Bosan di rumah terus? Coba jalan-jalan pakai Google Arts & Culture

Bosan di rumah terus? Coba jalan-jalan pakai Google Arts & Culture

Bosan di rumah terus Coba jalan-jalan pakai Google Arts & Culture

Sejak wabah virus corona COVID-19 merebak di Indonesia, pemerintah menganjurkan masyarakat untuk tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

Masyarakat juga diminta bekerja dari rumah untuk sementara waktu sampai wabah ini mereda. Sejak imbauan tersebut diberlakukan, banyak orang mulai mencari alternatif kegiatan yang membuat berdiam di rumah tidak lagi membosankan.

Baca juga: COVID-19, DKI tutup tempat wisata-hiburan milik DKI dua

pekan

Baca juga: Ini daftar tempat wisata-hiburan DKI yang ditutup karena COVID-19

Akhir pekan, jika biasanya diisi dengan berkumpul di luar rumah, manfaatkan ponsel untuk mencari kegiatan hiburan, salah satunya berwisata tanpa harus keluar rumah lewat aplikasi Google Arts & Culture.

Aplikasi ini mengizinkan penggunanya berwisata secara virtual ke berbagai lokasi tersohor di dunia, termasuk diantaranya Taj Mahal di India dan Patung Liberty di Amerika Serikat.

Pilih salah satu tempat wisata yang diinginkan, misalnya Patung Liberty

dan eksplorasi lokasi tersebut seolah sedang betulan berada di sana. Cara “berjalan-jalan” lewat Google Arts & Culture mirip ketika menggunakan Street View di aplikasi Google Maps, ikuti tanda panah dan ketuk layar satu kali untuk berjalan maju, mundur, atau ke kanan dan kiri.

Baca juga: Tips isolasi mandiri COVID-19 di rumah

Baca juga: Tips bersihkan ponsel dari kuman dan virus

Selain tempat wisata, pengguna juga bisa berkunjung ke museum-museum terkenal dunia lewat menu “Collections”. Pilih salah satu tempat yang dikunjungi, misalnya Museum Van Gogh di Amsterdam, Belanda, untuk melihat koleksi dari sang maestro.

Museum Van Gogh di Google Arts & Culture menyediakan dua pameran

online, salah satunya tentang buku-buku kesukaan Van Gogh, dilengkapi dengan lukisan-lukisannya yang berkaitan dengan hobinya itu, seperti lukisan berjudul “Piles of French Novel” dari tahun 1887.

 

sumber :

https://voi.co.id/seva-mobil-bekas/