Latar Belakang Calon Rektor Diteliti Cegah Radikalisme

Latar Belakang Calon Rektor Diteliti Cegah Radikalisme

Latar Belakang Calon Rektor Diteliti Cegah Radikalisme
Latar Belakang Calon Rektor Diteliti Cegah Radikalisme

Jakarta- Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti),

Mohamad Nasir mengatakan pihaknya melakukan penelitian latar belakang calon rektor untuk mencegah berkembangnya paham radikal di kampus.

“Sebelum pemilihan, kami bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan juga Badan Intelijen Negara (BIN) untuk menyelidik rekam jejak maupun transaksi keuangan dari calon tersebut,” ujar Nasir di Jakarta, Rabu (6/6/2018)

Hal itu dilakukan agar rektor yang terpilih nantinya terbebas dari paham radikal. Oleh karena itu, pemilihan rektor kerap molor dari waktunya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kelembagaan Kemristekdikti, Patdono

Suwignjo mengatakan pihaknya mendata latar belakang calon rektor dengan seksama, agar mencegah orang terindikasi radikalisme menjadi rektor.

Disinggung mengenai pemilihan rektor di Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan, yang diduga ada indikasi kecurangan, Patdono mengatakan jika proses pemilihan rektor tidak sesuai dengan peraturan menteri maka pihaknya bisa meminta agar pemilihan tersebut diulang.

“Kalau apa yang dilakukan melanggar peraturan menteri, kami bisa

meminta agar pemilihan diulang. Contohnya jika pemilihan tidak sesuai dengan statutanya seperti anggota senat bukan perwakilan dari jurusan, fakultas, wakil rektor dan sebagainya. Maka kami bisa minta agar diulang,” jelas Patdono.

Sebelumnya, Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat, Sofyan Tan seperti dilansirAntara meminta agar Kemristekdikti melakukan verifikasi ulang terhadap salah seorang calon rektor.

Sofyan menduga, calon rektor petahana melakukan penggalangan suara dengan menggunakan dana Islamic Development Bank (IDB) 2017.

“Verifikasi ini sangat mendesak, karena rektor terpilih tentu akan mengelola dana besar yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kalau dana APBN dikelola orang yang bermasalah, tentu akan melukai dan mencederai pendidikan itu sendiri,” jelas Sofyan.

 

Baca Juga :

Universitas Brawijaya Gandeng Intelejen Bendung Paham Radikalisme

Universitas Brawijaya Gandeng Intelejen Bendung Paham Radikalisme

Universitas Brawijaya Gandeng Intelejen Bendung Paham Radikalisme
Universitas Brawijaya Gandeng Intelejen Bendung Paham Radikalisme

Universitas Brawijaya (UB) Malang menggandeng inteljen untuk berkoordinasi melihat pergerakan mahasiswa, termasuk mahasiswa dari luar kampus guna membendung paham radikalisme di kampus setempat.

“Kami memang minta bantuan intelijen untuk melihat pergerakan mahasiswa, terutama yang dari luar kampus. Dan, biasanya ketika ada mahasiswa yang meresahkan atau menrugikan, intel yang menghubungi saya langsung,” kata Rektor UB Prof Muhammad Bisri di Malang, Jawa Timur, Selasa (5/6/2018)

Ia mengakui pihaknya (internal rektorat) tidak mungkin mengawasi setiap kegiatan mahasiswa secara detail karena jumlah mahasiswa di kampus ini lebih dari 60 ribu.

“Memang susah, nantinya wakil rektor (WR) III yang akan berkoordinasi dengan intelijen,” ujarnya.

Selain itu, organisasi atau unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang ditengarai

bisa menjadi salah satu masuknya radikalisme, juga sudah dipantau, termasuk organisasi ekstra kampus juga diawasi. Sedangkan organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bisa terlihat dan mereka tidak ada masalah.

Menurut dia, yang tidak terdeteksi adalah mereka yang begerak dengan sembunyi-sembunyi, khususnya yang tidak terorganisir atau bergerak secara individual. “Ini juga susah dipantau oleh rektorat. Dulu sempat akan melarang satu organisasi yang dianggap radikal untuk tidak melakukan kegiatan terbuka di UB, sayangnya sampai sekarang prosesnya masih alot,” katanya.

Namun, lanjutnya, sekarang sudah dilarang oleh pemerintah, mau tidak

mau organisasi itu wajib bubar, sehingga sekarang lebih enak pengawasannya.

Selain menggandeng intelijen, kata Bisri, pihaknya juga melakukan langkah internal, yakni memperkuat karakter moralnya, di masjid-masjid sudah ada penguatan karakter bagi mahasiswa. Selain itu, ada mata kuliah yang sudah dirancang dengan memasukkan poin-poin Pembinaan Karakter Berbasis Religi (PKBR).

PKBR merupakan pembinaan kepribadian yang berhubungan dengan

keagamaan. Hanya saja, implementasinya tidak selalu berhubungan dengan ketuhanan. PKBR juga membantu mahasiswa membentuk kepribadian profesional. “Mata kuliah ini sudah dipetakan dengan baik,” ujarnya.

 

Sumber :

https://t.me/belajarngeblogbareng/9

Pemerintah Siapkan Rp3,5 Triliun Bangun Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia

Pemerintah Siapkan Rp3,5 Triliun Bangun Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia

Pemerintah Siapkan Rp3,5 Triliun Bangun Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp3,5 Triliun Bangun Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia

Depok- Presiden Joko Widodo berharap kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) menjadi kiblat bagi kampus lain yang mengkaji tentang peradaban Islam. Kampus ini ditargetkan selesai pembangunannya 4 tahun ke depan.

“Alhamdulillah ini konstruksi sudah dimulai. Kita harap dalam kurun waktu

4 tahun ke depan kampus sudah selesai semua. Kita harapkan jadi kampus yang hijau, kampus yang modern dan kita harap jadi kiblat kampus besar internasional yang melakukan kajian peradaban Islam wasathiyah,” ujar Jokowi usai meletakkan batu pertama kampus UIII di Depok, Selasa (5/6/2018).

“Sudah sewajarnya, sepantasnya, Indonesia jadi rujukan kemajuan peradaban Islam di dunia. Inilah (kampus UIII) nanti tempatnya,” lanjutnya.

Untuk anggaran pembangunan, Jokowi mengatakan pemerintah menggelontorkan dana Rp 3,5 triliun. Kampus yang berdiri di lahan seluas 142,5 hektare ini telah dimasukkan ke dalam proyek strategis nasional.

“Setelah dihitung-hitung habisnya berapa, dilaporkan ke saya kurang lebih

Rp 3,5 triliun dan sudah saya masukkan ke proyek strategis nasional. Tahun ini sudah dimulai dianggarkan Rp 700 miliar. Selesai total 4 tahun. Tahun depan Insyaallah sudah bisa kita gunakan untuk 1, 2, 3 mata kuliah yang sudah kita siapkan,” kata Jokowi.

Rencana pembangunan UIII sudah diteken Jokowi dalam Peraturan

Presiden (Perpres) Nomor 57 Tahun 2016 pada tanggal 29 Juni 2016. Rencananya kegiatan kampus akan dimulai pada 2019 mendatang.

 

Sumber :

https://t.me/belajarngeblogbareng/5

Perbedaan Karangan

Perbedaan Karangan

 Perbedaan Karangan
Perbedaan Karangan
DESKRIPTIF

NARATIF

PERSUASIF

ARGUMENTATIF

Memberikan gambaran tentang suatu benda, tempat atau suasana Berupa cerita tentang peristiwa atau pengalaman penulis. Persuasi berusaha meyakinkan, mendorong, memengaruhi, dan membujuk seseorang atau pembaca Argumentasi adalah pendapat  yang didasari fakta.

Penggambaran dilakukan dengan melibatkan panca indra. Menonjolkan unsur perbuatan atau tindakan. Menggunakan fakta dan bukti untuk meyakinkan dan memengaruhi pembaca.

Bertujuan meyakinkan pembaca agar mengikuti apa yang dikemukakan penulis
Mempunyai tujuan agar seolah – olah pembaca bisa ikut mendengar, melihat atau merasakan apa yang dideskripsikan oleh penulis. Dirangkai dalam urutan waktu. Berusaha membuat pembaca tergerak untuk melakukan yang dikehendaki penulis. Menggunakan logika dan penalaran sebagai landasan berpikir

 

Baca Juga :

Karangan Eksposisi

Karangan Eksposisi

Karangan Eksposisi
Karangan Eksposisi

Pengertian

                Eksposisi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam penulisan yang dimana isinya ditulis dengan tujuan untuk menjelaskan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, akurat, dan padat.

  • Contoh

Rasa Takut

                Pernahkan Anda menghadapi situasi tertentu dengan perasaan takut ? Bagaimana cara mengatasinya ? Rasa Takut adalah rasa dimana seseorang merasa bahwa dirinya sedang mengalami situasi atau suasana yang menghilangkan rasa percaya diri mereka akan sesuatu. Di bawah ini ada lima jurus untuk mengatasi rasa takut tersebut.

                Pertama, persipakan diri Anda sebaik-baiknya bila menghadapi situasi atau suasana tertentu. Dengan memperiapkan diri saat menghadapi situasi atau suasana tertentu Anda akan merasa siap bahkan merasa bahwa Anda telah melewati situasi dan suasana tersebut.

                Kedua, pelajari sebaik-baiknya bila menghadapi situasi tersebut. Anda harus mempelajari baik-baik situasi apa yang sedang Anda hadapi baik ditempat sepi maupun dikeramaian. Karena Anda akan merasa siap dengan segala suasana dan situasi yang telah Anda pelajari.

                Ketiga, pupuk dan binalah rasa percaya diri.kepercaya dirian merupakan kunci utama anda dalam mengatasi rasa takut. Dengan percaya diri Anda merasa bahwa Anda mampu melewati situasi dan suasana yang akan Anda lalui tanpa terhalang oleh rasa takut.

                Keempat, setelah timbul rasa percaya diri, pertebal keyakinan Anda. Keyakinan Anda dalam mengadapi rasa takut harus dipertebal agar Anda mapu dan yakin bahwa rasa takut iu akan hilangdengan kepercayaan diri yang kuat dan keyakinan yang tinggi

                Kelima, untuk menambah rasa percaya diri, kita harus menambah kecakapan atau keahlian melalui latihan atau belajar sungguh-sungguh. Anda juga haarus memiliki keahlian dan kecakaapan dalam suatu bidang, agar rasa percaya diri anda kuat dan menghilangkan rasa takut yang melanda Anda

Sumber : http://sildenafil-us.info/how-does-your-garden-grow-plant-propagation/

Karangan Argumentatif

Karangan Argumentatif

Karangan Argumentatif
Karangan Argumentatif

Pengertian

                Karangan argumentasi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam penulisan yang ditulis dengan tujuan untuk meyakinkan atau membujuk pembaca. Dalam penulisan argumentasi isi dapat berupa penjelasan, pembuktian, alasan, maupun ulasan obyektif dimana disertakan contoh, analogi, dan sebab akibat.

  • Contoh

Kesuburan Tanah

                Mempertahankan kesuburan tanah merupakan syarat mutlak bagi tiap-tiap usaha pertanian. Selama tanaman dalam proses menghasilkan, kesuburan tanah ini akan berkurang. Padahal kesuburan tanah wajib diperbaiki kembali dengan pemupukan dan penggunaan tanah itu sebaik-baiknya. Teladan terbaik tentang cara menggunakan tanah dan menjaga kesuburannya dapat kita peroleh pada hutan yang belum digarap petani.

                Kesuburan tanah sangat berpengaruh terhadap kesuburan tanamanbagi para petani. Tak hanya baik bagi kesuburan tanah tapi juga akan memperbaiki kualitas dari tanaman sehingga akan mampu menghasilkan niali rupiah yang baik bagi petani.

Sumber :http://alprostadil-mx.info/history-and-care-of-poinsettia-plants-euphorbia-pulcherrima/

Warga Ring Satu PG Dilatih Padamkan Kebakaran

Warga Ring Satu PG Dilatih Padamkan Kebakaran

Warga Ring Satu PG Dilatih Padamkan Kebakaran
Warga Ring Satu PG Dilatih Padamkan Kebakaran

Sebanyak 80 warga ring satu yang berdekatan dengan pabrik PT Petrokimia Gresik (PG), mendapat pelatihan bagaimana memadamkan api yang sedang berkobar dalam kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Warga ring satu yang terdiri dari 8 kelurahan/desa itu dilibatkan langsung oleh manajemen PG. Delapan kelurahan/desa yang mengikuti pelatihan K3 antara lain Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Gresik. Selanjutnya, Kelurahan Kroman, Karangturi, Karangpoh, Lumpur, Ngipik, Tlogopojok, dan Sukorame. Semua desa dan kelurahan tersebut mengirim timnya yang terdiri 10 orang.

Pelatihan yang bertempat di sebelah timur Stadion Tridharma Petrokimia

Gresik itu, merupakan serangkaian peringatan bulan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Nasional 2019.

Selain pelatihan pemadaman api, mereka juga diberi simulasi bagaimana dengan tanggap, dan cepat jika terjadi emergency.

Manager Humas PT Petrokimia Gresik (PG) Muhammad Ihwan mengatakan, pihaknya sengaja mengundang desa/kelurahan yang masuk daerah ring satu mengingat PG merupakan obyek vital nasional. Sehingga, ada rasa cepat tanggap terhadap perusahaan nasional.

“Penerapan K3 tidak hanya berlaku di perusahaan saja. Tapi bagaimana

keselamatan kerja itu juga pengaruhnya dirasakan oleh warga ring satu. Sehingga, masyarakat juga punya tanggungjawab terhadap perusahaan nasional,” katanya, Rabu (6/03/2019).

Ia menambahkan, pelatihan tersebut difokuskan pada upaya yang harus dilakukan jika terjadi kebakaran. Kuncinya, jangan sampai panik.

Sementara itu, Lurah Sukorame Rofiq Udin Effendi menuturkan, terkait

dengan simulasi K3 ini. Warganya sangat antusias harapannya setiap tahun diadakan agar menambah wawasan serta mendekatkan lingkungan dengan lainnya,” tuturnya.

Salah satu warga asal Desa Roomo Evi Oktoviana menyatakan adanya K3 di ring satu PG. Dirinya, dan warga desanya berharap ada tambahan wawasan bagaimana menangani soal keselamatan kerja.

“Kalau bisa kegiatan semacam ini ditingkatkan supaya masyarakat. Khususnya, di ring satu lebih paham lagi,” pungkasnya

 

Baca Juga :

Dorong Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa, Unusa Bikin Enplus Festival

Dorong Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa, Unusa Bikin Enplus Festival

Dorong Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa, Unusa Bikin Enplus Festival
Dorong Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa, Unusa Bikin Enplus Festival

Menyikapi era globalisasi sekaligus untuk meningkatkan jiwa

kewirausahaan di kalangan mahasiswa, perguruan tinggi dituntut mampu membekali kemampuan mahasiswanya di segala bidang, utamanya bidang kewirausahaan.

Inilah yang dilakukan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) dengan menggelar Entrepreneur Plus (Enplus) Festival atau Enplus Festival 2019. Puluhan mahasiswa dengan berbagai booth produk nampak antusias mengikuti kegiatan yang di gelar di DBL Arena Surabaya esok Kamis (7/3/2019).

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unusa, Dr. M. Yusak Anshori

mengungkapkan, menumbuhkan jiwa entrepreneurship di kalangan mahasiswa akan mendorong tumbuhnya perekonomian Indonesia terutama di sektor industri kreatif. Terbatasnya lapangan pekerjaan membuat kita harus bisa mempunyai jiwa untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Terbatasnya lapangan pekerjaan tidak sebanding dengan jumlah lulusan mahasiswa, sehingga banyak mahasiswa yang tidak terserap oleh perusahaan-perusahaan yang ada.

“Jika sudah seperti itu, mahasiswa jangan sampai bergantung pada situasi

yang ada saat ini. Selain menguasai teori di bangku kuliah, diharapkan mahasiswa juga bisa memiliki jiwa menciptakan sendiri lapangan pekerjaan. Itulah salah satu alasan terciptanya Enplus Festival,” ungkapnya saat acara Press Conference di Tower Unusa Kampus B Jemursari Surabaya, Rabu (6/3/2019).

 

Sumber :

https://www.ram.co.id/

Ikpan Uinsa Beri Penyuluhan Tentang Narkoba

Ikpan Uinsa Beri Penyuluhan Tentang Narkoba

Ikpan Uinsa Beri Penyuluhan Tentang Narkoba
Ikpan Uinsa Beri Penyuluhan Tentang Narkoba

Gelaran Uinsa Campus Expo (UCE) 2019 yang digelar dalam rangka

memfasilitasi Tim Asesor dalam Asesmen Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) dimeriahkan dengan kegiatan harian di luar asesmen. sedikitnya 20 Sekolah Menengah Akhir (SMA)/Madrasah Aliyah (MA) se-Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Tuban secara khusus diundang untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Berbagai penampilan dari mahasiswa, turut menyemarakkan UCE 2019. Tarian Hadra Kuntulan, Musik Akustik, Muhasabah Syarhil Quran (MSQ), Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT), Tari Mojang, hingga Vokal Grup pun menghibur para pengunjung UCE 2019 yang memang dibuka untuk umum.
Baca Juga:

MABA IAIN Madura Diminta Junjung Tinggi Akhlakul Karimah

Nilai UTBK Tidak Selalu Jadi Patokan SBMPTN

Tak ketinggalan, salah satu mata rantai acara mengagendakan kegiatan Penyuluhan Anti Narkoba. Penyuluhan ini dilakukan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ikatan Kader Penyuluh Anti Narkoba (IKPAN) yang dibawakan Ahmad Junianto, Semester 6, Program Studi (Prodi) Hukum Ekonomi Syariah (HES).

Dalam kesempatan itu, Junianto, Ketua Umum (Ketum) UKM IKPAN UINSA

2019 menjelaskan mengenai narkoba. Dimana Narkoba yang merupakan kepanjangan dari narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya. Dijelaskan Junianto, Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan.

“Saya yakin semua teman-teman sudah mengetahui apa itu narkoba. Tinggal langkah kita saja untuk menjaga diri dari narkoba, agar tidak merusak generasi milenial,” tutur Junianto.

 

Sumber :

https://situsiphone.com/

Gempa Berskala 7,2 Guncang Vanuatu

Gempa Berskala 7,2 Guncang Vanuatu

Gempa Berskala 7,2 Guncang Vanuatu
Gempa Berskala 7,2 Guncang Vanuatu

Sebuah gempa berskala 7,2 mengguncang Vanuatu di Pasifik Selatan, Jumat (28/5) dini hari. Gempa tersebut memicu peringatan tsunami yang kemudian dibatalkan.

Menurut Lembaga Surveri Geologi AS (USGS), gempa terjadi pada pukul di 04.14 waktu setempat atau 24.14 WIB di kedalaman 36 kilometer di sekitar 214 kilometer barat laut Luganville, atau 2.070 kilometer di timur laut kota Brisbane, Australia.

Amerika Serikat mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah Pasifik Selatan termasuk Kepulauan Solomon, Vanuatu dan Kaledonia Baru setelah gempa tersebut. Peringatan seperti itu berarti garis pantai di dekat pusat gempa dapat terganggu gelombang pasang dalam beberapa menit. Tapi peringatan itu kemudian dibatalkan.

Sebuah gempa susulan berkekuatan 5,7 skala Richter terjadi sepuluh menit kemudian. Gempa susulan itu berpusat di kedalaman 35 kilometer di bawah dasar laut, 190 kilometer barat laut Luganville, kota terbesar kedua di Vanuatu.

“Pembacaan tingkat permukaan laut tidak menunjukkan sinyal tsunami,” kata Pusat Peringatan Tsunami Pasifik sebagaimana dilansir AFP. “Jika tsunami terjadi, itu tidak menimbulkan ancaman bagi wilayah di luar wilayah episentrum. Peringatan tsunami sekarang dibatalkan untuk semua daerah yang tercakup oleh pusat gempa ini.”

Pusat tsunami di Pasifik itu sebelumnya meminta pihak berwenang di seluruh wilayah itu untuk melakukan tindakan pencegahan, dengan mengatakan, “Sebuah gempa dengan kekuatan ini memiliki potensi untuk menghasilkan tsunami yang merusak yang bisa menyerang garis pantai di wilayah dekat pusat gempa dalam beberapa menit hingga beberapa jam.”

Baca Juga :