dan kecakapannya. Pembelajaran pengayaan berupaya mengembangkan keterampilan berpikir, kreativitas, keterampilan memecahkan masalah, eksperimentasi, inovasi, penemuan, keterampilan seni, keterampilan gerak, dsb. Pembelajaran pengayaan memberikan pelayanan kepada peserta didik yang memiliki kecerdasan lebih dengan tantangan belajar yang lebih tinggi untuk membantu mereka mencapai kapasitas optimal dalam belajarnya.

B. Jenis Pembelajaran Pengayaan
Ada tiga jenis pembelajaran pengayaan, yaitu:
  1. Kegiatan eksploratori yang bersifat umum yang dirancang untuk disajikan kepada peserta didik. Sajian dimaksud berupa peristiwa sejarah, buku, tokoh masyarakat, dsb, yang secara regular tidak tercakup dalam kurikulum.
  2. Keterampilan proses yang diperlukan oleh peserta didik agar berhasil dalam melakukan pendalaman dan investigasi terhadap topik yang diminati dalam bentuk pembelajaran mandiri.
  3. Pemecahan masalah yang diberikan kepada peserta didik yang memiliki kemampuan belajar lebih tinggi berupa pemecahan masalah nyata dengan menggunakan pendekatan pemecahan masalah atau pendekatan investigatif/ penelitian ilmiah. Pemecahan masalah ditandai dengan: (a) identifikasi bidang permasalahan yang akan dikerjakan; (b) penentuan fokus masalah/problem yang akan dipecahkan; (c) penggunaan berbagai sumber; (d) pengumpulan data menggunakan teknik yang relevan; (e) analisis data; dan (f) penyimpulan hasil investigasi.
Sekolah tertentu, khususnya yang memiliki peserta didik lebih cepat belajar dibanding sekolah-sekolah pada umumnya, dapat menaikkan tuntutan kompetensi melebihi standari isi. Misalnya sekolah-sekolah yang menginginkan memiliki keunggulan khusus.

C. Pelaksanaan Pembelajaran Pengayaan
Pemberian pembelajaran pengayaan pada hakikatnya adalah pemberian bantuan bagi peserta didik yang memiliki kemampuan lebih, baik dalam kecepatan maupun kualitas belajarnya. Agar pemberian pengayaan tepat sasaran maka perlu ditempuh langkah-langkah sistematis, yaitu (1) mengidentifikasi kelebihan kemampuan peserta didik, dan (2) memberikan perlakuan (treatment) pembelajaran pengayaan.
1. Identifikasi Kelebihan Kemampuan Belajar
a. Tujuan
Identifikasi kemampuan berlebih peserta didik dimaksudkan untuk mengetahui jenis serta tingkat kelebihan belajar peserta didik. Kelebihan kemampuan belajar itu antara lain meliputi:
  1. Belajar lebih cepat. Peserta didik yang memiliki kecepatan belajar tinggi ditandai dengan cepatnya penguasaan kompetensi (SK/KD) mata pelajaran tertentu.
  2. Menyimpan informasi lebih mudah Peserta didik yang memiliki kemampuan menyimpan informasi lebih mudah, akan memiliki banyak informasi yang tersimpan dalam memori/ ingatannya dan mudah diakses untuk digunakan.
  3. Keingintahuan yang tinggi. Banyak bertanya dan menyelidiki merupakan tanda bahwa seorang peserta didik memiliki hasrat ingin tahu yang tinggi.
  4. Berpikir mandiri. Peserta didik dengan kemampuan berpikir mandiri umumnya lebih menyukai tugas mandiri serta mempunyai kapasitas sebagai pemimpin.
  5. Superior dalam berpikir abstrak. Peserta didik yang superior dalam berpikir abstrak umumnya menyukai kegiatan pemecahan masalah.
  6. Memiliki banyak minat. Mudah termotivasi untuk meminati masalah baru dan berpartisipasi dalam banyak kegiatan.

b. Teknik
Teknik yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi kemampuan berlebih peserta didik dapat dilakukan antara lain melalui : tes IQ, tes inventori, wawancara, pengamatan, dsb.
  1. Tes IQ (Intelligence Quotient) adalah tes yang digunakan untuk mengetahui tingkat kecerdasan peserta didik. Dari tes ini dapat diketahui tingkat kemampuan spasial, interpersonal, musikal, intrapersonal, verbal, logik/matematik, kinestetik, naturalistik, dsb.
  2. Tes inventori. Tes inventori digunakan untuk menemukan dan mengumpulkan data mengenai bakat, minat, hobi, kebiasaan belajar, dsb.
  3. Wawancara. Wanwancara dilakukan dengan mengadakan interaksi lisan dengan peserta didik untuk menggali lebih dalam mengenai program pengayaan yang diminati peserta didik.
  4. Pengamatan (observasi). Pengamatan dilakukan dengan jalan melihat secara cermat perilaku belajar peserta didik. Dari pengamatan tersebut diharapkan dapat diketahui jenis maupun tingkat pengayaan yang perlu diprogramkan untuk peserta didik.

2. Bentuk Pelaksanaan Pembelajaran Pengayaan

Bentuk-bentuk pelaksanaan pembelajaran pengayaan dapat dilakukan antara lain melalui:
  1. Belajar Kelompok. Sekelompok peserta didik yang memiliki minat tertentu diberikan pembelajaran bersama pada jam-jam pelajaran sekolah biasa, sambil menunggu teman-temannya yang mengikuti pembelajaran remedial karena belum mencapai ketuntasan.
  2. Belajar mandiri. Secara mandiri peserta didik belajar mengenai sesuatu yang diminati.
  3. Pembelajaran berbasis tema. Memadukan kurikulum di bawah tema besar sehingga peserta didik dapat mempelajari hubungan antara berbagai disiplin ilmu.
  4. Pemadatan kurikulum. Pemberian pembelajaran hanya untuk kompetensi/materi yang belum diketahui peserta didik. Dengan demikian tersedia waktu bagi peserta didik untuk memperoleh kompetensi/materi baru, atau bekerja dalam proyek secara mandiri sesuai dengan kapasitas maupun kapabilitas masing-masing.

Perlu diperhatikan bahwa penyelenggaraan pembelajaran pengayaan ini terutama terkait dengan kegiatan tatap muka untuk jam-jam pelajaran sekolah biasa. Namun demikian kegiatan pembelajaran pengayaan dapat pula dikaitkan dengan kegiatan tugas terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur.
Sekolah dapat juga memfasilitasi peserta didik dengan kelebihan kecerdasan dalam bentuk kegiatan pengembangan diri dengan spesifikasi pengayaan kompetensi tertentu, misalnya untuk bidang sains. Pembelajaran seperti ini diselenggarakan untuk membantu peserta didik mempersiapkan diri mengikuti kompetisi tingkat nasional maupun internasional seperti olimpiade internasional fisika, kimia dan biologi.
Sebagai bagian integral dari kegiatan pembelajaran, kegiatan pengayaan tidak lepas kaitannya dengan penilaian. Penilaian hasil belajar kegiatan pengayaan, tentu tidak sama dengan kegiatan pembelajaran biasa, tetapi cukup dalam bentuk portofolio, dan harus dihargai sebagai nilai tambah (lebih) dari peserta didik yang normal.
Adaptasi dan disarikan dari :
Depdiknas. 2008. Sistem Penilaian KTSP: Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pengayaan.
Baca Juga :

Cara Menanam Bunga Matahari

Cara Menanam Bunga Matahari

Faktanya, bunga matahari adalahsalah satu jenis bunga yang lumayan mudah guna ditanam dan dikembangkan. Tidak ada kiat spesial dalam membudidayakan bunga matahari. Namun, pasti ada sejumlah hal yang mesti diserahkan perhatian eksklusif jika kamu ingin menempatkan bunga matahari ini. Berikut ini susunan mengenai teknik menanam bunga matahari yang baik anda pelajari bersama-sama:

Cara menempatkan bunga matahari yang kesatu pasti tidak bertolak belakang dengan menempatkan tanaman lainnya, yaitu teknik memilih embrio yang tepat. Benih bunga matahari diperoleh dari biji bunga matahari yang anda kenal sebagai kwaci. Pemilihan embrio menjadi penting, sebab akan menilai hasil bunga matahari yang akan kamu budidayakan nantinya. Beberapa jenis bunga matahari yang populer ialah velvet queen, evening sun, dan mammoth grey. Ketiga jenis bunga matahari ini memiliki kelebihannya masing-masing. Jika kamu ingin mempunyai bunga matahari yang tumbuh dalam sejumlah variasi warna laksana kuning dan oranye kamu haruslah memilih embrio evening sun. Akan namun jika kamu menyukai urusan yang berbeda, kamu dapat memilih embrio velvet queen sebab bunga matahari yang didapatkan berwarna merah darah. Lalu laksana namanya mammoth grey, bunga matahari ini mempunyai ukuran yang paling besar dan tinggi dapat menjangkau 2 meter. Jika kamu tertarik dengannya, tentu kamu harus memilih benihnya.

Cara kedua dalam menempatkan bunga matahari ialah dalam menyiapkan media tanam. Media tanam dari bunga matahari ialah tanah. Bunga matahari tidak mempunyai persyaratan eksklusif untuk situasi tanah. Akan tetapi, tetap dianjurkan untuk memilih tanah yang gembur supaya memudahkan proses penyerapan air. Karena kemungkinannya guna tumbuh paling tinggi, tumbuhan ini tidak sesuai ditanam di dalam ruangan. Penanaman embrio ke media tanam dapat dilaksanakan dengan menancapkan unsur yang lancip dari embrio (kwaci) ke media tanam. Akan tetapi tidak boleh seluruh bagian embrio ditanamkan, sisakan tidak banyak bagian atasnya guna tetap hadir di permukaan.

Cara ketiga ialah dengan meyakinkan suhu lokasi penyemaian yang mesti paling tidak 25o sesudah empat hari bakal ada tunas muncul. Hal ini mestilah didukung oleh pengairan dan sinar matahari yang cukup. Pengairan mesti dilaksanakan dua kali sehari dan sinar matahari mesti mengakibatkan suhu paling tidak seperti yang telah dilafalkan sebelumnya sekitar enam jam berturut-turut.

Cara keempat sesudah tunas-tunas bermunculan, lindungilah tunas dengan memakai botol-botol plastik. Upaya ini dilaksanakan untuk mengayomi bayi-bayi bunga matahari dari ancaman luar laksana dimakan ternak atau bobrok terkena hujan.

Cara kelima ialah pemberian pupuk. Pemberian pupuk secara maksimal dapat dilaksanakan setelah bunga matahari berusia lebih dari satu bulan, dengan tanda-tanda berlahiran daun-daunan. Gunakan pupuk yang sesuai dan dapat mendukung perkembangan bunga, laksana pupuk kandang, pupuk TSP, dan pupuk NPK. Akan namun pemberian pupuk mesti dilaksanakan sesuai umur dari tanaman. Misalkan di umur satu bulan, pupuk yang cocok ialah pupuk NPK. Sedangkan, sesudah mendekati dua bulan telah dapat diserahkan pupuk TSP. Dosis yang diserahkan pun mesti cocok dengan usianya.

Cara keenam ialah melakukan penyiangan dan pemilihan. Setelah umur 3 bulan, akan berlahiran kuntum akan bunga di dekat daun-daun bunga matahari. Perhatikanlah mana kuntum yang strategis dan mana yang tidak. Jika tidak cukup strategis lebih baik dipangkas guna mempercepat perkembangan kuntum yang lain. Semakin tidak banyak kuntum, maka semakin tidak sedikit nutrisi yang akan diperoleh oleh setiap kuntum dan tentunya tumbuhan akan semakin cepat berbunga. Sumber : www.faunadanflora.com/

Symantec Berikan Perlindungan Maksimal Pada Office 365

Symantec Berikan Perlindungan Maksimal Pada Office 365

Symantec mengumumkan peningkatan pada teknologi Data Loss Prevention (DLP) untuk merawat Info di Office 365. Dengan Symantec DLP, information dilindungi baik waktu diam atau berpindah, on-premises atau di cloud dan di mana pun information berada melalui konsol manajemen tunggal. Tugas memantau dan merawat information di era generasi cloud merupakan perihal yang rumit.

Symantec Berikan Perlindungan Maksimal Pada Office 365

Misalnya, perusahaan harus bekerja untuk menegaskan bahwa information peka layaknya PII, kekayaan intelektual, atau kode source, dilindungi di mana pun information selanjutnya dibagikan. Di era generasi cloud, perihal selanjutnya kelihatan lebih sulit daripada di generasi sebelumnya, dikarenakan perusahaan dengan cepat mengadopsi aplikasi SaaS, terhitung Office 365, yang perlu information yang terus berubah di pada endpoints, cloud dan pihak ketiga layaknya mitra, vendor atau kontraktor. Symantec menghadirkan faedah tambahan untuk visibilitas, dukungan dan pengecekan pada information peka di mana pun information selanjutnya berada atau berpindah.

Pengguna kini dapat dengan aman berbagi information peka melalui Office 365 dengan para karyawan, mitra, atau kontraktor. Sebagai elemen integral dari Platform Integrated Cyber Defense dari Symantec, teknologi DLP dari Symantec gunakan gabungan yang hebat dari teknologi pendeteksi yang ditopang oleh pembelajaran mesin yang canggih untuk mengklasifikasikan Info teristimewa yang sensitif, terhitung Sensitive Image Recognition (SIR) dengan Optical Character Recognition (OCR).

Ketika information dibagikan dengan pihak ketiga, enkripsi berbasis identitas dan hak cipta digital secara otomatis diaktifkan untuk mengklasifikasikan dan secara berkelanjutan merawat dan mencari data. Perusahaan yang dilindungi dapat punyai visibilitas di mana information mereka dibagikan dan siapa yang mengaksesnya, perusahaan dapat mencabut akses terkecuali diperlukan.

Pendekatan Information Centric Security (ICS) ini fokus pada dukungan di kira-kira information dan memperkuat pengecekan GDPR dan praktek kepatuhan terbaik lainnya.

Kemampuan baru di Symantec DLP 15.1 meliputi.

  • Perlindungan secara otomatis untuk email yang peka dan lampirannya di Office 365 dan Gmail dengan enkripsi berbasis identitas dan digital rights management. Ini ditunaikan dengan pengintegrasian Symantec DLP dan Symantec Information Centric Encryption (ICE) untuk merawat dan mencari information peka yang dibagikan kepada pihak ketiga.
  • Kemampuan untuk membaca tag-tag klasifikasi yang secara manual dapat diterapkan di file dan email. Kemampuan ini secara otomatis merawat berdasarkan tingkat sensitivitas yang ditetapkan.
  • Pemantauan yang lebih enteng untuk risiko information tentang kepatuhan GDPR dengan pemanfaatan template kebijakan baru yang ada di DLP dan kemampuan pelaporan berbasis risiko yang kuat yang dapat ditemukan di Symantec Information Centric Analytics (ICA).

“Ketika perusahaan bermigrasi ke Office 365 dan aplikasi SaaS lainnya, mereka berisiko kehilangan information yang sangat besar, yang dibikin lebih rumit didalam hadapi peningkatan regulasi information layaknya GDPR. Perlindungan Informasi adalah anggota perlu dari trik pertahanan siber terpadu sebuah perusahaan didalam lingkungan generasi cloud ini. Dengan mengambil alih pendekatan holistik, kami dapat merawat information dengan lebih baik waktu information bergerak melintasi endpoints, jaringan, dan aplikasi,” ujar Nico Popp, senior vice president of Information Protection, Symantec melalui info resminya.

Di didalam Platform Integrated Cyber Defense dari Symantec, DLP terintegrasi dengan banyak teknologi Symantec untuk beri tambahan dukungan information di semua titik kontrol. Hal ini dapat tercapai dengan satu solusi dan kebijakan terpusat untuk dukungan yang berkelanjutan yang diperluas di endpoints, jaringan, IaaS, SaaS dan email.

Solusi terintegrasi punya tujuan untuk turunkan total cost of ownership, meningkatkan keefektifan dukungan information dan meminimalkan false positive. Symantec DLP terintegrasi dengan Proxy, CASB, email dan pengguna dan solusi analitik berbasis-entitas (UEBA) untuk beri tambahan keamanan information end-to-end untuk perusahaan terkemuka di semua dunia.

Selengkapnya : https://www.caraflashandroid.com/cara-download-video-youtube-di-android/

Dua Minggu dilluncurkan, Penjualan Trio iPhone Belum Memuaskan

Dua Minggu dilluncurkan, Penjualan Trio iPhone Belum Memuaskan

Apple secara formal udah menginformasikan tiga varian iPhone terbaru, yakni iPhone XS, XS Max, dan XR di di Teater Steve Jobs, Cupertino, California, Kamis (13/9/2018) dinihari WIB atau Rabu (12/9/2018) pagi kala California, didalam sebuah gelaran bertajuk Gather Round.

Dua Minggu dilluncurkan, Penjualan Trio iPhone Belum Memuaskan

Diantara tiga seri yang dirilis Apple, dua diantaranya diprediksi akan laris penjualannya. Pasalnya iPhone XS, dan XS Max merupakan dua seri yang punyai spesifikasi lebih unggul dari iPhone sebelumnya.

Setelah dua minggu diluncurkan, kabar lain menyatakan bahwa penjualan iPhone XS dan iPhone XS Max belum bisa melampaui angka penjualan iPhone generasi sebelumnya. Duo iPhone baru itu tetap sedikit peminat ketimbang iPhone 6.

Hal ini berdasarkan perhitungan penjualan iPhone 6 didalam periode kala yang sama. Dilaporkan GSM Arena, analisa ini terungkap dari seorang sumber yang merahasiakan identitasnya. Bahkan menurut sumber tersebut, keinginan pasar untuk seri iPhone XS akan semakin melambat pada akhir th. 2018.

Sumber selanjutnya mengatakan, minimnya angka penjualan ini disebabkan harga jual iPhone XS dan iPhone XS Max yang amat tinggi tetapi tidak diiringi bersama dengan peningkatan spesifikasi. Ini menyebabkan calon customer berpikir lagi untuk membeli dua perangkat ini.

Tidak cuma ke dua seri itu kondisi sama terhitung dialami pada seri iPhone XR. Alih-alih menjadi varian termurah, kinerja ponsel iPhone XR dianggap tidak setara bersama dengan harga yang dibanderol. Bahkan menurut sumber, penjualan ponsel ini akan tidak seagresif ponsel flagship Android.

Padahal Harga iPhone XR menjadi yang paling tidak mahal bersama dengan harga jual terasa dari USD749. Analsa lain pun menyebutkan, menurut Goldman Sachs, Analis, Rod Hall, menilai harga jual yang “terlalu tidak mahal itu bisa menghindar penjualan varian iPhone lain.

Menurut Hall, seperti dilaporkan Mac Rumors, .dia menilai hal ini secara efektif ‘mengorbankan’ SKU iPhone/8+ dan mendorong menurunkan harga jual biasanya dan juga perkiraan pendapatan, tetapi sedikit diimbangi bersama dengan unit yang lebih banyak.

Kendati demikian kondisi ini belum bisa menjadi tolok ukur untuk penjualan trio iPhone 2018 ke depannya. Pasalnya periode penjualan ketiga iPhone kala ini terbilang tetap memadai singkat apalagi ketiga iPhone ini baru dirilis secara world pada 21 September kemarin.

Penjelasan ANALISIS KORELASI

Penjelasan ANALISIS KORELASI

ANALISIS KORELASI
ANALISIS KORELASI

KORELASI adalah istilah statistik yang menyatakan derajat hubungan linier antara dua variabel atau lebih, yang ditemukan oleh Karl Pearson pada wal 1900, oleh sebab itu terkenal dengan sebutan korelasi Pearson Product Moment (PPM). korelasi adalah salah satu teknik analisis statistik yang paling banyak digunakan oleh para peneliti. karena para peneliti umumnya tertarik terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi dan mencoba untuk menghubungkannya. 


Misalnya kita ingin menghubngkan antara tinggi badan dengan berat badan, antara umur dengan tekanan darahnya, antara motivasi dengan prestasi belajar atau bekerja dan seterusnya. Hubungan antara dua variabel didalam teknik korelasi bukanlah dalam arti hubungan sebab akibat (timbal-balik), melainkan hanya merupakan hubungan searah saja. hubungan sebab akibat, misalnya : kemiskinan dengan kejahatan, kebersihan dengan kesehatan, kemiskinan dengan kebodohan.. dalam korelasi hanya mengenal hubungan searah saja (Bukan timbal balik) , misalnya tinggi badan menyebabkan berat badanya bertambah, tetapi berat badannya bertambah belum tentu menyebabkan tinggi badannya bertambah.


akibatnya dalam korelasi dikenal penyebab dan akibatnya. dan data akibat atau yang dipengaruhi disebut variabel terikat. istilah bebas disebut juga dengan independen yang biasaya dilambangkan dengan huruf X atau X1. sedangkan istialh terikat disebut dependen yang biasanya dilambangkan dengan huruf Y. bagaimanakah menentukan bahwa variabel itu bebas atau terikat? jawaban ialah tergantung dari landasan teori yang kita pakai.

Korelasi merupakan teknik analisis yang  termasuk dalam salah satu teknik pengukuran asosiasi / hubungan (measures of association). Pengukuran asosiasi   merupakan istilah umum yang mengacu pada sekelompok teknik dalam statistik bivariat yang digunakan untuk mengukur kekuatan hubungan antara dua variabel. Diantara sekian banyak teknik-teknik pengukuran asosiasi, terdapat dua teknik korelasi yang sangat populer sampai sekarang, yaitu Korelasi Pearson Product Moment dan Korelasi Rank Spearman. Selain kedua teknik tersebut, terdapat pula teknik-teknik korelasi lain, seperti Kendal, Chi-Square, Phi Coefficient, Goodman-Kruskal, Somer, dan Wilson.

Pengukuran asosiasi mengenakan nilai numerik untuk mengetahui tingkatan asosiasi atau kekuatan hubungan antara variabel. Dua variabel dikatakan berasosiasi jika perilaku variabel yang satu mempengaruhi variabel yang lain. Jika tidak terjadi pengaruh, maka kedua variabel tersebut disebut independen.


Korelasi bermanfaat untuk mengukur kekuatan hubungan antara dua variabel (kadang lebih dari dua variabel) dengan skala-skala tertentu, misalnya Pearson data harus berskala interval atau rasio; Spearman dan Kendal menggunakan skala ordinal; Chi Square menggunakan data nominal. Kuat lemah hubungan diukur diantara jarak (range) 0 sampai dengan 1. Korelasi mempunyai kemungkinan pengujian hipotesis dua arah (two tailed). Korelasi searah jika nilai koefesien korelasi diketemukan positif; sebaliknya jika nilai koefesien korelasi negatif, korelasi  disebut tidak searah. Yang dimaksud dengan koefesien korelasi ialah suatu pengukuran statistik kovariasi atau asosiasi antara dua variabel. Jika koefesien korelasi diketemukan tidak sama dengan nol (0), maka terdapat ketergantungan antara dua variabel tersebut. Jika  koefesien korelasi diketemukan +1. maka hubungan tersebut disebut sebagai korelasi sempurna atau hubungan linear sempurna dengan kemiringan (slope) positif.

Jika  koefesien korelasi diketemukan -1. maka hubungan tersebut disebut sebagai korelasi sempurna atau hubungan linear sempurna dengan kemiringan (slope) negatif.

Dalam korelasi sempurna tidak diperlukan lagi pengujian hipotesis, karena kedua variabel mempunyai hubungan linear yang sempurna. Artinya variabel X mempengaruhi variabel Y secara sempurna. Jika korelasi sama dengan nol (0), maka tidak terdapat hubungan antara kedua variabel tersebut.

 


 

Dalam korelasi sebenarnya tidak dikenal istilah variabel bebas dan variabel tergantung. Biasanya dalam penghitungan digunakan simbol X untuk variabel pertama dan Y untuk variabel kedua. Dalam contoh hubungan antara variabel remunerasi dengan kepuasan kerja, maka variabel remunerasi merupakan variabel X dan kepuasan kerja merupakan variabel Y.

Variabel yang akan kita hubngkan terdiri atas berbagai tingkatan data. tingkatan data meliputi data nominal, interval, dan rasio. tingkatan data tersebutt menentukan alaisis korelasi mana yang paling tepat digunakan. oleh sebab itu, sebelum mempelajari analisis korelasi, maka macam-macam tingkatan data tersebut hasrus sudah dipahami sepenuhnya.

Kegunaan

Pengukuran asosiasi berguna untuk mengukur kekuatan (strength) hubungan antar dua variabel atau lebih. Contoh: mengukur hubungan antara variabel:

  • Motivasi kerja dengan produktivitas
  • Kualitas layanan dengan kepuasan pelanggan
  • Tingkat inflasi dengan IHSG

Pengukuran ini hubungan antara dua variabel untuk masing-masing kasus akan menghasilkan keputusan, diantaranya:

  • Hubungan kedua variabel tidak ada
  • Hubungan kedua variabel lemah
  •  Hubungan kedua variabel cukup kuat
  •  Hubungan kedua variabel kuat
  •  Hubungan kedua variabel sangat kuat

Penentuan tersebut didasarkan pada kriteria yang menyebutkan jika hubungan mendekati 1, maka hubungan semakin kuat; sebaliknya jika hubungan mendekati 0, maka hubungan semakin lemah.


Teori Korelasi

Korelasi dan Kausalitas

Ada perbedaan mendasar antara korelasi dan kausalitas. Jika kedua variabel dikatakan berkorelasi, maka kita tergoda untuk mengatakan bahwa variabel yang satu mempengaruhi variabel yang lain atau dengan kata lain terdapat hubungan kausalitas. Kenyataannya belum tentu. Hubungan kausalitas terjadi jika variabel X mempengaruhi Y. Jika kedua variabel diperlakukan secara simetris (nilai pengukuran tetap sama seandainya peranan variabel-variabel tersebut ditukar)  maka meski kedua variabel berkorelasi tidak dapat dikatakan mempunyai hubungan kausalitas. Dengan demikian, jika terdapat dua variabel yang berkorelasi, tidak harus terdapat hubungan kausalitas.

Terdapat dictum yang mengatakan “correlation does not imply causation”. Artinya korelasi tidak dapat digunakan secara valid untuk melihat  adanya hubungan kausalitas dalam variabel-variabel. Dalam korelasi aspek-aspek yang melandasi terdapatnya hubungan antar variabel mungkin tidak diketahui atau tidak langsung. Oleh karena itu dengan menetapkan korelasi dalam hubungannya dengan variabel-variabel yang diteliti tidak akan memberikan persyaratan yang memadai untuk menetapkan hubungan kausalitas kedalam variabel-variabel  tersebut. Sekalipun demikian bukan berarti bahwa korelasi tidak dapat digunakan sebagai indikasi adanya hubungan kausalitas antar variabel. Korelasi dapat digunakan sebagai salah satu bukti adanya kemungkinan terdapatnya hubungan kausalitas tetapi tidak dapat memberikan indikasi hubungan kausalitas seperti apa jika memang itu terjadi dalam variabel-variabel yang diteliti, misalnya model recursive, dimana X mempengaruhi Y atau non-recursive, misalnya X mempengaruhi Y dan Y mempengaruhi X.


Dengan untuk mengidentifikasi hubungan kausalitas tidak dapat begitu saja dilihat dengan kaca mata korelasi tetapi sebaiknya menggunakan model-model yang lebih tepat, misalnya regresi, analisis jalur atau structural equation model.

 

Korelasi dan Linieritas

Terdapat hubungan erat antara pengertian korelasi dan linieritas. Korelasi Pearson, misalnya, menunjukkan adanya kekuatan hubungan linier dalam dua variabel. Sekalipun demikian jika asumsi normalitas salah maka nilai korelasi tidak akan memadai untuk membuktikan adanya hubungan linieritas. Linieritas artinya asumsi adanya hubungan dalam bentuk garis lurus antara variabel. Linearitas antara dua variabel dapat dinilai melalui observasi scatterplots bivariat. Jika kedua variabel berdistribusi normal dan behubungan secara linier, maka  scatterplot berbentuk oval; jika tidak berdistribusi normal scatterplot tidak berbentuk oval.


Sumber : Ngelag.Com

 

Beberapa Hal Menyenangkan Yang Dapat Dilakukan Selama Transit di Bandara

Meski menuju tujuan tujuan atau dusun halaman yang dirindukan, singgah atau transit di mana juga itu, pasti sama sekali tidak menyenangkan. Hal ini sebab Anda mesti menantikan berjam-jam guna pindah ke pesawat selanjutnya dan mengerjakan perjalanan lagi. Meski begitu, transit dapat berfungsi dan menyenangkan andai Anda mengadopsi pola pikir yang benar dan merencanakannya tidak banyak sebelum kita terbang. Jadi bila urusan tersebut terjadi dalam perjalanan Anda, sebagai berikut 5 hal mengasyikkan selama transit yang dapat Anda lakukan.

5 Hal Menyangkan Selama Transit yang Bisa Dilakukan

Sewa Kamar

Anda barangkali merasa lelah bahkan sesudah tertidur sekitar penerbangan Anda. Perjalanan udara dapat membuat kita merasa lelah karena hal seperti elevasi, oksigen, dan kompresi.

Jadi bila Anda singgah atau transit dalam masa-masa yang lumayan lama, pakai waktu sebaik barangkali untuk bersantai. Beberapa bandara pun mempunyai akses ke lounge guna mandi yang menyegarkan dan lokasi yang lebih nyaman guna bersantai dengan sejumlah syarat. Cara beda yang lebih baik ialah memesan kamar hotel terdekat.

Berolahraga
Bandara sudah berevolusi, dan sejumlah bandara yang lebih banyak memiliki kemudahan kebugaran yang bisa Anda pakai untuk sesi berkeringat ketika Anda sedang bepergian. Bandara London Heathrow, misalnya, mempunyai pusat di mana Anda bisa mengambil ruang belajar dan mencarter perlengkapan olahraga.

Jika pusat kebugaran sekitar singgah bukan bagian kesayangan Anda, maka Anda dapat meghabiskan masa-masa jalan-jalan di dekat terminal atau bandara sejumlah kali. Anda barangkali terkejut nantinya ketika mengetahui kenyataan bahwa Anda bisa benar-benar menghabiskan sejumlah mil tanpa butuh berkeringat.

Umumnya, peregangan dapat membuat kita merasa laksana mempunyai kekuatan super sesudah penerbangan panjang. Beberapa bandara laksana San Francisco, telah mengabdikan diri ruang yoga atau zen. Jika bandara yang kita singgahi tak mempunyai hal tersebut, usahakanlah cari sudut yang tenang dan habiskan sejumlah menit bergerak dengan teknik yang akan menciptakan Anda merasa rileks.

Jelajahi Daerah Sekitar
Salah satu kemudahan terbaik guna singgah sekitar 4 jam atau lebih ialah kesempatan untuk gampang masuk dan terbit dari bandara sambil merasakan di mana juga Anda berada sekitar satu atau dua hari. Maksimalkan masa-masa Anda dengan menganalisis opsi transit dan hal-hal yang hendak Anda lihat atau kerjakan sebelum waktunya. Buat reservasi guna tempat-tempat populer laksana restoran, guna menghindari pemborosan masa-masa tambahan.

Ingat bahwa sedangkan bagasi Anda bakal diterbangkan ke destinasi akhir Anda, Anda mesti melalui ketenteraman lagi andai Anda meninggalkan bandara. Jika kita berencana guna menjelajah, simpanlah barang bawaan kabin kita atau pastikan tersebut mudah dibawa laksana ransel.

Ubahlah Transit Menjadi Persinggahan
Sisa transit diklasifikasikan sebagai masa-masa tunggu antara dua penerbangan, yang bisa berkisar dari 30 menit sampai 24 jam penuh. Sebuah persinggahan, di sisi lain, berarti Anda bakal tetap tinggal sekitar lebih dari 24 jam. Dengan singgah, kita mendapatkan penambahan waktu untuk menyaksikan pemandangan dan guna besar andai ada tempat unik dalam perjalanan mengarah ke tujuan akhir Anda.

Manjakan Diri Sendiri
Hal mengasyikkan selama transit yang terakhir merupakan dengan memanjakan diri. Sebagian besar bandara ialah opsi melakukan pembelian barang bebas bea yang bisa menghemat tidak sedikit uang untuk melakukan pembelian barang, restoran terbaik yang pantas diacungi jempol, dan pameran atau instalasi yang dapat unik perhatian Anda.

Apa pun opsi Anda, pakai waktu Anda guna memanjakan diri sendiri dengan hal-hal yang biasa kita lewatkan dalam rutinitas, laksana segelas anggur ekstra, makanan pencuci mulut, atau bahkan melulu melalui sejumlah jam yang tenang.

Baca Juga : Pilar – Pilar Dalam Pendidikan Karakter Yang Harus Dipahami

Pilar – Pilar Dalam Pendidikan Karakter Yang Harus Dipahami

Pilar – Pilar Dalam Pendidikan Karakter Yang Harus Dipahami

Pendidikan karakter didasarkan pada enam nilai-nilai etis bahwa masing-masing orang dapat mengamini – nilai-nilai yang tidak berisi politis, religius, atau bias budaya. Beberapa hal inilah ini yang bisa kita sampaikan untuk menolong siswa mengetahui Enam Pilar Pendidikan Berkarakter, yaitu inilah ini :

1. Trustworthiness (Kepercayaan)

Jujur, tidak boleh menipu, menjiplak atau mencuri, jadilah handal – mengerjakan apa yang kamu katakan kamu akan melakukannya, mohon keberanian untuk mengerjakan hal yang benar, bangun reputasi yang baik, patuh – berdiri dengan keluarga, rekan dan negara.

2. Recpect (Respek)

Bersikap toleran terhadap perbedaan, pakai sopan santun, bukan bahasa yang buruk, pertimbangkan perasaan orang lain, tidak boleh mengancam, memukul atau menyakiti orang lain, damailah dengan kemarahan, hinaan dan perselisihan.

3. Responsibility (Tanggungjawab)

Selalu kerjakan yang terbaik, pakai kontrol diri, disiplin, berpikirlah sebelum beraksi – mempertimbangkan konsekuensi, bertanggung jawab atas opsi anda.

4. Fairness (Keadilan)

Bermain cocok aturan, ambil seperlunya dan berbagi, berpikiran terbuka; memperhatikan orang lain, tidak boleh mengambil deviden dari orang lain, tidak boleh menyalahkan orang beda sembarangan.

5. Caring (Peduli)

Bersikaplah sarat kasih sayang dan menunjukkan kamu peduli, ungkapkan rasa syukur, ampuni orang lain, menolong orang yang membutuhkan.

6. Citizenship (Kewarganegaraan)

Menjadikan sekolah dan masyarakat menjadi lebih baik, bekerja sama, melibatkan diri dalam hal masyarakat, menjadi tetangga yang baik, mentaati hukum dan aturan, memuliakan otoritas, mengayomi lingkungan hidup.

Semoga Bermanfaat. Selengkapnya Baca : www.pelajaran.id/

Konflik dalam Kepemimpinan

Konflik dalam Kepemimpinan

Konflik dalam Kepemimpinan
Konflik dalam Kepemimpinan
Kekuasaan dapat didefinisikan sebagai suatu potensi pengaruh dari seorang pemimpin. Kekuasaan seringkali dipergunakan silih berganti dengan istilah pengaruh dan otoritas.
Berbagai sumber dan jenis kekuasaan dari beberapa teoritikus seperti French dan Raven, Amitai Etzioni, Kenneth W. Thomas, Organ dan Bateman, dan Stepen P Robbins telah dikemukakan dalam kegiatan belajar ini.
Kekuasaan merupakan sesuatu yang dinamis sesuai dengan kondisi yang berubah dan tindakan-tindakan para pengikut. Berkaitan dengan hal ini telah dikemukakan social exchange theory, strategic contingency theory dan proses-proses politis sebagai usaha untuk mempertahankan, melindungi dan me-ningkatkan kekuasaan.
Dalam kaitan dengan kekuasaan, para pemimpin membutuhkan kekuasaan tertentu agar efektif. Keberhasilan pemimpin sangat tergantung pada cara penggunaan kekuasaan. Pemimpin yang efektif kemungkinan akan menggunakan kekuasaan dengan cara yang halus, hati-hati, meminimalisasi perbedaan status dan menghindari ancaman- ancaman terhadap rasa harga diri para pengikut.



Pengaruh

Pengaruh sebagai inti dari kepemimpinan merupakan kemampuan seseorang untuk mengubah sikap, perilaku orang atau kelompok dengan cara-cara yang spesifik. Seorang pemimpin yang efektif tidak hanya cukup memiliki kekuasaan, tetapi perlu pula mengkaji proses-proses mempengaruhi yang timbal balik yang terjadi antara pemimpin dengan yang dipimpin.
Para teoretikus telah mengidentifikasi berbagai taktik mempengaruhi yang berbeda-beda seperti persuasi rasional, permintaan berinspirasi, pertukaran, tekanan, permintaan pribadi, menjilat, konsultasi, koalisi, dan taktik mengesahkan. Pilihan taktik mempengaruhi yang akan digunakan oleh seorang pemimpin dalam usaha mempengaruhi para pengikutnya tergantung pada beberapa aspek situasi tertentu. Pada umumnya, para pemimpin lebih sering menggunakan taktik-taktik mempengaruhi yang secara sosial dapat diterima, feasible, memungkinkan akan efektif untuk suatu sasaran tertentu, memungkinkan tidak membutuhkan banyak waktu, usaha atau biaya.
Efektivitas masing-masing taktik mempengaruhi dalam usaha untuk memperoleh komitmen dari para pengikut antara lain tergantung pada keterampilan pemimpin, jenis permintaan serta position dan personal power pemimpin tersebut.


Konflik

Konflik dapat didefinisikan sebagai suatu proses di mana sebuah usaha dibuat dengan sengaja oleh seseorang atau suatu unit untuk menghalangi pihak lain yang menghasilkan kegagalan pencapaian tujuan pihak lain atau meneruskan kepentingannya.
Ada beberapa pandangan tentang konflik yaitu pandangan tradisional, netral dan interaksionis. Pandangan tradisional mengatakan bahwa konflik itu negatif, pandangan netral menganggap bahwa konflik adalah ciri hakiki tingkah laku manusia yang dinamis, sedangkan interaksionis mendorong terjadinya konflik.
Untuk mengurangi, memecahkan dan menstimulasi konflik ada beberapa pendekatan atau strategi yang dapat ditempuh sebagaimana disarankan oleh beberapa teoretikus.



PERKEMBANGAN MUTAKHIR TENTANG KEPEMIMPINAN
Kepemimpinan Perempuan

Perubahan lingkungan dan pergeseran budaya telah mempengaruhi dinamika kepemimpinan perempuan. Pada umumnya pemimpin perempuan cenderung diberikan porsi pada organisasi perempuan dan sosial. Namun dengan adanya globalisasi telah merubah paradigma kepemimpinan ke arah pertimbangan core competence yang dapat berdaya saing di pasar global Oleh sebab itu banyak organisasi berkaliber dunia yang memberikan kesempatan bagi perempuan yang mampu dan memenuhi persyaratan kepemimpinan sesuai situasi dan kondisi sekarang ini.
Hambatan bagi kepemimpinan perempuan lebih banyak akibat adanya stereotipe negatif tentang kepemimpinan perempuan serta dari mental (perempuan) yang bersangkutan. Stereotipe-stereotipe tersebut muncul sebagai akibat dari pemikiran individu dan kolektif yang berasal dari latar belakang sosial budaya dan karakteristik pemahaman masyarakat terhadap gender serta tingkat pembangunan suatu negara atau wilayah.
Dari hasil temuan, ternyata tidak ditemukan adanya perbedaan antara gaya kepemimpinan perempuan dengan laki-laki, walaupun ada sedikit perbedaan potensi kepemimpinan perempuan dan laki-laki, di mana keunggulan dan kelemahan potensi kepemimpinan perempuan dan laki-laki merupakan hal yang saling mengisi. Begitu juga dengan karakteristik kepemimpinan perempuan dan laki-laki dapat disinergikan menjadi kekuatan yang harmonis bagi organisasi yang bersangkutan.
Untuk menduduki posisi kepemimpinan dalan organisasi di era global, perempuan perlu meningkatkan ESQ dan memperkaya karakteristik kepemimpinannya dengan komponen-komponen, antara lain pembangunan mental, ketangguhan pribadi dan ketangguhan sosial serta menutupi agresivitasnya menjadi ketegasan sikap, inisiatif, dan percaya diri akan kompetensinya.


Kepemimpinan dalam Beragam Budaya dan Negara

Pada kegiatan belajar ini telah Anda lihat bahwa terdapat perbedaan mendasar dari sikap dan perilaku pemimpin pada berbagai Negara atau budaya. Namun demikian, terdapat dimensi kepemimpinan yang secara universal relatif sama yaitu setiap pemimpin diharapkan mampu proaktif dan tidak otoriter. Di samping itu, terdapat pula beberapa variasi sikap dan perilaku pemimpin di dalam kelompok budaya dan di dalam Negara pada berbagai budaya atau Negara. Demikian pula terdapat perbedaan sikap dan perilaku pemimpin pada Negara- Negara yang menganut system nilai berbeda.


Kepemimpinan Visioner

Seorang pemimpin visioner harus bisa menjadi penentu arah, agen perubahan, juru bicara dan pelatih.
Oleh karena itu seorang pemimpin visioner harus:
  1. menyusun arah dan secara personal sepakat untuk menyebarkan kepemimpinan visioner ke seluruh organisasi.
  2. memberdayakan para karyawan dalam bertindak untuk mendengar dan mengawasi umpan balik.
  3. selalu memfokuskan perhatian dalam membentuk organisasi mencapai potensi terbesarnya.

Kepemimpinan Ahli

Pada era globalisasi, banyak terjadi perubahan dalam segala sendi kehidupan masyarakat, terutama yang berhubungan dengan bidang ekonomi perdagangan, industri, telekomunikasi dan informasi. Dalam masa post modernism yang sekarang sedang kita jalani, perubahan paradigma manajemen turut bergerak secara dinamis, dari paradigma manajemen klasik hingga paradigma post modernism yang salah satunya diwakili oleh learning organization dengan pengukuran kinerja balanced score card yang memperhitungkan pula keterkaitan dengan lingkungan luar organisasi.
Secara historis, paradigma kepemimpinan tersebut terbagi dalam beberapa lokus dan fokus keilmuan, yang diwakili dalam kelompok paradigma aliran wilayah utara, barat, timur dan global baru. Hal tersebut, dipaparkan dalam beberapa kategori, antara lain dalam kategori manajer individual, yang terbagi menjadi manajemen efektif (Drucker), manajemen perusahaan (Peters), manajemen kualitas total (Toyota), keahlian diri pada bidang tertentu (self- mastery); kategori kelompok sosial terbagi menjadi kerjasama tim yang efektif (Likert), pembagian nilai (Deal/Kennedy), siklus atau lingkaran kualitas (Sony), sinergi sosial; kategori organisasi secara keseluruhan yang terbagi menjadi organisasi yang hirarkis (Chandler), organisasi jaringan (Handy) organisasi ramping (Honda), organisasi yang belajar (learning organization), kategori ekonomi dan masyarakat yang terbagi menjadi tanggungjawab badan hukum (Chandler), perusahaan swasta yang mandiri atau bebas (Gilder), modal atau investasi sumber daya manusia (Ozaka) dan pembangunan yang berkelanjutan.

Globalisasi juga telah mempengaruhi terjadinya perubahan paradigma dalam praktik manajemen khususnya kepemimpinan. Secara garis besar, perbedaaan antara paradigma lama dan baru dilihat dari aspek-aspek antara lain berikut ini:
  1. dari aspek tanggung jawab organisasi: paradigma lama menitikberatkan pada pertanggungjawaban organisasi tentang lingkungan akibat dari proses input-proses-output organisasi sedangkan pada paradigma baru menekankan tanggungjawab pada pembangunan yang berkelanjutan.
  2. dari aspek tim manajemen: paradigma lama menekankan struktur dan fungsi interaksi kelompok untuk mencapai sinergi sosial dalam mengelola organisasi masing-masing, sedangkan paradigma baru menitikberatkan pada struktur dan proses dengan pendekatan learning organization.
  3. dari aspek kepemimpinan manajemen: paradigma lama menitikberatkan pada kapasitas individual manajer dalam memimpin, sedangkan paradigma baru menekankan keunggulan diri manajer (self-mastery) dalam memimpin.

Kesemua perjalananan dan dinamika faktor-faktor organisasi tersebut baik eksternal maupun internal, telah membawa perubahan paradigma kepemimpinan yang dinamis dan fleksibel. Perubahan tersebut banyak menyangkut pada pembentukan mental pribadi manajer dan pembentukan visi manajer serta organisasi. Sumber : www.gurupendidikan.co.id

Cara Menanam Kacang Panjang Hasil Melimpah Untung Besar

Cara Menanam Kacang Panjang Hasil Melimpah Untung Besar

Ada banyak langkah ringan yang mampu kamu melakukan untuk mencapai kesuksesan bersama bertani. Telah banyak petani inspiratif yang membagikan ilmu pertanian supaya meraih hasil maksimal. Salah satu ilmu pertanian berikut ialah langkah menanam kacang panjang.

Cara Menanam Kacang Panjang Hasil Melimpah Untung Besar

Kacang panjang terhitung tanaman golongan famili leguminosa yang seringkali dimanfaatkan para petani untuk mengembalikan persentase nitrogen tanah bersama langkah memanfaatkannya sebagai tanaman sela. Selain sebagai tanaman sela, menanam kacang panjang terhitung berpotensi dari faktor ekonomi.

Kacang panjang terhitung style sayuran yang banyak dicari. Karena hal tersebut, budidaya kacang panjang bakal beri tambahan keuntungan kepada anda. Terlebih lagi, kacang panjang punyai kemampuan adaptasi yang baik pada iklim supaya kamu mampu bersama ringan menanamnya di selama musim. Adapun langkah menanam kacang panjang ini terlalu ringan dilakukan. Alat dan bahan yang dibutuhkan pun ringan ditemukan. Untuk lebih jelasnya, kamu simak saja langkah bertanam kacang panjang yang kami bagikan selengkapnya di bawah ini.

Cara Menanam Kacang Panjang
Kacang panjang bahagia bersama udara yang panas. Untuk itu, kamu mesti menanamnya dalam rentang suhu 15-24 derajat celcius dan curah hujan lebih kurang 600-1500 mm per tahun. Hal ini mampu jadi ide petani dalam menanam kacang panjang yang baik. Berikut langkah menanam kacang panjang yang tepat dan mampu jadi ide untuk para petani.

Persiapan Lahan
Kacang panjang mampu tumbuh di nyaris seluruh style tanah. Supaya kacang panjang mampu tumbuh bersama optimal, kamu mesti buat persiapan lahan. Tanah dibikin gembur, sedikit berpasir, serta banyak memiliki kandungan humus. Ketika melakukan pembajakan, kamu sebaiknya menggunakan cangkul dan lalu membuat guludan bersama lebar 60 centimeter supaya akar tumbuh lebih leluasa.

Persiapan Benih
Benih kacang panjang mampu kamu dapatkan bersama terlalu mudah. Anda mampu belanja di toko pertanian ataupun membawa dampak sendiri. Cara membawa dampak benih kacang panjang itu sendiri ialah bersama melewatkan buah kacang menua serta jadi kering di pohon. Biji kacang panjang mampu ditanam segera tanpa mesti melalui sistem pesemaian. Biji kacang panjang berikut mampu segera ditanam pada lubang-lubang yang sengaja dibikin bersama menggunakan kayu lancip yang dibenamkan ke tanah bersama ukuran lebih kurang 1-2 centimeter.

Pemupukan
Tahap pemupukan mampu ditunaikan dikala kacang panjang udah jadi merambat. Pupuk yang mampu digunakan ialah pupuk organik dan terhitung pupuk non organik. Apabila menggunakan pupuk organik seperti halnya pupuk kandang, sebaiknya pupuk diaduk dikala penyiapan lahan. Namun kalau menggunakan pupuk non organik seperti pupuk kimia, pemupukan mampu disesuaikan menurut pertumbuhan.

Penanaman
Jarak penanaman mampu diatur cocok selera anda. Lain halnya untuk pas penanamannya. Anda mampu melakukan penanaman kacang panjang kapan saja, bakal namun pas yang lebih bagus untuk penanamannya ialah pada sore hari menjelang malam bersama permukaan tanah yang sedikit basah. Sesudah step penanaman, kamu melakukan semprot air secukupnya. Adapun caranya ialah bersama menyemprot bagian tanah yang udah diisi biji kacang panjang supaya bibit kacang berikut tetap basah sekaligus mempercepat sistem tumbuh kembangnya jadi kecambah.

Pemeliharaan
Dalam step pemeliharaan, kamu melakukan penyiraman, penyulaman, penyiangan, pemupukan, pemangkasan, pengajiran, sampai pengendalian hama dan penyakit. Kacang panjang udah mampu kamu panen pada pas berumur 45 hst. Sayuran kacang panjang yang siap dipanen ialah pas udah berukuran pensil bersama warna hijau. Anda jangan menanti kacang panjang berikut berwarna lebih terang. Pasalnya, hal berikut berarti kacang panjang udah tua serta rasanya tidak cukup enak.

sumber : https://www.budidayaternak.com/

Cara Tumpangsari Jagung Dengan Kedelai Dalam Sistem Tanam Legowo

Cara Tumpangsari Jagung Dengan Kedelai Dalam Sistem Tanam Legowo

Keterbatasan luas lahan dan tetap rendahnya produktivitas jagung di tingkat petani mengakibatkan usahatani jagung menjadi tidak optimal. Seiring kemajuan teknologi, type pertanaman tumpangsari (intercrop) banyak mendapat perhatian. Salah satu diantaranya adalah tumpangasri jagung bersama dengan tanaman kedelai terhadap proses tanam legowo.

Cara Tumpangsari Jagung Dengan Kedelai Dalam Sistem Tanam Legowo

Tumpangsari jagung-kedelai termasuk bertujuan untuk menanggulangi kompetisi pemakaian lahan untuk tanaman jagung dan kedelai secara monokultur. Mengingat bahwa harga jagung relatif baik dan keistimewaan koparatif tanaman jagung relatif lebih tinggi dibanding tanaman kedelai, maka dalam proses tumpangsari jagung-kedelai, produktivitas tanaman jagung sekurang-kurangnya sama bersama dengan tanpa tumpangsari.

Kombinasi tumpangsari jagung-kedelai sanggup diterapkan terhadap proses tanam legowo 2 : 1 dimana dua baris tanaman dirapatkan (jarak tanam antar baris), supaya pada setiap dua baris tanaman terdapat ruang untuk
pertanaman kedelai. Tingkat produktivitas jagung diperoleh terhadap pertanaman legowo tidak berbeda lebih-lebih condong lebih tinggi (karena terdapatnya pengaruh tanaman pinggir/border) dibanding pertanaman baris tunggal (tanam biasa).

Ruang kosong terhadap baris legowo sanggup ditanami 3 baris tanaman kedelai tanpa turunkan produktivitas jagung supaya berlangsung peningkatan indeks pemakaian lahan dan pendapatan petani. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa kedelai yang ditanam di pada tanaman jagung akan diperoleh 50% berasal dari hasil kedelai yang ditanam proses monokultur.

Penanaman tanaman kedelai sebagai tumpangsari terhadap tanaman jagung termasuk sanggup melakukan perbaikan kesuburan lahan dikarenakan terdapatnya fiksasi N dibanding proses monokultur jagung.

Wilayah Pengembangan
Sistem tumpangsari jagung-kedelai menggunakan langkah tanam legowo sanggup diterapkan terhadap lahan sawah maupun lahan kering bersama dengan tingkat kesuburan tanah dan ketersediaan sumber air yang cukup.

Mengingat maksud penanaman proses logowo ini bukan semata untuk tingkatkan hasil, maka penerapannya diutamakan dan dikaitkan bersama dengan usaha peningkatan indeks pertanaman (IP) jagung. Dengan peningkatan IP maka hasil panen sanggup meningkat dan pengelolaan lahan menjadi lebih produktif.

Cara Budidaya Tumpang Sari Jagung
1. Penanaman jagung

Gunakan varietas hibrida bertipe tegak, Bima-2, Bima-4, Pioner-21, Bisi-16 dan lain-lain.
Jumlah benih yang diperlukan 15 – 17 kg/ha
Pastikan bahwa benih yang ditanam mempunyai energi berkecambah (>90%) dan vigor benih yang baik (perhatikan era daluwara benih)
Tanah diolah sempurna
Tanaman jagung ditanam 1 biji per lubang bersama dengan proses tanam legowo/double row, lantas ditutup bersama dengan pupuk organik 1 genggam
Jarak tanam untuk tanaman jagung proses legowo adalah (100-50) cmx 20 cm atau (110-40) cm x 20 cm
Dosis pemupukan yang digunakan adalah:
Lahan sawah menggunakan takaran 350 kg Urea + 300 kg phonska atau pupuk majemuk lainnya. Pemberian diberikan 2 kali, perlindungan pertama terhadap usia 7-10 hst sebanyak 100 kg urea + 300 kg phonska/ pupuk majemuk lainnya per hektar.

Pemupukan ke-2 dilakukan terhadap 35-45 hst bersama dengan takaran 250 kg urea per hektar. Pupuk dimasukkan dalam lubang yang dibuat + 10 cm di samping tanaman dan ditutup bersama dengan tanah.

Lahan kering menggunakan takaran 325 kg Urea + 300 kg phonska atau pupuk majemuk lainnya. Pemberian diberikan 2 kali, perlindungan pertama terhadap usia 7-10 hst sebanyak 100 kg urea + 300 kg phonska/ pupuk majemuk
lainnya per hektar.

Pemupukan ke-2 terhadap usia 35-45 hst bersama dengan takaran 20 kg urea + 100 kg phonska/pupuk majemuk lannya. Pupuk dimasukkan dalam lubang yang dibuat + 10 cm di samping tanaman di tutup bersama dengan tanah.

Penyiangan dan pembumbunan dilakukan bersama dengan cangkul
Penen sanggup dilakukan apabila kelobot sudah kering dan lapisan hitam terhadap pangkal biji (black layer) sudah terlihat. Sisa batang tanaman (biomas) dijadikan kompos atau sanggup digunakan sebagai mulsa diantara baris tanaman untuk pertanaman berikutnya.

2. Penanaman kedelai
Gunakan varietas kedelai yang toleran naungan, diantaranya Dena-1 atau Dena-2. Jumlah benih yang diperlukan 15- 20 kg/ha.

Benih dicampur bersama dengan inokulan Rhizobium sp (nodulin, rhizogin dll) 5 kg benih per 10 g (1 saset), caranya adalah benih dibasahi lantas ditiriskan, inokulan ditaburkan dan diaduk merata hingga merekat dan diperkirakan semua benih mendapatkan inokulan, lantas langsung ditanam. Hindari terkena cahaya matahari langsung terhadap benih yang sudah dicampur bersama dengan nodulin.

Benih ditanam di pada barisan legowo terhadap tanaman jagung bersama dengan jarak tanam 40 cm x 20 cm, supaya terdapat 2 barisan tanaman kedelai pada setiap barisan legowo jagung. Penanaman kedelai sanggup sejalan bersama dengan penanaman jagung atau 1-7 hari setelah penanaman jagung. Dosis pupuk yang digunakan adalah 50 kg urea + 50 kg phonska/ha 7- 10 hst (bersamaan bersama dengan pemupukan pertama jagung apabila tanamnya bersamaan).

Kedelai dipanen sebelum saat polong pecah, yaitu selagi polong berwarna coklat. Kedelai sebaiknya dipanen lebih awal berasal dari jagung. Biomas tanaman sanggup dijadikan kompos.