Cara Memilih Mainan untuk Balita

Cara Memilih Mainan guna Balita

Berdasarkan keterangan dari Profesor Jeffrey Goldstein, seorang psikolog anak di University of Utrecht dan editor dari Toys and Communication (2017), bermain menolong anak guna mengembangkan kesadaran spasial, keterampilan fisik, pengembangan bahasa, komunikasi, dan kemampuan sosial. Dengan kata lain, mainan lebih dari sekadar kesenangan untuk anak, tetapi tersebut juga memberi mereka peluang untuk belajar tidak sedikit hal. Nah, andai Anda berkeinginan membeli mainan guna balita di rumah, berikut ialah beberapa urusan yang usahakan dipertimbangkan.

Pilih mainan yang dapat digunakan dalam tidak sedikit cara

Balita suka melakukan pekerjaan seperti membongkar, membulatkan kembali, memasukkan, menambahkan, dan membina sesuatu. Oleh sebab itu, saat melakukan pembelian mainan guna balita, usahakan pilih yang menawarkan tidak sedikit opsi dalam menggunakannya.

Seperti misalnya, Anda dapat membelikan si kecil balok susun yang bisa diutak-atik menjadi pelbagai bentuk. Mainan semacam ini tentunya bisa memicu khayalan anak, serta membantunya guna mengembangkan kemampuan memecahkan masalah dan beranggapan logis. Di samping balok susun, jenis permainan laksana pasir kinetik pun dapat menolong si kecil guna mengembangkan kreativitasnya.

Mainan yang dapat “tumbuh” bareng si kecil

Sebagai orang tua, Anda pasti pernah merasakan kejadian ketika anak melulu mau memainkan mainannya sekitar satu atau dua hari saja. Kemudian, dia bahkan tidak pernah lagi menyentuhnya. Bagi menghindari empiris tersebut, carilah mainan yang dapat menyenangkan anak di sekian banyak tahap perkembangannya. Misalnya, Anda dapat memberikan si kecil mainan fauna plastik yang bisa dimainkannya hingga agak besar. Di samping itu, mainan laksana boneka binatang, lokasi tinggal boneka, kereta api, dan truk juga dapat dimainkan anak hingga usianya lebih besar. Dengan demikian, orang tua juga tidak bakal merasa rugi ketika membelikan mainan guna balita di rumah.

Memilih mainan yang menciptakan anak bereksplorasi

Bermain bakal memberi si kecil peluang untuk melatih kemampuan yang baru. Bagi itu, pilihlah mainan yang dapat menciptakan si kecil bereksplorasi dan membina keterampilan beranggapan logis. Mainan semacam tersebut tentunya dapat membantu mereka guna menjadi problem solver yang baik.

Jenis mainan tersebut juga akan menolong anak kita dalam mengembangkan kemampuan hubungan spasial (memahami bagaimana segala sesuatunya bisa hidup berdampingan), koordinasi tangan-mata, dan kemampuan motorik halus (menggunakan otot-otot kecil di lokasi tangan dan jari). Contoh mainan guna balita yang merealisasikan konsep ini ialah puzzle, balok susun, clay, dan play-dough.

Cari mainan yang dapat merangsang imajinasinya

Pada tahap pertumbuhan ini, si kecil bakal memiliki khayalan yang spektakuler tentang lingkungannya. Dia bakal suka memainkan peran guna karakter favoritnya, atau membangun cerita imajinasinya sendiri. Karena itu, usahakan beri dia sesuatu yang bisa mengembangkan imajinasinya, laksana kostum karakter kesukaannya, action figures, replika perangkat kedokteran atau dapur.

Jika anak suka bermain peran atau membangun kisah sendiri, tersebut dapat merangsang kemampuan berbahasanya, mengembangkan kemampuan dalam memecahkan masalah, serta keterampilan untuk mengurutkan peristiwa dalam urutan logis.

Mainan yang buat anak tetap aktif

Balita menyenangi segala jenis kegiatan jasmani karena dia merasa lebih percaya diri dengan tubuhnya. Oleh sebab itu, tugas orang tua ialah menjadi pemirsa yang tidak jarang kali memberi apresiasi terhadap segala pencapaian baru yang dilaksanakan si kecil.

Untuk itu, carilah mainan yang dapat menolong anak melatih kemampuan fisiknya ketika ini, dan yang bisa mendorong dia guna mengembangkan kemampuan barunya. Sebagai contoh, Anda dapat membelikannya skuter roda tiga, bola dalam sekian banyak ukuran dan bentuk, ring basket kecil, atau jenis mainan yang bisa ditarik dengan tali.

Demikian sejumlah hal yang usahakan kita pertimbangkan saat melakukan pembelian mainan guna balita di rumah. Karena masing-masing jenis mainan mempunyai porsi usia dan faedah yang berbeda, maka tidak boleh asal pilih, ya.

Sumber : http://www.cookinggamesclub.com/partner/www.pelajaran.co.id