PASTIKAN KONDUSIFITAS PILEG PILPRES

PASTIKAN KONDUSIFITAS PILEG PILPRES

 

PASTIKAN KONDUSIFITAS PILEG PILPRES

MALANG

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Ir. Didik Budi Muljono M.T. menerima kunjungan kerja Anggota DPR RI Komisi II di Peringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang, Selasa (26/3) pagi.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi II Anggota DPR RI, Zainudin Amali, S.E, M.Si didampingi Ditjen Kependudukan Catatan Sipil Kemendagri, Prof. Dr. Zudan Arif Fakhrulloh, SH, M. H.

Diawal sambutannya, Didik menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh Anggota Komisi II DPR RI yang diharapkan dapat memantapkan kesiapan penyelenggaraan Pileg dan Pilpres 2019, sehingga pesta demokrasi nantinya dapat berjalan dengan sukses, lancar, aman dan hasilnya benar-benar merupakan representasi suara rakyat.

Ia katakan bahwa persiapan Pemerintah Kabupaten Malang melalui KPU sebagai penyelenggara dan Bawaslu sebagai lembaga pengawasan telah dilakukan secara maksimal dengan melibatkan seluruh stakeholder.

Dengan berkoordinasi antara KPU

Bawaslu, Pemda, Polri, TNI maupun pihak terkait lainnya dari jauh-jauh hari dan secara berkelanjutan. Untuk persiapan penyelenggaraan hingga ke TPS-TPS yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Malang, insyaAllah dipersiapkan sesuai dengan jadwal. Terkait DPT, telah diverifikasi sebanyak 1.992.052 orang yang akan melaksanakan pemunggutan suara di 8.049 TPS, sedangkan untuk keamanan, TNI-Polri bersama Pemda terus berkoordinasi, dan turun langsung di lapangan untuk mengantisipasi berbagai potensi terjadinya konflik saat pelaksanaan Pileg dan Pilpres,” ujar Didik.

Harapannya, dengan kehadiran Komisi II DPR RI untuk meninjau secara langsung persiapan dan kesiapan di Provinsi Jawa Timur khususnya di Kabupaten Malang ini dapat memberikan nilai tambah, masukan, dan koreksi demi semakin baiknya penyelenggaraan Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden/Wakil Presiden tahun 2019.

Sementara itu

Zainudin menjelaskan bahwa kunjungannya ke Kabupaten Malang dalam rangka mengecek kesiapan dari penyelenggara maupun pemerintah daerahnya sendiri tentang pelaksanaan pemilu yang akan digelar tanggal 17 April mendatang.

“Kami memilih untuk mendatangi Kabupaten Malang ini dikarenakan disini mempunyai jumlah pemilih yang besar, setelah Kabupaten Bogor dan Kota Surabaya. Ini merupakan bentuk perhatian khusus kami, karena informasi dari pihak penyelenggara (KPU maupun Bawaslu) sudah dalam posisi yang siap,” ungkapnya.

Dari segi logistik

Zainudin menilai Kabupaten Malang tidak mengalami kendala karena semua sudah terdistribusi, jika memang ada yang rusak/cacat segera diganti karena waktu juga masih memungkinkan untuk itu. “Terkait pindah pilih kemungkinan besok akan segera diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi, yang jelas kita berharap khususnya untuk DPR RI dan Pilpres sudah pasti tetapi yang nasional saya kira harus diberi kesempatan untuk memilih. Kalau melihat data rekaman DPT di Indonesia yang sudah mencapai 98% itu patut diapresiasi, karena yang 2% nya juga tidak bisa menyalahkan Dukcapil karena itu dari masyarakatnya sendiri yang enggan melakukan perekaman e-KTP artinya pemerintah sudah maksimal menyampaikan bahwa ini satu-satunya alat identitas untuk memilih, kalau mereka yang enggan ya jangan dipaksa dan jangan salahkan pemerintahnya juga,” tegas Zainudin.

Dalam kesempatan tersebut, tampak hadir Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang, Pimpinan KPU dan Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Pimpinan KPU dan Bawaslu Kabupaten Malang, Asisten Administrasi Umum Sekda, Asisten Pemerintah Kesejahteraan Rakyat Sekda, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang, serta Kepala Perangkat Daerah terkait. Sebelum berfoto bersama, Sekda dan Ketua Komisi II DPR RI saling tukar menukar cindera mata.

Artikel terkait :