5 Hal yang Dapat Membantu Dalam Memaknai Kehilangan

5 Hal yang Dapat Membantu Dalam Memaknai Kehilangan

Setiap manusia pasti pernah merasakan kehilangan. Entah kehilangan barang berharga, kesempatan, pekerjaan, atau kehilangan seseorang yang disayang, seperti pasangan, sahabat, dan keluarga. Apapun bentuk dari kehilangan tersebut tentunya membuat hati sedih bahkan menangis. Namun terus-menerus larut dalam kesedihan tidaklah baik. Roda kehidupan tetap melaju dan waktu tak bisa menunggu, sehingga kamu harus segera bangkit dari keterpurukan atas kehilangan itu untuk melanjutkan jalan hidupmu. Jika ditelaah lebih dalam, sebenarnya ada makna atau hikmah yang bisa dipetik dari kehilangan yang kamu alami. Berikut ulasannya:

1. Masa atau waktunya telah habis
Kamu harus menyadari bahwa segala sesuatu ada masanya. Sesuatu hilang dari hidupmu karena memang waktunya sudah selesai untuk bersama denganmU atau kamu miliki, dan tidak bisa diperpanjang lagi. Ibarat sebuah simcard yang memiliki masa aktif dan akan ada masanya untuk hangus.

Jadi selama sesuatu itu menjadi milikmu, kamu harus bisa menjaganya dengan baik. Tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan yang ada, serta menghargai waktu yang telah diberikan, sebelum datang penyesalan karena waktu tak bisa diputar kembali.

2. Akan digantikan dengan yang lebih baik
Kamu harus percaya bahwa rencana Tuhan adalah yang terbaik dan lebih baik daripada rencanamu. Manusia boleh berencana apapun, tetapi hasilnya tetap Tuhan yang menentukan. Terkadang apa yang kamu harapkan tidak sesuai dengan kenyataan. Hal itu manusiawi, karena memang ada porsinya masing-masing.

Tidak mungkin segala hal yang kamu inginkan bisa tercapai semuanya dengan mulus. Kamu kehilangan sesuatu, bukan tidak mungkin bahwa Tuhan sedang menyiapkan rencana indah untukmu, sehingga yang hilang darimu akan digantikan dengan sesuatu yang lebih baik menurut versi-Nya.

3. Cara mendapatkannya tidak benar
Bisa jadi kamu mendapatkan sesuatu tersebut dengan cara yang tidak benar dan Tuhan tidak menyukai caramu seperti itu. Jadi agar kamu menyadari kesalahanmu, Tuhan mengambil sesuatu itu dari hidupmu. Kamu harus bisa memahami bahwa awal yang buruk tidak akan berjalan dengan lancar dan akan berakhir buruk juga. Tuhan ingin menegurmu agar kamu tak salah arah dan kembali ke jalan yang benar untuk membawa keberkahan dalam hidupmu.

4. Hal tersebut tidak baik untuk dimiliki
Apa yang menurutmu baik belum tentu baik menurut-Nya. Begitupun sebaliknya. Apa yang menurutmu buruk, belum tentu buruk menurut-Nya. Tuhan begitu sangat menyayangimu, sehingga hal-hal yang buruk dihindarkan darimu, karena masih banyak hal-hal baik yang menunggumu. Mungkin saat ini kamu tidak menyadari itu. Tetapi suatu saat nanti, kamu akan mengerti dan memahami atas kehilangan yang menimpamu.

5. Menguji kesabaran dan keikhlasan
Kamu harus tahu bahwa kesabaran itu tidak ada batasnya. Kamu harus bisa sabar dan ikhlas atas segala hal yang terjadi dalam hidupmu, karena Tuhan sedang mengujimu untuk mengetahui seberapa sanggupkah kamu melewati ujian dari-Nya. Apakah kamu akan mengeluh atau tetap berprasangka baik atas rencana-Nya. Kamu harus percaya bahwa Tuhan tidak akan memberikan ujian di luar batas kemampuan hamba-Nya, dan Tuhan akan memberikan kekuatan atas sabar dan ikhlasmu.

Setelah kamu memahami tentang makna dari kehilangan yang kamu alami, kamu harus senantiasa bersyukur atas segala hal yang telah terjadi. Baik senang maupun sedih. Kamu tetap bisa menjalani hari-harimu dengan baik, meski rintangan dan hambatan sempat menyandungmu. Namun itu sudah tertinggal jauh di belakang.

Sekarang saatnya kamu menata masa depan yang cemerlang dengan keyakinan dari hati, bahwa kamu masih dan akan selalu baik-baik saja. Segala sesuatu yang terjadi pasti ada alasannya dan ada pelajaran yang dapat diambil untuk menjadi pribadi yang tangguh dan lebih baik lagi dalam kondisi apapun.

Baca Juga :