DPR Desak Pemerintah Bentuk Badan Pengelola Keuangan Haji

DPR Desak Pemerintah Bentuk Badan Pengelola Keuangan Haji

DPR Desak Pemerintah Bentuk Badan Pengelola Keuangan Haji
DPR Desak Pemerintah Bentuk Badan Pengelola Keuangan Haji

BANDUNG– Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ledia Hanifa mendesak pemerintah segera membentuk Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pada tahun ini. Sebab, BPKH adalah amanat dari UU 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji yang telah disahkan oleh Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, pada 17 Oktober 2014 lalu.

“Badan ini harus dibentuk selambat-lambatnya satu tahun setelah disahkannya UU, yang berarti memiliki tenggat pada 17 Oktober 2015. Tapi sampai 2016 ini, kita belum melihat kesungguhan pemerintah menyelesaikan amanat tersebut,” kata Ledia dalam siaran pers yang diterima jabarprov.go.id, Kamis (11/2).

Menurut Legislator PKS dari dapil Jawa Barat I ini., PKH ini menjadi urgen sebab selama ini Kementerian Agama (Kemenag) dinilai tidak kompeten (inefisien) dalam mengelola keuangan haji. Oleh karena itu, BPKH diperlukan sebagai upaya untuk mengelola keuangan haji menjadi lebih rapi, profesional, akuntabel, amanah, dan bermanfaat luas bagi masyarakat.

“Uang haji itu bukan uang negara, dia adalah uang umat yang dititipkan kepada negara. Tetap harus dikelola secara amanah, profesional, akuntabel. Karena itu sebaiknya dikelola secara khusus dalam badan khusus yang terpisah dari lembaga yang menjadi penyelenggara,” katanya.

Inefesiensi tersebut dapat terlihat dari cara Kemenag menyimpan dana haji

dengan menempatkan uang rupiah dari masyarakat ke deposito dalam bentuk US Dollar. Deposito US Dollar inilah yang akan ditukarkan ke dalam bentuk Saudi Arabia Riyal (SAR). Padahal, menurut Ledia, lebih efisien jika menempatkan uang rupiah masyarakat tersebut langsung ke dalam deposito SAR agar dapat melakukan pembayaran account to account.

Oleh karena itu, Ledia berharap dengan adanya BPKH ini pengelolaan dana umat dapat lebih bisa dikembangkan melalui sebuah model keleluasaan investasi yang aman dan amanah. Sehingga, memberikan manfaat besar bagi penitip dana secara khusus, dan masyarakat secara umum.

“Dengan investasi yang bisa dilakukan oleh BPKH akan ada manfaat yang

diterima setiap jamaah yang sudah menyetor dana, yang akan dimasukkan dalam rekening virtual yang mereka miliki. Harapannya setelah menitip dana, katakanlah 10, 15 atau bahkan 20 tahun, mereka berangkat haji tanpa membayar lagi bahkan bisa mendapat bagi hasil,” jelas Ledia

Tak hanya itu, pengelolaan yang profesional, aman dan amanah dari BPKH juga akan memastikan agar dana haji dipakai sesuai peruntukan.

“Kita sama berharap tak ada lagi dana dipakai untuk kegiatan-kegiatan

terkait operasional kementerian agama atau kegiatan yang sudah dianggarkan oleh APBN. Juga terpakainya uang jamaah yang belum berangkat tanpa mereka sendiri mengizinkan dan mendapatkan manfaatnya,” jelas Ledia.

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/148435621/tugas-dan-fungsi-dpr/

Apindo Jabar Tidak Boleh Kalah Dalam Persaingan Global

Apindo Jabar Tidak Boleh Kalah Dalam Persaingan Global

Apindo Jabar Tidak Boleh Kalah Dalam Persaingan Global
Apindo Jabar Tidak Boleh Kalah Dalam Persaingan Global

BANDUNG- Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Barat, Dedy Widjaya mengatakan, Jawa Barat akan menjadi magnet perkembangan industri dan perkembangan ekonomi Indonesia. Karena Jawa Barat merupakan provinsi yang memiliki jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, yaitu hampir mencapai 47 juta jiwa.

“Pembangunan Kereta Api Cepat Bandung-Jakarta selesai, Bandung-Jakarta dapat ditempuh dengan waktu 30 menit. Artinya Metropolitan DKI Jakarta dengan Metropolitan Bandung Raya itu sudah semakin dekat. Artinya, urbanisasi akan semakin deras ke Jabar. Mungkin lima tahun lagi penduduk Jawa Barar bisa tembus 60 juta jiwa,” kata Dedy dalam sambutan pertamanya sebagai Ketua DPP Apindo Periode 2015-2020 di Hotel Grand Royal Panghegar, Kota Bandung dalam Acara Pengukuhan DPP Apindi Jawa Barat dan Dialog Ekonomi, Selasa (2/2) sore.

Menurut Dedy, dengan adanya Kereta Api Cepat Bandung-Jakarta, orang-

orang Bandung Raya harus siap-siap. Karena kemungkinan besar property akan naik dahsyat dan kemungkinan besar akan ada perusahaan-perusahaan asing yang kantor pusatnya pindah ke Bandung.

“Kita tidak tahu, apa nanti Walini akan jadi Ibukota Provinsi Jawa Barat, atau Walini akan jadi Ibukota Negara Indonesia. Kita tidak tahu, tapi kita harus siap-siap bahwa pusat perkembangan ekonomi ada di kita,” katanya.

Selain sebabai provinsi dengan  jumlah penduduk terbesar di Indonesia,

jelas Dedy, Jawa Barat juga terbanyak industri manufacturingnya, yaitu 60 persen industri manufaktur Indonesia, ada di Jawa Barat. Demikian juga tenaga kerja atau karyawannya, terbanyak di Indonesia ada di Jawa Barat.

Terkait dengan hal tersebut, menurut Dedy, Apindo memiliki peranan penting bermitra dengan pemerintah, dengan serikat pekerja, serikat buruh dan semua komponen yang menunjang untuk perkembangan ekonomi dan industri di Jawa Barat. Mau tidak mau Jawa Barat harus ambil peran penting dalam percaturan ekonomi atau usaha, baik skala local. nasional maupun global.

“Sekarang MEA sudah berlaku, mau tidak mau kita harus mengikuti

persaingan yang begitu ketat. Dalam persaingan global ini, kita tidak boleh kalah. Kalau kalah berarti pintu kita didobrak, akan dibanjiri barang-barang impor. Oleh karena itu, mari kita sama-sama untuk menjaga negeri kita ini jangan sampai diserbu barang-barang dari Negara lain,” katanya.

 

Baca Juga :

Azizah: Batik Bukan Hanya Sekedar Kain Bermotif

Azizah: Batik Bukan Hanya Sekedar Kain Bermotif

Azizah Batik Bukan Hanya Sekedar Kain Bermotif
Azizah Batik Bukan Hanya Sekedar Kain Bermotif

BANDUNG–Batik bukan hanya selembar kain bermotif, tetapi hasil dari proses membatik. Hal itu diungkapkan pelestari Batik Indonesia, Azizah Talia Dewi, dalam sebuah diskusi tentang eksistensi batik, di Bandung Kamis (4/2).

Azizah menolak kalau kain bermotif batik hasil print disebut batik.

Menurutnya itu adalah kain bermotif batik, bukan batik.

“Batik itu adalah kata yang mewakili proses membantik secara konvensional, kalau kain batik hasil dari produksi cepat dengan print mesin, Saya tidak sepakat itu disebut batik, tetapi cukup disebut kain bermotif batik saja” katanya.

Azizah yang memiliki rumah batik di Jl. Batik Kumeli Bandung berharap,

tradisi membatik bisa dilestarikan, terutama di Jawa Barat.

“Saya bermimpi Jawa Barat membangun sebuah Kampung Batik, di mana di tempat itu nantinya bisa dipertunjukan seluk beluk tentang batik mulai dari proses awal hingga jadi, dan juga bisa dipertunjukan bagaimana sejarah batik di daerah dan Indonesia” harapnya.

Azizah tidak keberatan dengan batik instan seperti print mesin, tatapi batik

tradisional jangan sampai hilang dan dilupakan orang. (Pun)

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/148435535/sejarah-kerajaan-kutai/

PT DI Siap Produksi 125 Fuselage Pesanan Perancis

PT DI Siap Produksi 125 Fuselage Pesanan Perancis

PT DI Siap Produksi 125 Fuselage Pesanan Perancis
PT DI Siap Produksi 125 Fuselage Pesanan Perancis

BANDUNG – PT Dirgantara Indonesia (DI) siap memproduksi komponen helikopter pesanan Perancis.

Dalam waktu dekat PT DI siap ekspor badan (fuselage) Helikopter

H22/H22M, yang sebelumnya adalah EC-225/EC-725, sebagai generasi
terkini NAS-332 Super Puma.

“Ini adalah ekspor assembling fuselage kelima. Upper dan Lower Fuselage-nya sudah terintegrasi,” ujar Yulianto Soekarno, Manager Program MKII Airbus Helicopter PT DI, Sabtu.

Diungkapkan, secara total, hingga 2025, pihaknya berkewajiban mengirim

125 fuselage. Sejak 2008, ujarnya, Eurocopter, yang saat bernama Airbus Helicopter, menaruh kepercayaan kepada PT DI sebagai mitra pengembangan produksi upper, lower fuselage, dan tailboom.

Yulianto mengemukakan, berdasarkan rencana, sejauh ini, pihaknya melakukan penyerahan sebanyak 45 unit tailbooms (ekor),10 unit
upperfuselage, dan 4 unit fuselages (badan).

“Selama 6 pekan, kami sanggup mengerjakan pemesanan fuselage yang

terintegrasi. Karenanya, dalam kurun waktu sekitar 45 hari atau 1,5 bulan, kami mengirim 1 fuselage terintegrasi ke Prancis. Tidak hanya perakitan, kami pun memproduksinya mulai raw material hingga produk jadi,” tutupnya.

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/148435535/sejarah-kerajaan-kutai/

Bjb Siap Tampung Dana Tax Amnesty

Bjb Siap Tampung Dana Tax Amnesty

Bjb Siap Tampung Dana Tax Amnesty
Bjb Siap Tampung Dana Tax Amnesty

BANDUNG-Melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pemerintah menunjuk

sekitar 19 lembaga perbankan sebagai bank persepsi, yaitu yang menampung dana repatriasi. Di antara lembaga-lembaga perbankan itu, satu di antaranya adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jabar-Banten Tbk atau bank bjb.

“Bank persepsi menampung dana hasil repatriasi maupun tebusan para

wajib pajak yang ikut tax amnesty. Untuk itu, kami bersiap menyambut aliran dana hasil repatriasi tersebut,” tandas Vice President Corporate Secretary Division Head bank bjb, Hakim Puteratama, Kamis (21/7).

Lembaga perbankan BUMD Jabar-Banten itu menjadi satu-satunya perbankan daerah yang menjadi bank persepsi. Itu karena, sesuai dengan regulasi, hanya perbankan yang minimal masuk Buku III yang dapat berperan sebagai bank persepsi.

Namun, ujar Hakim, sejauh ini, pihaknya belum mengetahui nilai dana

repatriasi yang dikelola perbankan yang berkantor pusat di Jalan Naripan itu. Dia berpendapat, salah satu instrumen yang paling cocok dan memungkinkan adalah deposito.

“Pastinya, kami mendukung apa yang menjadi program pemerintah, termasuk sebagai bank persepsi,” pungkasnya. Jo

 

Baca Juga :

Waspada Penipuan Mengatasnamakan PLN

Waspada Penipuan Mengatasnamakan PLN

Waspada Penipuan Mengatasnamakan PLN
Waspada Penipuan Mengatasnamakan PLN

BANDUNG-Masa-masa menjelang dan pasca Idul Fitri serta tahun ajaran baru adalah momen yang rawan terjadi tindak kejahatan. Salah satu modus yang sering digunakan oleh para penjahat adalah mengatasnamakan PLN.

Beberapa modus operandi para penjahat tersebut antara lain menawarkan jasa layanan pasang baru, tambah daya, dan penggantian kWh meter. Ada pula yang berpura-pura menagih rekening listrik yang tertunggak atau memeriksa instalasi listrik di rumah pelanggan. Biasanya petugas gadungan ini akan meminta pembayaran tunai saat itu juga.

Ada juga yang menawarkan box kWh meter, kartu gantung meter, alat penghemat listrik, dan lain-lain disertai paksaan atau bahkan ancaman. Tak jarang pula mereka menggasak barang-barang seperti HP, laptop, dompet, saat pelanggan lengah.

Menurut PLT Deputi Manajer Komunikasi PLN Distribusi Jawa Barat,

Suargina, bisnis PLN hanyalah menjual tenaga listrik. PLN tidak pernah menjual kWh meter atau box kWh meter atau alat penghemat listrik atau barang lainnya kepada pelanggan/masyarakat. Setiap petugas resmi PLN yang mengunjungi rumah pelanggan selalu dilengkapi dengan kartu
pegawai/pengenal resmi dan surat tugas.

“Khusus untuk kegiatan penertiban pemakaian tenaga listrik (P2TL), pemeriksaan dilakukan oleh petugas resmi PLN dan selalu diminta untuk disaksikan pelanggan. Hasil pemeriksaannya pun dituangkan dalam Berita Acara yang ditandatangani petugas dan pelanggan,” katanya.

Selain itu setiap transaksi dengan PLN seperti pembayaran pasang baru

, tambah daya, pembayaran tagihan listrik, pembelian token, maupun geser tiang, hanya bisa dilakukan di bank atau payment point online bank, sehingga langsung masuk ke akun bank PLN. Tanda bukti pembayaran yang diterima pelanggan adalah struk resmi dari bank atau tempat pembayaran online bank, bukan kuitansi yang dijual bebas di pasaran. Biayanya pun resmi sesuai tarif tenaga listrik yang berlaku.

“PLN tidak memperkenankan pembayaran apapun di rumah pelanggan. Hal

ini untuk menghindarkan pelanggan dari tindak penipuan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. PLN melarang petugasnya untuk menerima apalagi meminta uang dari pelanggan. Petugas PLN juga tidak boleh menerima tip/pemberian dari pelanggan. Jika melihat, mengetahui, atau
mengalami tindak penipuan berkedok PLN, pelanggan dapat menghubungi Call Center PLN di nomor 022-123 atau langsung melapor ke pihak yang berwajib”, jelas Suargina. jo

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/147702851/pengembangan-ide-kreatif-dan-inovatif/

Jurnalisme Data, Genre Baru dalam Dunia Pemberitaan

Jurnalisme Data, Genre Baru dalam Dunia Pemberitaan

Jurnalisme Data, Genre Baru dalam Dunia Pemberitaan
Jurnalisme Data, Genre Baru dalam Dunia Pemberitaan

BANDUNG–Trainer dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Hasudungan

Sirait menjelaskan bahwa genre baru yang dikenal dengan Jurnalisme Data kini sedang tren dilakukan media massa terutama di luar negeri seperti Eropa dan Amerika. Menurut Hasudungan, jurnalisme data adalah sekumpulan data tentang apapun yang bisa melahirkan berita yang komprehensif. Hal ini disampaikan dalam Workshop Media Jawa Barat di Bandung, Senin (25/7).

“Yang dimaksud dengan jurnalisme data bukan berita yang penuh data, tetapi sebuah berita yang menggelinding berdasarkan temuan data awal. Salah satu jurnalisme data adalah kasus Panama Papers,” terang Hasudungan.

Hasudungan mengakui memang jurnalisme data ini tidak terlalu baru.

Upaya reporter atau jurnalis menggunakan data awal sebagai bahan dari sebuah berita sudah dilakukan sejak lama, tetapi istilah jurnalisme data baru tren pada saat ini.

“Bukan barang baru amat memang, tetapi istilah atau sebutan jurnalisme data baru-baru ini saja dibuat,” katanya.

Hasudungan Sirait dalam keterangannya mengharapkan para wartawan

mampu menggunakan data sebagai fakta awal untuk membuat berita, bukan hanya sekadar berita yang ada datanya. (Pun)

 

 

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/147702863/manfaat-gotong-royong/

Strategi Pengembangan Pendidikan Karakter

Strategi Pengembangan Pendidikan Karakter

Strategi pengembangan pendidikan cii-ciri – Sobat matra pendidikan tidak akan heran ulang terkecuali di sarana cetak, elektronik dan jaringan, banyak orang mengkaji berkenaan topik ini. Pendidikan karakter. Ya, pada umumnya orang sepakat bahwa pengembangan pendidikan cii-ciri di mulai di lingkungan keluarga.

Alasannya memadai logis, anak jadi dibesarkan di lingkungan keluarga bersama orangtua, saudara dan bagian keluarga lainnya. Setelah di lingkungan keluarga, anak jadi bersosialisasi memasuki lingkungan lain.

Lingkungan lain maksudnya adalah lingkungan sekolah dan masyarakat. Dua lingkungan ini tak kalah besar pengaruhnya pada pengembangan cii-ciri seorang anak.

Keluhan melorotnya moral anak bangsa akhir-akhir ini merupakan jawaban akan sukses tidaknya pengembangan pendidikan cii-ciri di lingkungan tempat tinggal tangga, pendidikan dan lingkungan masyarakat.

Kenakalan remaja dan orangtua serta masalah korupsi yang tambah meruyak akhir-akhir ini adalah bukti nyata dari kegagalan pengembangan pendidikan karakter.

Bolos belajar, ini cii-ciri tidak baik. Bisa merugikan diri sendiri. Hal ini telah diketahui sendiri oleh siswa. Begitu pula perkelahian dan tawuran, juga tidak baik serta merugikan diri sendiri. Orangtua kerap berprilaku aneh, padahal ia tahu itu tidak bagus dipandang oleh anak-anaknya.

Korupsi itu haram hukumnya, korupsi itu menyebabkan kerusakan sendi-sendi ekonomi bangsa. Pelakunya tentu tahu akan perihal itu semasa masih di dalam bimbingan orangtua, semasa sekolah dan sampai ia jadi pejabat. Prilaku-prilaku ini tahu bukanlah cii-ciri yang baik. Tapi mengapa dikerjakan juga secara tahu atau tidak?

Pengembangan cii-ciri anak
Pengembangan cii-ciri anak sejak dini tidak mampu ditawar-tawar lagi. Hal ini telah perlu di mulai dari lingkungan keluarga. Di lingkungan keluarga, strateginya tidak mempan ulang melalui doktrin-doktrin dan falsafah-falsafah semata. Contoh dan suri tauladan dari ke-2 orangtua tua dinilai lebih mumpuni.

Begitu pula di lingkungan sekolah, pendidikan cii-ciri diintegrasikan ke di dalam muatan kurikulum di dalam bentuk pengajaran, juga tidak akan efektif dan efisien. Justru langkah yang perlu dikembangkan adalah implementasi materi pelajaran bersama nilai-nilai cii-ciri di dalam bentuk kebiasaan dan kebiasaan baik di sekolah.

Hal tak kalah perlu adalah kepedulian lingkungan masyarakat sekitar anak berada. Sebagai masyarakat di sekitar anak berkewajiban memberi tambahan umpama dan teladan, memberi tambahan nasehat dan teguran pada anak yang tunjukkan prilaku menyimpang.

Masyarakat perlu tahu juga terkecuali anak umur sekolah hari ini adalah pemimpin untuk masa sekian belas atau puluh th. yang akan datang. Jika masyarakat di sekitar anak melewatkan prilaku menyimpang, niscaya pada masa mendatang akan lebih kronis dari hari ini.

Jadi, semuanya ulang pada kami hari ini sebagai orangtua, guru, tokoh masyarakat dan pemimpin. Quo vadis anak bangsa hari ini?

Sumber : https://www.lele.co.id/panduan-lengkap-7-cara-menanam-hidroponik-sederhana-di-pekarangan/

5 Ciri Sekolah Sebagai Tempat Menyenangkan Bagi Siswa

5 Ciri Sekolah Sebagai Tempat Menyenangkan Bagi Siswa

5 Ciri sekolah Sebagai tempat menyenangkan bagi siswa – Prasyarat utama agar siswa bisa belajar bersama dengan baik dan menggapai prestasi. Siswa perlu menjadikan sekolah sebagai tempat menyenangkan. Jika prasyarat ini tidak dipenuhi, baik sistem belajar maupun hasil belajar, rasanya sulit dicapai secara optimal.

Hal ini tentunya memadai beralasan. Bagaimana mungkin seorang siswa menggapai semua itu. Sementara mereka tidak betah berada di area kelas atau di lingkungan sekolah. Tidak menjadikan sekolah sebagai tempat belajar yang menyenangkan.

Sekolah sebagai tempat menyenangkan bagi siswa bakal tercermin berasal dari bermacam indikator. Antara lain: sistem pembelajaran, keadaan lingkungan fisik dan sosial, ketetapan sekolah dan kesibukan ekstrakurikuler. Mari kami lanjutkan membahasnya satu per satu.

1.Pembelajaran menyenangkan
Proses pembelajaran di area kelas (intrakurikuler) maupun di luar ruangan kelas (ekstrakurikuler) menyenangkan siswa. Mereka betah berada di area kelas untuk ikuti pelajaran.

Guru profesional dan fasilitas belajar memadai, jadi unsur mutlak didalam menciptakan keadaan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa.

2.Lingkungan fisik sekolah nyaman
Lingkungan fisik sekolah yang bersih, tertib rapi dan hijau bakal mengakibatkan siswa terasa betah berada di sekolah. Ruang kelas belajar terasa nyaman. Taman kelas dan taman lingkungan sekolah yang hijau bakal mengakibatkan pikiran warga sekolah jadi sejuk.

3.Lingkungan sosial kondusif
Lingkungan pergaulan sosial antar sesama warga sekolah ikut menentukan sekolah sebagai tempat yang menyenangkan. Di sekolah terpelihara interaksi komunikasi sosial selaras pada guru dan kepala sekolah, guru bersama dengan siswa dan antar sesama siswa. Mereka bakal merindukan untuk selalu berada di lingkungan sekolah saban hari.

4.Disiplin sekolah
Di sekolah terdapat seperangkat ketetapan dan tata tertib siswa, guru dan personil lainnya. Aturan dan tata tertib berikut disertai bersama dengan perangkat sanksi dan hukuman.

Pelanggaran dan penyimpangan terhadap ketetapan dan tata tertib di sekolah bakal mendapat sanksi dan hukuman agar tercipta keadaan kesadaran mematuhi segala ketetapan dan tata tertib sekolah.

5.Kegiatan ekstrakurikuler
Kegiatan ekstrakurikuler sering kadang jadi merk sebuah sekolah. Sebuah sekolah jadi tenar justru karena kesibukan ekstrakurikulernya. Terutama sekolah yang membawa banyak siswa berbakat dan manajemen handal.

Manajemen sekolah bakal mengakomodir segala potensi minat dan bakat siswa bersama dengan mengadakan program kesibukan ekstrakurikuler yang bermacam ragam.

Sumber : https://www.ruangguru.co.id/download-contoh-surat-penawaran-harga-yang-benar/

Kurikulum Itu Ibarat Sebuah Kendaraan

Kurikulum Itu Ibarat Sebuah Kendaraan

Kurikulum itu ibarat sebuah kendaraan – Strategi pendidikan yang dikembangkan di Indonesia bertujuan untuk menaikkan kualitas pendidikan. Hal ini melibatkan beragam komponen berasal dari tingkat pusat hingga ke tingkat sekolah. Masing-masing komponen kudu bekerja serupa secara sinergis untuk raih obyek dimaksud.

Strategi pelaksanaan pendidikan di sekolah melibatkan 3 variabel utama yaitu: kurikulum, guru dan pembelajaran. Akan namun kedudukan guru jadi variabel sentral berasal dari variabel lainnya. Guru dapat mentransformasikan nilai-nilai yang tersedia pada kurikulum kepada siswa melalui pembelajaran.

Kurikulum itu ibarat sebuah kendaraan, guru adalah sopir berasal dari kendaran tersebut. Pembelajaran ibarat jalur yang dapat ditempuh. Sopir membawa obyek hendak dicapai. Oleh gara-gara itu seorang supir kudu menguasai kondisi kendaraannya dengan baik.

Mengetahui penumpangnya tiap-tiap yang tersedia di atas kendaraannya. Yang lebih mutlak adalah mengetahui identik jalur yang dapat ditempuh sehingga tercapai obyek dengan efisien dan efisien.

Kurikulum itu sebenarnya semata-mata seperangkat benda mati. Program studi bagi siswa yang disusun secara sistematis untuk raih obyek pendidikan. Itu sebabnya dikatakan bahwa kurikulum sebagai jembatan kualitas pendidikan.

Namun buku kurikulum bersifat benda mati berikut membawa potensi luar biasa untuk mampu digerakkan. Dapat membuat perubahan teristimewa dan ilmu siswa.

Guru itu ibarat sopir kendaraan. Guru kudu menguasai kurikulum dengan baik, menterjemahkan nilai-nilai yang tersedia di dalam kurikulum serta mentransformasikannya kepada siswa melalui pembelajaran.

Melalui kepiawaian guru mengelola kurikulum diinginkan mampu memberi efek besar pada siswa melalui pembelajaran yang dilaksanakannya.

Guru sebagai pelaksana kurikulum di lapangan kudu mampu membaca, mengetahui dan menterjemahkan isikan kurikulum dengan baik ke dalam sebuah pembelajaran. Kemampuan guru mendisain kurikulum pembelajaran berdampak luar biasa pada obyek yang hendak dicapai yakni membuat perubahan sikap dan tingkah laku siswa, intelektual dan keterampilan siswa.

Pembelajaran itu ibarat lintasan jalur raya yang kudu dilalui. Jika kurikulum telah disusun dengan bagus dan rapi, guru telah siap mengoperasikannya, maka guru kudu mempraktikkannya melalui sistem studi dan mengajar.

Kemampuan guru mendisain kurikulum benar-benar pilih ketercapaian obyek pembelajaran. Tidak dapat bermakna kurikulum dan keberadaan seorang guru tanpa melalui sistem pembelajaran.

Itulah pembahasan mengenai contoh sebuah kurikulum pendidikan dalam pembelajaran yang berlangsung di area kelas.

Baca Juga :