ARSITEKTUR PERANGKAT LUNAK

ARSITEKTUR PERANGKAT LUNAK

Table of Contents

ARSITEKTUR PERANGKAT LUNAK

ARSITEKTUR PERANGKAT LUNAK
ARSITEKTUR PERANGKAT LUNAK

Perancangan arsitektural pada suatu sistem diperlukan dalam proses perancangan, model yang digunakan dan persyaratan sistem. Sedangkan arsitektur pada sistem ATM diperlukan karakteristik sistem termasuk kajian untung dan rugi penggunaannya. Banyak model dari suatu sistem memungkinkan banyak pilihan.

2.1 Pengertian perancangan arsitektural

Sistem-sistem besar selalu diuraikan menjadi subsistem-subsistem yang memberikan set layanan yang berhubungan. Proses perancangan awal untuk menidenfikasi subsistem ini dan menetapkan kerangka kerja untuk kontrol dan komunikasinya disebut perancangan arsitektural dan ouput perancangan ini merupakan deskripsi dari arsitektur perangkat lunak.

Proses perancangan arsitektural berhubungan dengan penetapan kerangka kerja struktur dasar untuk suatu sistem. Proses ini melibatkan identifikasi komponen-komponen utama sistem dan komunikasi antar komponen-komponen tersebut. Tiga keuntungan perancangan dan dokumentasi arsitektur perangkat lunak secara eksplisit sebagai berikut :

  1. Komunikasi stakeholder

Arsitekur merupakan presentasi tingkat tinggi dari sistem yang dapat digunakan sebagai faktor perubahan oleh berbagai stakeholder.

  1. Analisis sistem

Membuat arsitektur sistem  yang eksplisit pada tahap dini pengembangan sistem mengandung arti bahwa analisis akan dilakukan. Keputusan perancangan arsitektur memiliki efek yang sangat besar mengenal apakah sistem dapat memenuhi persyaratan kritis seperti kinerja, keahandalan dan kemampuan dapat dipelihara.

  1. Pemakaian ulang berskala besar Arsitektur sistem merupakan deskripsi yang kompak dan dapat ditangani. mengenai bagaimana sistem diorginisir dan bagimana komponen-komponen saling mengoperasikan. Arsitektur dapat ditransfer melintas sistem dengan persyaratan yang sama dan dengan demikian dapat mendukung pemakaian ulang perangkat lunak berskala besar. Arsitektur jalur produksi dapat saja berkembang dimana arsitektur yang sama dipakai pada serangkaian sistem yang berhubungan.

 

2.3 Model arsitektural

Output proses perancangan arsitektural adalah dokumen desain arsitektural. Dokumen ini terdiri dari sejumlah reprentasi grafis model sistem bersama dengan teks deskriptif yang berhubungan. Dokumen tersebut harus mendeskripsikan bagaimana sistem distruktur menjadi subsistem dan bagaimana setiap subsistem distruktur menjadi modul. Modul-modul grafis sistem yang berlainan menunjukkan sudut pandang arsitektur yang berlainan. Model arsitektural yang dikembangkan meliputi :

  •  Model struktural statis yang menunjukkan  subsistem-subsitem atau komponen-komponen yang akan dikembangkan sebagai unit-unit yang terpisah
  •  Model proses dinamis yang menunjukkan bagaiman sistem diorganisir menjadi prosesproses pada saat run time. Organisasi ini bias berbeda dari model statis.
  •  Model interface yang mendefinisikan layanan yang disediakan oleh setiap subsistem melalui interface umum mereka.
  •  Model hubungan yang menunjukkan hubungan seperti aliran data diantara subsistem-subsitem.

Baca Juga :