KEBUDAYAAN SEBAGAI ALAT PEMERSATU BANGSA

KEBUDAYAAN SEBAGAI ALAT PEMERSATU BANGSA

KEBUDAYAAN SEBAGAI ALAT PEMERSATU BANGSA
KEBUDAYAAN SEBAGAI ALAT PEMERSATU BANGSA

Kebudayaan adalah alat pengenal / identitas suatu bangsa yang tidak dimiliki oleh negara lain. Di Indonesia sendiri, kebudayaannya sangat banyak dan beragam, muali dari tarian, musik, bahasa, dan lain sebagainya. Hal itu dikarenakan begitu banyaknya suku bangsa dan tersebar di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Indonesia tidak lepas dari budayanya. Indonesia termasuk negara dengan kebudayaan terbanyak. Meski begitu, sangat disayangkan bahwa belum banyak dari kita yang peduli dengan kebudayaan sendiri. Pengaruh kebudayaan barat masih sangat mendominasi. Berbagai kebudayaan barat dapat kita nikmati dengan mudah, sebaliknya kebudayaan Indonesia sendiri sangat sulit untuk kita nikmati. Hal itu dikarenakan kurangnya media untuk mempublikasikan budaya kita. Contoh yang paling sederhana adalah media televisi. Dari banyaknya siaran yang ada, bandingkan berapa kali televisi menayangkan tayangan mengenai kebudayaan Indonesia dengan kebudayaan barat.

Berikut adalah pengertian dari kebudayaan nasional:
Kebudayaan nasional adalah kebudayaan yang diakui sebagai identitas nasional. Definisi kebudayaan nasional menurut TAP MPR No.II tahun 1998, yakni:
“ Kebudayaan nasional yang berlandaskan Pancasila adalah perwujudan cipta, karya dan karsa bangsa Indonesia dan merupakan keseluruhan daya upaya manusia Indonesia untuk mengembangkan harkat dan martabat sebagai bangsa, serta diarahkan untuk memberikan wawasan dan makna pada pembangunan nasional dalam segenap bidang kehidupan bangsa. Dengan demikian Pembangunan Nasional merupakan pembangunan yang berbudaya.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Wujud, Arti dan Puncak-Puncak Kebudayaan Lama dan Asli bai Masyarakat Pendukukungnya, Semarang: P&K, 199 ”
kebudayaan nasional dalam pandangan Ki Hajar Dewantara adalah “puncak-puncak dari kebudayaan daerah”. Kutipan pernyataan ini merujuk pada paham kesatuan makin dimantapkan, sehingga ketunggalikaan makin lebih dirasakan daripada kebhinekaan. Wujudnya berupa negara kesatuan, ekonomi nasional, hukum nasional, serta bahasa nasional. Definisi yang diberikan oleh Koentjaraningrat dapat dilihat dari peryataannya: “yang khas dan bermutu dari suku bangsa mana pun asalnya, asal bisa mengidentifikasikan diri dan menimbulkan rasa bangga, itulah kebudayaan nasional”. Pernyataan ini merujuk pada puncak-puncak kebudayaan daerah dan kebudayaan suku bangsa yang bisa menimbulkan rasa bangga bagi orang Indonesia jika ditampilkan untuk mewakili identitas bersama.Nunus Supriadi, “Kebudayaan Daerah dan Kebudayaan Nasional”
Pernyataan yang tertera pada GBHN tersebut merupakan penjabaran dari UUD 1945 Pasal 32. Dewasa ini tokoh-tokoh kebudayaan Indonesia sedang mempersoalkan eksistensi kebudayaan daerah dan kebudayaan nasional terkait dihapuskannya tiga kalimat penjelasan pada pasal 32 dan munculnya ayat yang baru. Mereka mempersoalkan adanya kemungkinan perpecahan oleh kebudayaan daerah jika batasan mengenai kebudayaan nasional tidak dijelaskan secara gamblang.
Sebelum di amandemen, UUD 1945 menggunakan dua istilah untuk mengidentifikasi kebudayaan daerah dan Kebudayaan nasional. Kebudayaan bangsa, ialah kebudayaan-kebudayaan lama dan asli yang terdapat sebagi puncak-puncak di daerah-daerah di seluruh Indonesia, sedangkan kebudayaan nasional sendiri dipahami sebagai kebudayaan angsa yang sudah berada pada posisi yang memiliki makna bagi seluruh bangsa Indonesia. Dalam kebudayaan nasional terdapat unsur pemersatu dari Banga Indonesia yang sudah sadar dan menglami persebaran secara nasional. Di dalamnya terdapat unsur kebudayaan bangsa dan unsur kebudayaan asing, serta unsur kreasi baru atau hasil invensi nasional. Direktorat Sejarah dan Nilai Tradsional, Kongres Kebudayaan 1991: Kebudayaan Nasional Kini dan di Masa Depan,

Baca Juga : 

Cinta menurut agama

Cinta menurut agama

Cinta menurut agama
Cinta menurut agama

Mungkin bisa dikatakan bahwa cinta adalah hal yang sangat berarti bagi diri kita sepanjang hidup kita , kasih dimana sesuatu yang memiliki hal yang sangat berarti untuk saling mengasihi antara sesame manusia. Bila kata cinta dan kasih digabungkan menjadi satu menjadi cinta kasih ,akan menjadi kata yang sangat bermakna bagi hidup kita. Cinta sendiri sangat sakral bagi hidup kita saling mencintai , saling menyayangi dan saling pengertian , dimana semua ini berhubungan dengan perasaan yang ada dalam hati yang timbul dari ketertarikan pada suatu lawan jenis yang menjadi ingin rasa memiliki dan menjadi sepasang yang tak ingin lepas dari sesuatu tersebut.Kasih yang menjadi pelengkap dari kata cinta yang satu sama lain saling mengasihi dan menjaga hati dengan baik . tetapi cinta jangan dilaksanakan dengan NAFSU dan GENGSI . kenapa dengan NAFSU dan GENGSI karena kita memilih orang tersebut bukan karena iri yang hanya mengikuti hawa nafsu saja dan malu terhadap lingkungan sekitar. Pasti anda pernah mendengar pepatah “ kalau jodoh ga kan kemana”, nah dalam hal ini bisa dikatakan kita memilih dengan sabar jangan terburu buru ,kita telaah mana yang cocok dengan diri kita. Bila kita laksanakan dengan baik , kita akan merasa nyaman dan senang. Zaman sekarang bisa dikatakan semakin ke zaman akan semakin cepat orang merasakan cinta kasih, lalu satu lagi, pacar akan menuruti kata pacarnya dibandingkan dengan orang tuanya , nah kita harus tahu betul , apakan cinta kasih kita direstui atau tidak, karena apabila tidak maka akan menjadi hubungan tidak baik
Cinta dalam agama islam.
Simpang siur tentang cinta dalam agama islam , bisa diartikan sebenarnya tidak boleh dikarenakan belum muhrim , karena dalam agama islam belum boleh mencintai dan memiliki lawan jenis sebelum menikah , apabila sudah menikah , baru boleh mencintai dan meiliki
Sebenarnya cinta dalam agama islam adalah cinta kita terhadap sang pencipta , kita cinta terhadap semua yang telah diciptakan demi meneruskan hidup di dunia yang harus kita syukuri atas segala rahmat dan karunia yang telah diberikan kepada kita di dunia , jangan lah kau mendustai apa yang telah diberikan oleh Allah Swt , kita harus cinta melaksanakan segala apa yang telah diperintahkan dan menjauhi segala larangannnya.
RELASI antara Islam dan Kristen merupakan relasi teologis-dialektis. Keduanya sama-sama lahir dari satu rumpun agama, yakni agama monoteisme. Bahkan, sebagian sumber ajaran dan doktrinnya terdapat persamaan-persamaan yang sulit dipisahkan satu sama lain.
Namun belakangan ini, tak jarang kedua agama tersebut terkadang menyimpan rasa kecurigaan dan kebenciaan. Dalam beberapa hal, mereka tidak lagi menunjukkan keharmonisan dan kerukunan. Ketidakharmonisan itu akan lebih tampak, ketika mereka telah mengkaji teks-teks sucinya. Tentu saja, ketika mereka memahami doktrin-doktrin secara “artifisial” dengan mengesampingkan interpretatif kontekstual, sehingga mengakibatkan perbedaan yang cenderung mengundang konflik dan bencana.
Dalam sebuah penelitian yang telah dipublikasikan berjudul “Wajah Cinta Islam dan Kristen” (2004) yang ditulis Mahnaz Heydarpoor –seorang ilmuan muda Syi’ah berkebangsaan Iran- mengelaborasi bagaimana makna cinta dari dua sudut agama tersebut. Makna cinta sebenarnya yang terdapat pada agama apa pun, tak terkecuali agama Islam dan Kristen. Sisi lain yang menjadi kontribusi dari studi Mahnaz adalah menyumbangkan bentuk ‘dialog’ antar agama yang mampu memberikan jalan tengah sebagai alternatif meredam konflik yang ada selama ini. Selain itu, hasil studi yang dilakukan Mahnaz adalah upaya untuk mencari pemahaman yang benar dan terbebas dari strereotipe kuno dan modern yang lebih mengedepankan di Barat, berkat karya sarjana seperti John Esposito dan Ninian Smart.
Di kalangan teolog-teolog Kristen maupun Muslim, ada sejumlah sarjana yang percaya pada ketergantungan penuh ‘moralitas’ (etika) pada perintah dan wahyu Tuhan, sebagaimana juga ada sebagian sarjana lainnya percaya pada otonomi moralitas. Menurut kelompok pertama, “benar secara moral” berarti ‘diperintah Tuhan’, dan “salah secara moral” berarti ‘salah oleh Tuhan’.
Etika agama dapat didefinisikan sebagai sejenis etika yang memperoleh keabsahannya dari otoritas keagamaan. Karena itu, ajaran-ajaran yang diwahyukan’ dari otoritas itu memiliki peran penting dalam memutuskan apa yang “benar” dan apa yang “salah”. Ajaran-ajaran otoritas itu ditemukan dalam kitab suci agama tersebut, seperti al-Kitab untuk umat Kristen dan al-Qur’an untuk umat Islam. Sehingga Kitab suci Kristen maupun Islam, pada intinya adalah sumber moral atau etika yang utama.

Sumber : https://urbanescapesusa.com/warlords-apk/

Kegelisahan Merupakan Penyakit yang Paling Sering Terjadi di Dunia

Kegelisahan Merupakan Penyakit yang Paling Sering Terjadi di Dunia

Kegelisahan Merupakan Penyakit yang Paling SeriKegelisahan Merupakan Penyakit yang Paling Sering Terjadi di Duniang Terjadi di Dunia
Kegelisahan Merupakan Penyakit yang Paling Sering Terjadi di Dunia

Kegelisahan merupakan penyakit jiwa yang paling sering terjadi di masyarakat, bahkan jumlah orang yang rutin melakukan pemeriksaan jiwa dan saraf, serta mereka yang mengalami problem-problem psikologis—terutama kegelisahan—terus bertambah. Hal ini ditegaskan oleh penelitian-penelitian yang dilakukan di Amerika dan Inggris. Badan statistik di Amerika mengungkapkan bahwa 85% orang yang sakit jiwa terkena kegelisahan. Secara umum kegelisahan terjadi pada anak-anak kecil, atau pada masa-masa puber dan awal-awal menginjak dewasa, atau pada orang-orang yang sudah lanjut usia, atau juga pada sebagian besar siswa dan pelajar. Di Inggris, misalnya, ditemukan bahwa jumlah mahasiswa yang terkena kegelisahan mencapai 9%, dan jumlah mahasiswi mencapai 14%. Sedangkan di Saudi Arabia, para peneliti menemukan bahwa jumlah orang yang secara rutin melakukan pemeriksaan kajiwaan karena kegelisahan mencapai 14.8%, ini selain mereka yang memang enggan mendatangi para psikiater untuk konsultasi. Di antara mereka bahkan ada yang berusaha menutup-nutupi kegelisahan yang dideritanya dengan penyakit-penyakit lain yang kadang-kadang kambuh meskipun sudah diobati, seperti luka pada lambung, usus besar (kolon), sembelit, bertambahnya asam, serangan jantung, tekanan darah tinggi, asma, TBC paru-paru, radang rongga, migrain (sakit kepada separuh), deman, nyeri otot, kemandulan, kelainan seksual dan seterusnya. Banyak orang yang terlihat merintih karena penyakit-penyakit seperti itu, padahal sebenarnya mereka merintih karena jiwanya yang berduka atau tidak stabil.

Kegelisahan tidak lain adalah reaksi natural psikologis dan phisiologis akibat ketegangan saraf dan kondisi-kondisi kritis atau tidak menyenangkan. Pada masing-masing orang terdapat reaksi yang berbeda dengan yang lain, tergantung faktor-faktornya, dan itu wajar. Adapun bahwa manusia selalu merasa gelisah hingga membuatnya mengeluarkan keringat dingin, jantungnya berdetak sangat kencang, tekanan darahnya naik pada kondisi apa pun; maka ini sebenarnya sudah melewati batas rasional.

Sebenarnya terdapat “kegelisahan” yang dibutuhkan untuk menumbuhkan semangat dalam menghadapi tantangan, untuk menjaga keseimbangan dinamika internal atau untuk meneguhkan diri, bahkan untuk menggapai ketenangan jiwa—yang merupakan tujuan setiap manusia—dan untuk meraih kesuksesan dalam mengarungi kehidupan. Inilah yang disebut dengan “kegelisahan positif” (al-qalq al-îjâbîy); seperti kegelisahan seorang siswa sebelum ujian sehingga memotivasinya untuk belajar, kegelisahan seorang ibu akan anaknya yang masih kecil sehingga mendorongnya untuk menjaganya dari marabahaya, juga kegelisahan seorang muslim dan kekuatirannya akan tumbuhnya kemalasan beribadah dalam dirinya sehingga mendorongnya untuk selalu taat, beristighfar dan bertaubat.

Sedangkan “kegelisahan negatif” (al-qalq as-salabîy) adalah kegelisahan yang berlebih-lebihan, atau yang melewati batas, yaitu kegelisahan yang berhenti pada titik merasakan kelemahan, di mana orang yang mengalaminya sama sekali tidak bisa melakukan perubahan positif atau langkah-langkah konkret untuk berubah atau mencapai tujuan yang diinginkan, yaitu kegelisahan dalam ‘menanti-nanti’ sesuatu yang tidak jelas atau tidak ada. Tentu saja hal ini merupakan ancaman bagi eksistensi manusia sebagai kesatuan yang integral.

“Kegelisahan positif” merupakan dasar kehidupan atau sebagai kesadaran yang dapat menjadi spirit dalam memecahkan banyak permasalahan, atau sebagai tanda peringatan, kehati-hatian dan kewaspadaan terhadap bahaya-bahaya atau hal-hal yang datang secara tiba-tiba dan tak terduga. Ia juga merupakan kekuatan dalam menghadapi kondisi-kondisi baru dan dapat membantu dalam beradaptasi. Singkatnya, ia merupakan faktor penting yang dibutuhkan manusia. Sedangkan “kegelisahan negatif” jelas sangat membahayakan, seperti gula pada darah; ketika ketinggian kadarnya membahayakan kesehatan manusia.

Seorang muslim dituntut untuk selalu menjaga keseimbangan dalam hidupnya, sebab dia sedang hidup dalam suasana yang sarat dengan kesusahan, penderitaan, peperangan, hal-hal yang tidak terduga dan mengejutkan. “Kegelisahan negatif” akan mendorong seseorang, melalui hubungan timbal balik dengan lingkungan dan masyarakatnya, kepada penurunan tingkat produktivitas dan ketidakharmonisan dengan masyarakatnya tersebut, yang karena itu akan membawa dampak yang tidak diinginkan bagi kesehatannya; ia merupakan faktor yang dapat meruntuhkan kepribadian, produktivitas dan keharmonisan interaksi sosial.

Kita memang tidak mungkin dapat menghentikan terjadinya segala peristiwa. Kesedihan, kegelisahan, ketakutan dan perasaan-perasaan lainnya tidak bisa dienyahkan dari kehidupan manusia. Suatu hal yang mungkin bisa kita lakukan adalah merubah bentuk-bentuk dan pengertian-pengertiannya, kemudian mencernanya dan merubahnya dari yang semula negatif menjadi positif. Manusialah yang membuat pengertian-pengertiannya dan dia jualah yang selanjutnya memberikan gambaran yang dikehendaki.

Buku yang ada di tangan Anda ini—pembaca yang budiman—merupakan petunjuk teknis dengan gaya bahasa yang ilmiah dan mudah untuk mengenal lebih jauh tentang kegelisahan dan cara menanggulangi kegelisahan negatif.

Sumber : https://urbanescapesusa.com/traffic-fever-apk/

THREE-TIER CLIENT SERVER PADA SISTEM ATM BANK BNI

THREE-TIER CLIENT SERVER PADA SISTEM ATM BANK BNI

THREE-TIER CLIENT SERVER PADA SISTEM ATM BANK BNI
THREE-TIER CLIENT SERVER PADA SISTEM ATM BANK BNI

Faktor teknologi informasi dapat dianggap sebagai suatu tantangan maupun sebagai suatu peluang karena  perkembangan teknologi ini akan membuat suatu perusahaan yang ada sekarang ini, lebih maju atau menjadi lebih tertinggal dan kalah bersaing dengan kompetitonya. Sudah menjadi suatu kebutuhan dan permintaan dari suatu perusahaan yang ada sekarang ini terhadap penggunaan informasi, dimana merupakan suatu tuntutan bahwa setiap organisasi atau perusahaan akan mengikuti perkembangan teknologi yang demikian pesatnya jika tidak ingin kalah atau ketinggalan oleh pesaingnya. Penggunaan teknologi informasi dan pemmanfaatnya dalam mengumpulkan dan pengolahan data menjadi informasi yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan akan sangat berperan dalam menentukan keberhasilan suatu organisasi atau perusahaan dimasa yang akan datang.

BNI sebagai perusahaan perseroan pada bidang perbankan mempunyai bidang usaha dalam bisnis yang meliputi bisnis korporasi, bisnis konsumer, bisnis komersial, bisnis tresuri dan internasional dan bisnis dengan anak perusahaannya.

BNI dalam pelayanannya memberikan layanan berupa ATM (Asynchrounous Transfer Mode) yang tersebar diseluruh Indonesia.

Lokasi ATM BNI tercatat sampai dengan akhir tahun 2004 diseluruh Indonesia ada sebanyak kurang lebih 1481 lokasi. Lokasi di kota-kota besar maupun kota kecil.

Kualitas layanan yang ditawarkan oleh BNI melalui ATM mereflesikan kinerja, ketersediaan dan kehandalannya. Kualitas ini dipengaruhi oleh sejumlah factor seperti alokasi proses ke proses pada sistem, distribusi sumber daya pada system, jaringan dan perangkat keras sistem dan kemampuan dapat diadaptasi dari sistem.

Arsitektur perangkat lunak merupakan kerangka kerja fundamental bagi penstrukturan sistem. Model-model arsitektur yang berbeda seperti model struktural, model kontrol dan model dekomposisi dapat dikembangkan pada saat perancangan arsitektural. Adapun penggunaan arsitektur komputer pada ATM BNI untuk mendeskripsikan bagaimana fungsionalitas aplikasi pada sejumlah komponen logika dan bagiamana komponen-komponen ini terdistribusi pada prosesor. Pemilihan arsitektur yang cocok untuk sebuah aplikasi sangat penting untuk mencapai kualitas layanan yang diinginkan. Teridentifikasinya ATM suatu perbankan menggunakan arsitektur clientserver model fat-client. Demikian pula ATM BNI menggunakan arsitektur client-server model threetier yang dikembangkan dari model thin-client dan model fat client. Hal ini yang memungkinkan layanan yang diberikan seperti ini menstransfer uang, membayar tagihan dan lain-lain kepada nasabahnya.

Sumber : https://insightmaker.com/insight/180818/VSCO-Cam-Fullpack-Mod-Apk

Mata Uang Fungsional

Mata Uang Fungsional

Mata Uang Fungsional
Mata Uang Fungsional
Suatu mata uang merupakan mata uang fungsional apabila memenuhi indikator berikut ini secara menyeluruh (kumulatif):
  1. Indikator arus kas: arus kas yang berhubungan dengan kegiatan utama perusahaan didominasi oleh mata uang tertentu,
  2. Indikator harga jual: harga jual produk perusahaan dalam periode jangka pendek sangat dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar mata uang tertentu atau produk perusahaan secara dominan dipasarkan untuk ekspor, dan
  3. Indikator biaya: biaya-biaya perusahaan secara dominan sangat dipengaruhi oleh pergerakan mata uang tertentu.

 

Harga jual atau biaya perusahaan sangat dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar mata uang tertentu apabila harga jual atau biaya tersebut dihitung berdasarkan nilai tukar mata uang tertentu.
Untuk perusahaan yang mempunyai lebih dari satu anak perusahaan atau operasi terpisah dan dapat dibedakan, seperti cabang atau divisi, dimana operasi ini dapat dipandang sebagai suatu perusahaan atau kegiatan operasi terpisah, mungkin digunakan beberapa mata uang fungsional yang berbeda sehingga masing-masing mata uang tersebut perlu dipertimbangkan dalam penentuan mata uang fungsional perusahaan tersebut. Dalam penentuan mata uang fungsional tingkat relevansi dan keandalan diperoleh, misalnya melalui pemberian bobot pada masing-masing indikator tersebut di atas, kemudian atas bobot indikator individu ini ditentukan bobot secara keseluruhan. Dalam hal ini, arus kas masuk memiliki bobot paling besar. Selain pemberian bobot, juga perlu dipertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi kondisi ekonomi dalam jangka panjang.
Faktor-faktor utama yang dapat mempengaruhi penentuan mata uang fungsional perlu ditentukan agar perusahaan mempunyai tolok ukur yang konsisten. Apabila faktor-faktor tersebut di atas tidak dapat secara jelas dikaitkan dengan salah satu mata uang sebagai mata uang fungsional, maka dibutuhkan pertimbangan profesional (professional judgement) dengan mempertimbangkan operasi dan kegiatan perusahaan secara rinci, dan harus dilakukan dengan tingkat relevansi dan keandalan yang paling tinggi.
Perlakuan akuntansi untuk transaksi dan saldo dalam mata uang non fungsional adalah sebagaimana diatur dalam PSAK 10 tentang Transaksi dalam Mata Uang Asing.
Mata uang selain mata uang fungsional dianggap sebagai mata uang non-fungsional, sedangkan mata uang fungsional dianggap sebagai mata uang dasar (base currency) dalam menentukan nilai tukar atau dalam perhitungan selisih kurs. Sebagai contoh, apabila berdasarkan fakta substansi ekonomi mata uang fungsional perusahaan adalah dolar Amerika, maka mata uang selain dolar Amerika dianggap sebagai mata uang non-fungsional, sehingga semua transaksi dalam mata uang non-fungsional harus ditranslasikan ke mata uang fungsional.

Mata Uang Pelaporan

Mata Uang Pelaporan

Mata Uang Pelaporan
Mata Uang Pelaporan
Pada umumnya laporan keuangan dilaporkan dalam mata uang lokal. Namun demikian, apabila perusahaan menggunakan mata uang selain mata uang lokal (misalnya dolar Amerika) sebagai mata uang pelaporan, maka mata uang pelaporan tersebut harus merupakan mata uang fungsional. Mata uang fungsional dapat merupakan mata uang rupiah atau mata uang selain rupiah (misalnya dolar Amerika), tergantung pada fakta substansi ekonominya.
Laporan keuangan dimaksudkan untuk memberikan informasi finansial tentang kinerja, posisi keuangan, dan arus kas perusahaan. Laporan keuangan dihasilkan dari catatan akuntansi perusahaan, sehingga mata uang yang digunakan dalam catatan akuntansi adalah mata uang yang digunakan dalam laporan keuangan. Dengan konsep ini prosedur pengukuran kembali (remeasurement) dari catatan akuntansi laporan keuangan atau penjabaran laporan keuangan (translation) tidak diperlukan lagi, kecuali untuk periode yang diperbandingkan apabila perusahaan untuk pertama kali mengadopsi Standar ini dan untuk laporan keuangan perusahaan yang dikonsolidasikan, karena pada hakekatnya laporan keuangan telah disajikan pada mata uang fungsionalnya.

Interpretasi adalah

Interpretasi adalah

Interpretasi adalah
Interpretasi adalah
a. Akibat gejolak moneter, depresiasi rupiah terhadap suatu mata uang asing yang terjadi pada periode tertentu dapat melampaui batas-batas wajar bila diukur dari
tingkat rata-rata depresiasi periode sebelumnya. Depresiasi rupiah terhadap suatu mata uang asing dianggap melampaui batas-batas wajar dan merupakan depresiasi luar biasa apabila pada periode tertentu depresiasi rupiah yang disetahunkan mencapai 133% dari rata-rata depresiasi rupiah tiga tahun takwim terakhir
b. Yang dimaksud dengan “tidak mungkin dilakukan hedging” adalah apabila pada suatu periode tertentu tidak ekonomis dan atau tidak praktis dilakukan hedging karena kondisi berikut:
1) Tingkat premi hedging pada periode tertentu demikian tinggi sehingga tidak ekonomis untuk melakukan hedging. Tingkat premi hedging dianggap tinggi apabila mencapai 133% dari rata-rata premi hedging 3 (tiga) tahun takwim terakhir, atau
2) Fasilitas hedging tidak tersedia karena bank tidak dapat menentukan premi hedging berhubung fluktuasi rupiah yang tinggi.
c. Selisih kurs yang terjadi sejak awal tahun buku sampai dengan awal periode tertentu tersebut harus dibebankan langsung ke perhitungan laba-rugi. Apabila pada suatu periode tertentu terjadi depresiasi luar biasa dan tidak mungkin dilakukan hedging sebagaimana dijelaskan di atas, maka sesuai dengan paragraf 32 PSAK 10, selisih kurs yang timbul (baik realized maupun unrealized) pada periode tersebut dapat dikapitalisasi. Kerugian selisih kurs yangtimbul atas saldo kewajiban dalam mata uang asing setelah periode tertentu tersebut dibebankan ke perhitungan laba-rugi, sedangkan keuntungan selisih kurs yang timbul harus diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap selisih kurs yang dikapitalisasi.Yang dimaksud dengan periode tertentu adalah suatu periode yang merupakan bagian tahun buku yang dimulai sejak dipenuhinya kondisi yang dipersyaratkan pada butir 1 dan 2, dan berakhir sejak kondisi tersebut tidak lagi dipenuhi.
d. Selisih kurs dikapitalisasi ke aktiva yang bersangkutan (misalnya aktiva tetap dan
persediaan) dengan syarat nilai tercatat (carrying amount) aktiva yang bersangkutan setelah dikapitalisasi tidak melampaui nilai terendah antara biaya pengganti (replacementcost) dengan jumlah yang mungkin diperoleh kembali (amount recoverable). Bagi perusahaan yang memilih untuk melakukan kapitalisasi kurs yang telah memenuhi persyaratan butir 1 dan butir 2, alternatif tersebut harus diungkapkan dalam laporan keuangan

Teknik melatih suasana fisik yang efisien terhadap olahraga lari

Teknik melatih suasana fisik yang efisien terhadap olahraga lari

Olahraga lari adalah olahraga yang tiap-tiap manusia tentu bisa melakukannya baik didalam wujud perlombaan atau didalam wujud hanya aktifitas.

Ada sebagian tehnik didalam melatih suasana fisik terhadap olahraga lari baik untuk atlit atau orang biasa yang bisa kami gunakan. Khusus untuk atlit atau olahragawan, Sebelum mengikuti lomba lari manapun, latihan sangatlah wajib dilakukan. Dibutuhkan latihan yang tepat untuk menaikkan performa lari secara efektif. Berikut adalah bentuk-bentuk latihan yang dianjurkan didalam bidang kompetisi lari.

1. Latihan Otot Dasar
Pertama-tama, bikin pembiasaan tubuh terhadap aktivitas berat. Cukup lakukan push-up, sit-up, dan back up. Untuk push-up, lakukan dengan lengan yang sebisa barangkali melekat terhadap tubuh. Lakukan juga memanfaatkan otot dada dan juga perut, bukan cuma otot lengan, agar melatih otot pernafasan dengan membuatnya turut berkontraksi. Sit-up dilakukan dengan turunkan badan serendah barangkali tapi tidak hingga menyentuh lantai, dan kaki wajib diganjal agar tidak bergerak. Back-up jugadilakukan dengan kaki yang diganjal, lalu naikkan tubuh anggota atas setinggi mungkin, dengan sudut elevasi yang ideal adalah 45 derajat berasal dari permukaan.

Lakukan ketiga gerakan berikut 100 kali tiap-tiap gerakan sehari, lalu menaikkan sebisanya yang perlu bisa teratur nyaris tiap hari. Jika belum terbiasa, mulailah berasal dari angka yang bisa, lalu menaikkan angkanya tiap minggu. Latihan ini memiliki tujuan untuk memperkuat “otot inti” yang sebetulnya memainkan peran yang perlu juga didalam berlari.

2. Latihan Nafas
. Gerakannya adalah dengan menarik nafas sedalam-dalamnya hingga dinding dada terasa tertarik kencang, lalu hembuskan hingga paru-paru kempis sekempis mungkin. Lakukan gerakan terebut didalam kecepatan yang setinggi-tingginya. Coba pertahankan gerakan berikut selama 30 detik hingga satu menit tiap-tiap sesi. Selain melatih kapabilitas paru-paru, latihan ini juga membiasakan tubuh menampung oksigen didalam jumlah yang besar.

3. Latihan Beban Otot Kaki
Lakukan sebagian gerakan di bawah yang bisa memberi beban terhadap otot-otot tertentu yang secara utama terpakai didalam lari, agar bisa memperkuat otot tersebut.
Lompat tangga: Lakukan lompatan terhadap tangga, setinggi kurang lebih 40cm, didalam sekali lompatan. Lompat dengan dua kaki sekaligus untuk menyeimbangkan impuls terhadap tubuh
Putaran badan: Letakkan salah satu kaki terhadap tangga seperti yang tadi, dan satu lagi ke depan. Turunkan badan hingga kaki di depan tertekuk 90 derajat. Letakkan tangan di atas, lalu putar badan ke kiri dan ke kanan.
Streching Berbeban: Buat kuda-kuda dengan satu kaki menekuk ke depan dan satu lagi jauh ke belakang. Tekan dan turunkan badan serendah mungkin, dan naik kembali. Lakukan juga dengan mengganti kaki tiap-tiap lima atau 10 kali, terkait selera dan kapabilitas pribad
Squat-Stand: Squat stand atau berdiri jongkok memiliki tujuan untuk makin besar impuls yang bisa dihasilkan kaki. Squat-Stand bisa dilakukan dengan kedua kaki bagi yang pemula, saat bagi yang advanced bisa melakukannya dengan salah satu kaki saja, agar makin besar beban dan menaikkan efek latihan. Untuk kedua kaki, repetisi yang baik adalah 20-40 kali saat untuk salah satu kaki, repetisi yang baik adalah 10-20 kali terhadap tiap-tiap kaki tiap-tiap sesi, dengan 3-10 kali berturut-turut terhadap kaki yang sama.

Untuk pola latihan otot basic dan otot kecil bisa dilakukan 5 hari seminggu, agar sisa harinya dipakai untuk istirahat, dan intensitas bisa dikurangkan sesudah terasa cukup. Luangkan sehari istirahat sesudah dua atau tiga hari latihan interval. Setelah lari jauh dengan jarak baru, luangkan tiga hari hingga seminggu, terkait keperluan tubuh. Untuk lari jauh dengan jarak setengah berasal dari kapabilitas maksimum tubuh, bisa dilakukan dua hari sekali.

Itulah tehnik melatih suasana fisik yang efisien terhadap olahraga lari yang bisa aku bagikan mudah-mudahan bermanfaat.

Sumber : https://penjaskes.co.id/

Baca Juga :

Belajar teknik dasar tolak peluru

Belajar teknik dasar tolak peluru

Tolak peluru adalah salahsatu cabang olahraga atletik yaitu nomer lampar yang kerap diikuti disetiap perlombaan. Olahraga ini lebih mengarah ke kemampuan dan keseimbangan dan juga hal-hal lain yang mendukung didalam laksanakan tolak peluru.
Ada lebih dari satu teknik dasar yang perlu kita ketahui didalam berlatih tolak peluru diantaranya adalah:

Teknik Dasar Tolak Peluru
Teknik dasar tolak peluru terbagi atas teknik memegang peluru, teknik awalan dan style melontar/menolak peluru.

Teknik Memegang Puluru
Peluru di letakkan pada pangkal ujung jari. Telapak tangan, jari telunjuk, jari tengah, dan jari kelingking adalah titik tolak yang utama dan mendukung didalam menolak.
Jari-jari tidak boleh berjauhan, jari kelingking dan ibu jari melindungi peluru agar tidak jatuh.
Peluru di letakkan di depan bahu (pada tulang selangka dan leher)
Siku diangkat setinggi bahu, peluru melekat pada tulang rahang anggota bawah.

Tolak peluru bersama dengan awalan menyamping (Gaya Orto-dock)

Sikap awal berdiri menyamping bersama dengan sektor tolakan berada di sektor kiri tubuhnya, lutut kaki kanan ditekuk, sedang kaki kiri diluruskan ke belakang. Berat badan berada pada kaki kanan bersama dengan pandangan mata ke depan.
Tangan kanan memegang peluru yang di letakkan di atas bahu kanan melekat pada rahang., sedang tangan kiri diangkat ditekuk di depan wajah kiri berfaedah untuk melindungi keseimbangan tubuh.
Gerakkan bakal menolak kaki kiri diangkat sesudah itu diputarkan ke arah kiri sebanyak 2-3 kali putaran sesudah itu kaki kiri berpijak di sebelah kaki kanan.
kaki kiri digeser ke samping kiri sambil kaki kanan terhitung digeser mengikuti arah kaki kiri bergeser
Waktu kedua kaki berganti ke kiri, peluru dilemparkan bersama dengan langkah tangan kanan yang memegang peluru didorong ke arah depan atas, jalannya peluru membentuk parabola diikuti pandangan mata arah jalannya peluru.
Sikap akhir, berat badan berada di kaki kanan diusahakan tubuh tidak nampak dari lingkaran.
Tolak Peluru awalan membelakangi tolakan (Gaya O’Brien)

Sikap awal, berdiri membelakangi sektor tolakkan bersama dengan berat badan ada di kaki kanan sambil tubuh dibungkukkan.
kaki kiri berada dibelakang sedikit terangkat, namun ujung kaki tetap berpijak bersama dengan tanah.
Tangan kanan memegang peluru yang di letakkan di atas bahu yang melekat bersama dengan daun telinga, sedang tangan kiri ditekuk ke atas menyilang di atas wajah.
Gerakannya, tubuh didalam keadaan rendah penuh kombinasi, sambil kaki kiri diayun-ayunkan ke depan dan ke belakang sesudah itu peluru ditolakkan.
Pada selagi menolakkan peluru diikuti berat badan diputar ke belakang sambil kaki digeser ke belakang.
Posisi akhir, sehabis peluru ditolakkan bersama dengan keras yang diikuti pandangan mata, sesudah itu berat badan ganti pada kaki kiri.
Keseimbangan tubuh selamanya dijaga agar tidak terpental ke luar lingkaran.

Itulah materi studi tolak peluru yang dapat saya bagikan mudah-mudahan bermanfaat. silahkan baca halaman lainnya.

Baca Juga :