Pendekatan Strategik Pengelolaan Kimia

Pendekatan Strategik Pengelolaan Kimia

Pendekatan Strategik Pengelolaan Kimia
Pendekatan Strategik Pengelolaan Kimia

Di Dahia, Brazil pada tahun 2000

Telah diselenggarakan pertemuan yang disebut Forum (ke-III) dari SAICM, Strategic Approach to International Chemical Management. Dalam pertemuan tersebut telah disepakati Deklarasi Dahia yang berkaitan dengan perioritas sebagai berikut:

  • Kendala-kendala dan keamanan kimia;
  • Keamanan permukiman dan kesehatan;
  • Pengumpulan data tentang kecelakaan (kimia);
  • Pengelolaan risiko dan pengendalian penggunaan pestisida yang beracun;
  • Pengembangan kapasitas kelembagaan; dan
  • Tindak lanjut SAICM di setiap negara.

Pertemuan ini dihadiri oleh 122 wakil negara

11 lembaga antarnegara seperti WHO, ILO, UNEP, FAO, UNDP, UNESCO, dan sebagainya. Dalam mengembangkan kerja sama international tentang penyelamatan bahan kimia, diharapkan agar World Customs Organization (WCO) ikut mengatur dan mengawasi peredaraan/lalu-lintas bahan kimia antarnegara. Disepakati bahwa dana yang ada pada Global Environmental Safety (GEF) dapat diluncurkan untuk melaksanakan konversi Stockholm pada tahun 2006.

Tim koordinasi pengolahan bahan kimia secara strategik

Sebagai tindak lanjut komitmen pemerintah Indonesia sejak tahun 1997 telah dibentuk Tim Teknis Pengolahan Bahan Kimia Terpadu yang terdiri atas wakil lintas sektor dengan Kementrrian Lingkungan Hidup sebagai leading sektor dengan dibantu oleh Badan POM ( Badan Pengawas Obat dan Makan). Sektor yang terkait di dalam tim tersebut adalah komisi pestisida, kerjasama BATAN-Depkes, Badan kesehatan dan keselamatan kerja, komisi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan atau AMDAL (baca:komisi kelakyakan pembangunan ), forum koordinasi manajemen kimia terpadu, dan berbagai badan lain yang dalam pembentukan seperti pusat pengendalian keracuna/pusat informasi keracunan. Berbagai kegiatan penunjang perlu dikembangkan seperti pendidikan,mulai sekolah dasar, menengah sampai perguruan tinggi,  pelatihan, pertemuan antar sektor, dan lain-lain. Fungsi Teks Laporan Hasil Observasi

Profil nasional tentang infrastruktur pengelolaan

Bahan kimia di Indonesia jika menyangkut produksi, impor-ekspor serta penggunaan bahan kimia. Di samping itu juga disertai perencanaan dan pengawasan pengelolaan limbah bahan kimia dari berbagai sumber, industri, hotel, rumah makan, dan sebagainya.

Pengertian Geografi Menurut Para Ahli

Pengertian Geografi Menurut Para Ahli

Pengertian Geografi Menurut Para Ahli
Pengertian Geografi Menurut Para Ahli

 

Sebenarnya pengertian geografi sendiri

Pertama sekali sudah diperkenalkan oleh Erastothenes pada abad ke 1. Erastothenes mengungkapkan bahwa geografi adalah perpaduan kata yang berasal dari kata geographica yang berarti penulisan atau penggambaran mengenai bumi. Berdasarkan pendapat tersebut, maka para ahli geografi (geograf) sependapat bahwa Erastothenes dianggap sebagai peletak dasar pengetahuan geografi.

Pengertian Geografi Menurut Para Ahli

Perbedaan pendapat mengenai sesuatu, merupakan hal yang sangat wajar bagi manusia, demikian juga dengan definisi atau pengertian geografi. Banyak para ahli, para tokoh dunia yang memaparkan berbagai pengertian/definisi geografi, namun pada dasarnya mempunyai inti yang sama.

Satu abad kemudian, tokoh lain bernama Claudius Ptolomaeus

mengungkapkan pendapatnya tentang geografi, yaitu suatu penyajian melalui peta dari sebagian dan seluruh permukaan bumi. Jadi Claudius Ptolomaeus mementingkan peta untuk memberikan informasi tentang permukaan bumi secara umum. Kumpulan dari peta Claudius Ptolomaeus dibukukan, diberi nama ‘Atlas Ptolomaeus’.

Untuk melengkapi pendapat kedua para ahli diatas

maka berikut blog Karo Cyber akan melengkapi definisi geografi menurut para ahli lainnya, informasi definisi geografi menurut para ahli ini sendiri diperoleh blog Karo Cyber dari berbagai sumber situs internte:

Preston e James

Geografi dapat diungkapkan sebagai induk dari segala ilmu pengetahuan” karena banyak bidang ilmu pengetahuan selalu mulai dari keadaan muka bumi untuk beralih pada studinya masing-masing.

Lobeck (1939)

Gegografi adalah suatu studi tentang hubungan – hubungan yang ada antara kehidupan dengan lingkungan fisiknya.

Frank Debenham (1950)

Geografi adalah ilmu yang bertugas mengadakan penafsiran terhadap persebaran fakta, menemukan hubungan antara kehidupan manusia dengan lingkungan fisik, menjelaskan kekuatan interaksi antara manusia dan alam.

Ullman (1954)

Geografi adalah interaksi antar ruang

Maurice Le Lannou (1959)

Objek study geografi adalah kelompok manusia dan organisasinya di muka bumi.

James Fairgrive (1966)

Geografi memiliki nilai edukatif yang dapat mendidik manusia untuk berpikir kritis dan bertanggung jawab terhadap kemajuan-kemajuan dunia. Ia juga berpendapat bahwa peta sangat penting untuk menjawab pertanyaan “di mana” dari berbagai aspek dan gejala geografi.

Strabo (1970)

Geografi erat kaitannya dengan faktor lokasi, karakterisitik tertentu dan hubungan antar wilayah secara keseluruhan. Pendapat ini kemuadian di sebut Konsep Natural Atrribut of Place.

Paul Claval (1976)

Geografi selalu ingin menjelaskan gejala gejala dari segi hubungan keruangan.

Prof. Bintarto (1981)

Geografi mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi, baik yang bersifat fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan, dan regional untuk kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan.

Hasil seminar dan lokakarya di Semarang (1988)

Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kewilayahan dan kelingkungan dalam konteks keruangan.

Depdikbud (1989)

Geografi merupakan suatu ilmu tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna, serta hasil yang diperoleh dari bumi.

Herioso Setiyono (1996)

Geografi merupakan suatu ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya dan merujuk pada pola persebaran horisontal dipermukaan bumi.

Bisri Mustofa (2007)

Geografi merupakan ilmu yang menguraikan tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, faquna serta basil-basil yang diperoleh dari bumi.

Harstone

Geografi adalah sebuah ilmu yang menampilkan relitas deferensiasi muka bumi seperti apa adanya,tidak hanya dalam arti perbedaan – perbedaan dalam hal tertentu, tetapi juga dalam arti kombinasi keseluruhan fenomena di setiap tempat, yang berbeda dari keadaanya di tempat lain.

Menurut wikipedia:

Geografi adalah ilmu tentang lokasi dan variasi keruangan atas fenomena fisik dan manusia di atas permukaan bumi. Kata geografi berasal dari Bahasa Yunani yaitu gêo (“Bumi”) dan graphein (“menulis”, atau “menjelaskan”). Contoh Teks Editorial Tentang Pengangguran

Jabar Terbuka Bagi Sport Tourism

Jabar Terbuka Bagi Sport Tourism

 

Jabar Terbuka Bagi Sport Tourism

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil ikut serta dalam lomba lari marathon bertajuk Unpar Half Marathon 2019 dengan mengambil kategori 5K. Lomba yang dimulai sejak pukul 05.00 pagi tersebut mengambil tempat di kawasan kota Baru Parahyangan.

Alumni Universitas Khatolik Parahyangan

Acara ini diinisiasi oleh para Alumni Universitas Khatolik Parahyangan Bandung, ajang tersebut diikuti oleh tercatat 3200 pelari termasuk Walikota Bogor Bima Arya yang juga alumni Unpar.

Gubernur mengatakan

Hidup harus seimbang antara lahir dan batin. Sesuai dengan petikan pada lagu Indonesia raya yaitu “bangunlah jiwanya bangunlah badannya”, artinya selain rohani fisik juga harus tetap sehat.

Lebih jauh Ia mendukung setiap inisiasi masyarakat dan lembaga yang secara langsung tidak langsung mempromosikan pesona Jawa Barat melalui salah satunya sport tourism. Seperti pada ajang kali ini, pelari menjumpai sejumlah kejutan di sepanjang rute, di antaranya spectators yang akan menampilkan budaya khas Sunda, Dogdog Lojor, serta juga water shower bagi pelari 21K.

Kota Baru Parahyangan

Tentu saja pemandangan indah di kawasan Kota Baru Parahyangan juga menjadi hiburan visual yang spesial bagi para pelari.

Sebelum lari marathon Gubernur terlebih dulu melaksanakan Shalat Subuh berjamaah bersama Walikota Cimahi dan masyarakat di Masjid Besar Cimahi Utara Jalan Cihanjuang Kota Cimahi, Minggu (10-02-2019).

Artikel Terkait:

Merebut Masa Depan, Belajar dari Masa Lalu dan Membaca Peluang Sekarang

Merebut Masa Depan, Belajar dari Masa Lalu dan Membaca Peluang Sekarang

 

Merebut Masa Depan, Belajar dari Masa Lalu dan Membaca Peluang Sekarang

Wali Kota Bogor menjadi Bima Arya

Wali Kota Bogor menjadi Bima Arya pembicara dalam kegiatan ‘Orasi Pekerja Kreatif untuk Indonesia Bisa’ di Gedung Sabuga, Bandung, Sabtu (9/2/2019) lalu.

Dalam orasinya

Bima Arya menyebut bahwa generasi milenial saat ini dimudahkan dengan tersedianya banyak kesempatan, khususnya dibidang industri kreatif. Untuk itu, kata Bima, untuk merebut masa depan itu harus bisa belajar dari masa lalu dan membaca peluang masa sekarang.

“Kalau kalian membayangkan di zaman saya dulu sekitar 23 tahun lalu, sekitar semester 5 kuliah boro-boro kita bicara tentang startup, industri kreatif. Hape saja belum ada. Satu benda yang menjadi andalan itu adalah pager,” ujar Bima.

Saat ini, lanjut Bima

Para generasi milenial sudah dimudahkan dengan kehadiran smartphone dan jaringan internet. “Semua ada dalam genggaman. Jadi kalian generasi paling beruntung saat ini dibanding kita semua (kepala daerah), kalian generasi dengan jutaan kesempatan,” jelasnya. https://bandarlampungkota.go.id/blog/contoh-report-text/

Berdasarkan data, kata Bima

Sudah lebih 50 persen masyarakat Indonesia terakses dengan internet. “Di Bogor sendiri ada satu juta penduduk, dari jumlah itu datanya menarik, sebagian besar nyambung ke dunia maya dengan pengguna facebook 75 persen, twitter 17,4 persen, instagram 42,1 persen, whatsApp 82,8 persen, BBM 16,9 persen, line 16,5 persen. Ini data 3 hari yang lalu baru di survey oleh Charta Politika,” katanya.

Bima juga meminta kepada para generasi muda agar tidak mudah terpecah belah hanya karena beda pilihan. “Saya ingin menyampaikan satu hal, saya termasuk orang yang kecewa melihat betapa mudahnya kita dibelah, antara kampret dan cebong. Bangsa ini terlalu besar hanya disederhanakan oleh dua kubu itu,” tandas dia.

Ini Tiga Agenda Besar Satgas Dalam Rakor Ciliwung

Ini Tiga Agenda Besar Satgas Dalam Rakor Ciliwung

 

Ini Tiga Agenda Besar Satgas Dalam Rakor Ciliwung

Tim Satuan Tugas

Tim Satuan Tugas (Satgas) Naturalisasi Ciliwung menggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor di Pendopo VI , Senin (11/2/2019) pagi. Rapat tersebut dipimpin langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya dengan agenda pembahasan tentang sinkronisasi anggaran dan target capaian dalam enam bulan kedepan.

Pemkot Bogor

Dari Pemkot Bogor sendiri turut dihadiri Asisten Pemerintahan Setdakot Bogor, Plh Sekretaris Daerah Kota Bogor, Kepala Bappeda, Kepala DLH, Plt Kadisperumkim, Kabag Adpem, Camat Bogor Timur, Camat Bogor Tengah, Camat Bogor Utara, dan Lurah terkait. https://bandarlampungkota.go.id/blog/kata-bijak-bahasa-inggris/

Dalam Rakor Bima mengatakan

Ada tiga poin besar yang dibahas bersama, diantaranya agenda pematangan konsep Naturalisasi Ciliwung, sinkronisasi anggaran, dan penetapan target capaian jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

Ada tiga agenda besar yang dibahas bersama

Pertama mematangkan konsep Naturalisasi Ciliwung. Kedua sinkronisasi kaitan anggaran, dan ketiga target capaian. Dananya ada dari bantuan pemerintah pusat, APBD dan dana kelurahan. Itu kita sinkronisasikan,” ujar Bima.

Menurut Bima

Ada sebanyak 14 kelurahan yang akan difokuskan dalam program Naturalisasi sungai Ciliwung di Kota Bogor ini. Kelurahan tersebut merupakan daerah yang terlintasi sungai Ciliwung yang kedepannya akan dipercantik dan ditata.

Dilokasi yang sama, Sekretaris Satgas Naturalisasi Ciliwung

Een Irawan Putra menambahkan, dalam waktu enam bulan kedepan Tim Satgas bersama para relawan pecinta lingkungan dan pemerintah akan konsen di kawasan sungai Ciliwung, khususnya melakukan penataan.

“Tim kita sendiri sudah bergerak dan melakukan pemetaan di wilayah mana saja yang terdapat timbunan sampah. Diantaranya di Kelurahan Sukasari, Babakan dan Sempur yang menjadi titik prioritas. Dalam kurun waktu enam bulan kedepan Insya Allah akan ada perubahan nyata di lokasi itu,” katanya.

Pendekatan Silang Budaya Dalam Pengajaran Bahasa Bagi Penutur Asing

Pendekatan Silang Budaya Dalam Pengajaran Bahasa Bagi Penutur Asing

Pendekatan Silang Budaya Dalam Pengajaran Bahasa Bagi Penutur Asing

Konsep pendekatan silang budaya sebagai pencitraan budaya

Indonesia melalui pengajaran BIPA menunjukkan suatu wacana baru dalam pengajaran Bahasa Indonesia untuk penutur asing dengan menekankan pada pertumbuhan, perubahan, perkembangan dan kesinambungan yang menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang dinamis dan bersinergi dengan kebutuhan masyarakat Informatif. Bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa di Asia yang berpotensi untuk pertukaran kebutuhan informasi dunia, karena ciri pluralistik masyarakat penuturnya.

Bahasa Indonesia dan pendekatan silang budaya

Merupakan upaya “kembali ke etnisitas”. Terlepas dari penafsiran hegemoni sukuisme, dalam belajar bahasa Indonesia (khususnya bagi orang asing) merupakan realitas sosial bahwa pluralisme masyarakat Indonesia berbicara bahasa Indonesia dengan pola pikir, pola hidup dan berdasar nilai etnisitas, sehingga bersifat “Indonesianisasi tata krama komunikasi etnisitas” .

Keragaman suku di Indonesia dapat dilihat sebagai perbedaan

Yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Perbedaan itulah yang dipelajari secara silang budaya untuk dilihat nilai-nilai psikologis masyarakatnya. Silang budaya antar-berbagai tradisi di nusantara baik dengan anasir kesatuan Indonesia sebagai “nation state”, maupun dengan asing sebagai rasional globalisasi tentunya akan membawa ke arah suatu perubahan yang dinamis. Budaya lokal akan melakukan filterisasi sebelum menjadi sebuah acuan.

Pendekatan silang budaya akan melakukan kompromi

secara sistematik terhadap konteks kearifan budaya lokal di Indonesia. Oleh sebab itu sangat bijaksana sebelum mengajarkan bahasa secara aspek linguistik (pembelajaran berbahasa Indonesia), perlu diajarkan (dikenalkan) pengetahuan budaya-budaya etnik yang meliputi sistem nilai, sistem sosial, dan produk budaya serta implikasinya terhadap tindak berbahasa. Selain itu pengenalan “sikap berbahasa” secara “PDL “ atau “pandang dengar dan lihat” dari guru, tutor/instruktur sangat membantu proses belajar bahasa ini.

Ideologi yang dikembangkan adalah multikulturalisme

Atau keanekaragaman budaya, sehingga perlu seorang pengajar bahasa Indonesia yang berasal dari (yang merupakan wakil dari) etnis yang ada. Pigura besarnya adalah Linguistik Indonesia sedangkan gambar yang ditampilkan adalah tanda-tanda budaya multikultural. Dalam konsep budaya Jawa hal ini disebut dengan ngertos caranipun ngertos atau pengertian bagaimana caranya mengerti (model pendidikan heuristik). Secara praktis pendekatan silang budaya dalam pengajaran Bahasa Indonesia bagi penutur asing menekankan pada penggalian metode pengajaran bahasa berdasar pola empatik.

Pola ini digunakan untuk pemahaman masyarakat majemuk baik secara genetis maupun kultural. Cara yang dilakukan adalah menggabungkan kecerdasan yang berkaitan dengan kemampuan menangkap kata-kata dan kemampuan menyusun kalimat, kemampuan memahami orang lain, kemampuan memahami emosi sendiri, serta kemampuan melukiskan suatu konsep bahasa dalam perspektif (think in picture), sehingga mampu mempersepsi lingkungan, mengekspresikan konsep dalam gambar, coretan serta lukisan.

Hal ini sangat diperlukan

Dalam mengantarkan pemahaman konsep budaya-budaya etnisitas di Indonesia sebelum ke aspek bahasanya. Dialog, puisi, novel, kliping koran, percakapan dalam drama (misalnya drama tradisional), kajian semiotik atas video klip iklan di TV merupakan sarana (media) yang menarik untuk pembelajaran silang budaya bahasa Indonesia bagi penutur asing.

Sumber : https://dosen.co.id/

APMFI Gelar Sosialisasi Uji Kompetensi dan Sertifikasi Profesi Komunitas Farmasi Indonesia

APMFI Gelar Sosialisasi Uji Kompetensi dan Sertifikasi Profesi Komunitas Farmasi Indonesia

 

APMFI Gelar Sosialisasi Uji Kompetensi dan Sertifikasi Profesi Komunitas Farmasi Indonesia

Seiring perubahan zaman

dunia farmasi menghadapi tantangan yang semakin berat. Salah satunya mengenai penggunaan obat-obat terlarang seperti narkoba.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat

Ahmad Hadadi mengatakan, hal tersebut merupakan tantangan Farmasi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Ini adalah tantangan, bagaimana mengedukasi masyarakat untuk tidak menggunakan obat seperti itu,” ujar Hadadi saat memberikan pengarahan sekaligus membuka acara Sosialisasi Uji Kompetensi dan Sertifikasi Profesi Komunitas Farmasi Indonesia (LSP KFI) dan Pelatihan Teknis Skema Farmasi dari BNSP bagi SMK Farmasi yang ada di Jawa Barat. Acara dilaksanakan pada Selasa, 2 Oktober 2018 di Hotel Grand Pasundan, Jalan Peta No 147-149, Bojong Loa, Kota Bandung. Acara tersebut digelar oleh Asosiasi Pendidikan Menengah Farmasi Indonesia (APMFI).

Dalam dunia pendidikan menengah

Hadadi mengatakan, SMK farmasi hadir sebagai bagian dari perubahan zaman. Untuk menjawab tantangan zaman, tentulah diharapkan kelak siswa SMK farmasi menjadi kompeten dan siap bersaing di dunia kerja. Untuk meraih hal tersebut, Hadadi mengatakan, perlu ada proses yang teruji agar terstandar yaitu dengan sertifikasi profesi.

“Sampai maret 2017, sekitar 327 SMK sudah menajdi lembaga sertifikasi profesi pihak pertama (LSP P1) seluruh SMK tersebut sudah menerima setifikat lisensi dari badan nasional sertifikasi profesi (BNSP), sehingga bisa menguji dan mengeluarkan sertifikat kompetensi untuk peserta didiknya,” ujarnya.

Hadadi mengapresiasi kegiatan ini

Pemerintah selalu mendukung agar bidang farmasi dapat menembus berbagai hambatan, menjadi lebih kreatif dan memiliki peran lebih signifikan. Sementara itu, Ketua APMFI Jawa Barat, Noni Cahyana berharap dengan adanya sertifikasi ini, dunia farmasi dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam  bidang kesehatan.

“Mudah-mudahan ini dapat terwujud sehingga menjadi legalitas formal, dan dapat ikut andil dalam pembagunan di bidang kesehatan khususnya di industri farmasi,” ujar Noni.

Artikel Terkait:

SMKN 3 Adakan Workshop Penyelarasan Kurikulum Kejuruan

SMKN 3 Adakan Workshop Penyelarasan Kurikulum Kejuruan

 

SMKN 3 Adakan Workshop Penyelarasan Kurikulum Kejuruan pada Kompetensi Keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran

Revitalisasi SMK bukan sekedar fisik sekolah

melainkan sumber daya manusianya seperti kompetensi guru, kepala sekolah dan lainnya. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ahmad Hadadi saat membuka acara Workshop Penyelarasan Kurikulum Kejuruan pada Kompetensi Keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran untuk Mewujudkan Kurikulum yang Link & Match dengan Industri oleh SMK Negeri 3 Bandung. Acara dilaksanakan pada Rabu, 3 Oktober 2018 di Harris Hotel Bandung , Jalan Peta, Bojongloa Kaler,  Kota Bandung.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut  Inpres Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK untuk Peningkatan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia melalui Program  Pengembangan SMK berbasis Industri/Keunggulan Wilayah menjadikan kurikulum sebagai hal yang penting untuk diselaraskan dengan kebutuhan kompetensi DU/DI.

Tentu revitalisasi tidak hanya fisik

akan tetapi untuk SDM gurunya hingga kepala sekolah. Kemudian sudah menjadi suatu kemestian guru ini punya jiwa kewirausahaan. Jangan jadi guru yang biasa-biasa aja tanpa ada kreatif, kolaboratif dan lainnya,” ujar Hadadi.

Hadadi mengatakan

sejalan dengan tujuan pemerintah dalam mengurangi jumlah pengangguran, SMK diharapkan dapat meluluskan siswa yang siap kerja dan berwirausaha. Yang terpenting adalah bagaimana menata pendidikan SMK khususnya di Jawa Barat agar terus berprestasi harus selaras dengan dunia industri.

Hal tersebut sesuai dengan tujuan workshop ini

Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Bandung, Euis Purnama, mengatakan sebagai SMK revitalisasi, Euis berharap dapat menggandeng aliasi agar sama-sama memajukan paket keahlian bisnis. Selain kemampuan dan kompetensi keahliannya ditingkatkan, hal yang tidak kalah penting adalah meningkatkan prilaku dan karakter siswa.

“Dengan kegiatan ini saya harap bisa menghasilkan kurikulum yang revesentatif yang dapat dilaksanakan di sekolah masing-masing dan sebagai bahan acuan dalam mengantisipasi era revolusi industri 4.0,” ujar Eius.

Presiden Jokowi

Seperti yang diberitakan kemdikbud.go.id Presiden Jokowi memberikan enam instruksi khusus untuk Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Keenam instruksi tersebut adalah: membuat peta jalan SMK; menyempurnakan dan menyelaraskan kurikulum SMK dengan kompetensi sesuai kebutuhan pengguna lulusan (link and match); meningkatkan jumlah dan kompetensi bagi pendidik dan tenaga kependidikan SMK; meningkatkan kerja sama dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan dunia usaha/industri; meningkatkan akses sertifikasi lulusan SMK dan akreditasi SMK; dan membentuk Kelompok Kerja Pengembangan SMK.

 

Sumber : https://pengajar.co.id/

Contoh Dialog Bahasa Inggris Expressing Sympathy

Contoh Dialog Bahasa Inggris Expressing Sympathy

Contoh Dialog Bahasa Inggris Expressing Sympathy
Contoh Dialog Bahasa Inggris Expressing Sympathy
Bahasa Inggris itu semakin banyak berlatih akan semakin mudah dan semakin lancar, makanya kita akan belajar contoh dialog bahasa Inggris. Sekarang kita akan belajar tentang “Expressing Sympathy” yaitu belajar mengungkapkan rasa simpati kita kepada orang lain. Pasti tahulah bagaimana pentingnya hal ini, di kehidupan sehari-hari kita kan sering menghadapi situasi dimana kita harus mengungkapkan simpati kepada orang lain, benar bukan?
Berkaitan dengan hal ini kita nanti akan mempelajari dan mencoba memahami beberapa contoh percakapan expressing sympathy. Dengan begitu nantinya kita bisa paham bagaimana cara kita untuk menunjukkan perhatian atau menunjukkan rasa simpati kita kepada orang lain.
Contoh berikut akan terdiri dari 2 percakapan singkat. Percakapan tersebut bisa kita pelajari arti atau terjemahannya. Selain itu juga bisa kita pelajari ungkapan-ungkapan yang digunakan dalam dialog tersebut. Jika mendapatkan kata-kata baru maka kita bisa menghafalkannya dan menambah perbendaharaan kata yang kita miliki.

English Dialog

Expressing Sympathy. In your daily life you often want to show your attention or possibly sympathy to others. Do you know how to do them very well? To give more exercises here are some examples of English dialog (Dialog Bahasa Inggris) to express sorry or Sympathy “I’m Sorry to Hear That”.

Dialog expressing sympathy 1

Denias :
Hi, Retno.

Retno :
Hi, Denias.

Denias :
You were absent for two days. Where were you?

Retno :
My family and I went to my cousin’s wedding party.

Denias :
I see. Where was it?

Retno :
It was in Surabaya. It took five hours to get there.

Denias :
How was the party?

Retno :
It was great, but there was something bad that happened.

Denias :
Really? What was that?

Retno :
The bride fainted after the party was over.

Denias :
Oh, I’m sorry to hear that. Was she sick?

Retno :
Actually, she was not. She was just too tired. Fortunately, she soon recovered.

Denias :
That’s good. Anyway, the bell is ringing. Let’s go back to the class.

Retno :
Okay.

Percakapan atau contoh dialog di atas menggambarkan pengalaman liburan yang dilakukan Retno. Dari percakapan dapat diketahui bahwa Retno absen selama dua hari untuk mengikuti perayaan pernikahan sepupunya. Retno menceritakan sebuah kejadian yang kurang berkenan yaitu keponakannya pingsan diakhir acara.
Denias lantas menanyakan penyebab kejadian tersebut dan juga mengungkapkan perhatian dan rasa simpatinya kepada Retno. Ungkapan yang digunakan Denia untuk mengungkapkan rasa simpati tersebut yaitu terlihat pada kalimat “oh, I’m sorry to hear that….” Itulah sedikit penjelasan mengenai contoh dialog bahasa Inggris singkat di atas. Sekarang mari kita lanjutkan ke contoh berikutnya.

Contoh dialog expressing sympathy 2 

Adib :
Hi, Ruben. What a nice hat!

Ruben :
Oh, hi Adib. Thank you for saying so.

Adib :
Is that new?

Ruben :
No, actually. My grandfather gave me this hat last Christmas.

Adib :
I see. Well, I heard you went to Medan last Christmas.

Ruben :
You’re right. My family and I spent the holiday with our relatives there.

Adib :
How was it?

Ruben :
It was a nice gathering. We spent three days there. However, there was something annoying in our way home from Medan.

Adib :
What was it?

Ruben :
I lost my wallet.

Adib :
I’m sorry to hear that. How did it happen?

Ruben :
I thought I dropped it in the taxi. However, when I called the taxi company, they said they found nothing in the taxi.

Adib :
How upsetting.

Ruben :
Moreover, I lost all my identity cards.

Adib :
That’s a pity.

Percakapan di atas berisi seputar kejadian yang kurang berkenan. Bisa diketahui dalam dialog tersebut bahwa Ruben telah kehilangan dompet. Untuk mengungkapkan rasa simpatinya kepada Ruben, Adib kemudian mengucapkan “I’m sorry to hear that” untuk menunjukkan rasa pedulinya kepada temannya tersebut.
Dari kedua contoh dialog singkat di atas mudah-mudahan kita bisa lebih paham tentang bagaimana cara mengungkapkan kepedulian dan simpati kita kepada orang lain. Jangan lupa, untuk melengkapi contoh expressing sympathy di atas mari kita pelajari juga materi lengkapnya. Sampai disini saja, salam hangat dan selamat berlatih.

Wahai Ibu Pertiwi, Kami Tunanetra juga Anakmu di Negeri Ini !

Wahai Ibu Pertiwi, Kami Tunanetra juga Anakmu di Negeri Ini !

 

Wahai Ibu Pertiwi, Kami Tunanetra juga Anakmu di Negeri Ini !

 

Wahai Ibu Pertiwi

BANDUNG, DISDIK JABAR – Muhammad Rizky Maulana menarik nafas panjang, setelah namanya disebut untuk membacakan surat yang ia buat untuk presiden. siswa SLBN A Negeri Bandung tesebut pun maju dan bersiap membacakan surat yang ia tulis. Rizky duduk di bangku yang telah disediakan. Sambil meraba kata-kata, siswa tunanetra tersebut membacakan isi suratnya kepada seluruh peserta yang berisikan suatu harapan bagi sekolahnya agar terus maju dan dapat mencerdaskan siswa-siswanya.

Berbeda dengan Rizky, Alifa bercerita kepada presiden tentang mimpinya untuk melanjutkan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi agar bisa menjadi seorang sarjana. Meskipun memiliki keterbatasan, dirinya yakin mampu menggapai cita-cita yang dia impikan.

Tak kalah dengan siswa, Ahmad Basri Nur Sikumbang, alumni angkatan 1963 sekaligus Kepala Sekolah (2003) SLBN A Kota Bandung juga berpartisipasi membacakan pusisi yang ia ciptakan untuk Presiden Jokowi. Puisi gubahan Doktor tunanetra pertama di Indonesia tersebut berisikan pandangan Basri mengenai pendidikan disabilitas yang harus terus ditingkatkan.

“Wahai bangsa kami Indonesia tercinta, Kami tunatera bagian tak terpisahkan dari kiprahmu jua. Meskipun kami dari butir-butir kemungkinan yang diperkiraan tidak berdaya guna. Beri kami kesempatan memperoleh pendidikan yang nyaman. Wahai Ibu Pertiwi yang bersemayam di bumi NKRI, Kami tunanetra juga anakmu di negeri ini,” ucap Basri lantang dan membuat semua peserta tertegun.

Pemandangan tersebut didapati dalam kegiatan menulis surat kepada Presiden Republik Indonesia, Kamis, 29 November 2018. Acara yang diiniasi oleh SLBN A Bandung tersebut menggambil tema “Pendidikan Disabilitas Bagi Indonesia”. seluruh siswa juga guru penyandang disabilitas menuliskan surat menggunakan huruf braille yang isinya berupa curahan hati, cita-cita dan harapan siswa kepada Presiden.

Kepala Sekolah SLN A Bandung

Wawan mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan memberi ruang kepada siswa tunanetra untuk mengekspresikan keinginannya dengan bahasa anak-anak. Lebih jauh, dia berharap agar pemerintah mampu mengoptimalkan pendidikan disabilitas, khususnya tunanetra. “Melalui alamat yang sudah tertera, surat anak-anak akan kami kirimkan ke kediaman presiden,” ucap Wawan.

Hal senada pun diungkapkan Ketua Komite SLB Negara Kota Bandung

Rani Umarella. Dia mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi, ekspresi siswa, guru, orang tua dan masyarakat yang peduli pendidikan tunanetra. “Kami memberi ruang seluas-luasnya ungkapan yang akan disampaikan secara kreatif, baik dan santun,” tuturnya.

 

Artikel Terkait: