Etika penggunaan email

Etika penggunaan email

Table of Contents

Etika penggunaan email

Etika penggunaan email
Etika penggunaan email

Etika penggunaan email
Etika dalam email sama dengan etika dalam menulis surat biasa. Ada email yang isinya formal ada yang informal. Beberapa poin penting:
Jangan mengirim email dengan lampiran (attachment) yang terlalu besar (lebih dari 1 mb). Tidak semua orang mempunyai akses Internet yang cepat, dan ada kemungkinan lampiran tersebut melebihi kapasitas email penerima, sehingga akan ditolak mailserver penerima. Selain itu, perhatikan juga bahwa beberapa penyedia email juga menerapkan batasan tentang jumlah, jenis, dan ukuran email yang dapat diterima (dan dikirim) penggunanya.
– Jangan mengirim lanjut (forward) email tanpa berpikir kegunaan bagi orang yang

dituju.
– Selalu isi kolom subjek, jangan dibiarkan kosong.

– Jangan menggunakan huruf kapital karena dapat menimbulkan kesan anda

BERTERIAK.
Dan tentu saja, gunakan kata-kata dengan santun:). Adakalanya sesuatu yang kita tulis akan terkesan berbeda dengan apa yang sebetulnya kita maksudkan.

Keamanan
Keamanan data di email tidaklah terjamin dan selalu ada resiko terbuka untuk umum, dalam artian semua isinya dapat dibaca oleh orang lain. Hal ini disebabkan oleh karena email itu akan melewati banyak server sebelum sampai di tujuan. Tidak tertutup kemungkinan ada orang yang menyadap email yang dikirimkan tersebut.
Email dapat diamankan dengan melakukan teknik pengacakan (enkripsi). Salah satu program enkripsi yang populer adalah PGP (Pretty Good Privacy). Dengan memakai PGP maka isi akan dienkrip, dan hanya orang yang tertuju dapat mendekripsi dan membaca email tersebut. Kerugiannya adalah membuat repot pihak pengirim dan penerima (karena keduanya harus memiliki program PGP, dan pengirim juga harus memiliki kunci umum penerima, dan melakukan enkripsi pesan dengan kunci tersebut).

Perkembangan Email
Mulai tahun 1980-an email sudah bisa dinikmati oleh khalayak umum, baik itu email gratisan maupun yang berbayar. Saat ini banyak email berbasis web yang diberikan secara cuma-cuma oleh Telkom, Yahoo!, Google, MSN, dll. Kapasitasnya pun bervariasi mulai dari 100 mb sampai yang tak terbatas.
Akibatnya, kini banyak perusahaan pos di berbagai negara menurun penghasilannya karena masyarakat lebih memilih email sebagai media penyampai pesannya.

Voice mail

Visual Voicemail merupakan proses penambahan aspek visual telepon pesan suara seperti memungkinkan pengguna untuk melihat daftar pesan suara audio entri atau bahkan membaca transkrip pesan suara ini sebagai teks. Voicemail ini dikonversi ke teks dengan menggunakan perangkat lunak pengenalan suara canggih seperti Dragon powered by Nuansa Komunikasi.. Dalam beberapa bulan terakhir, beberapa perusahaan di telekomunikasi terpadu ruang memiliki elemen visual ke dalam layanan pesan suara.Penggunaan yang paling menonjol dari teknologi ini ditemukan di Apple ’s iPhone, Samsung’ s instinct dan Blackberry Storm dan Tour.

Vendor sistem telepon lainnya kini juga menawarkan fitur-fitur ini voicemail internal pengguna. Ini melengkapi pesan suara dasar untuk e-mail atau melalui SMS ke perangkat mobile yang menjadi di mana-mana itu memungkinkan pengelolaan yang lebih baik pesan suara tanpa menyumbat inbox pengguna dan menghemat waktu penyaringan spam.

Yang sangat mudah untuk menggunakan Visual Voicemail adalah melalui aplikasi-aplikasi client mobile memungkinkan penyediaan layanan yang berkesinambungan dengan kegunaan maksimum. T-Mobile International meluncurkan layanan sebagai Mobilbox Pro pada bulan Agustus 2009 untuk berbagai Symbian S60 perangkat dengan pengumuman untuk mendukung ponsel lebih lanjut termasuk Windows Handphone dan Android perangkat segera.

3. Electronic Calendaring

Electronic calendaring adalah penggunaan jaringan computer untuk menyimpan dan memanggil acara yang telah ditetapkan oleh manajer. Electronic calendaring mempunyai sifat khusus diantara aplikasi otomasi kantor, karena ia hanya menyusun terjadinya komunikasi bukan mengkomunikasikan informasi.

4. Audio dan Video Conferencing

Audio conferencing adalah penggunaan peralatan komunkasi suara untuk membuat hubungan audio diantara orang-orang yang tersebar secara geografis untuk tujuan melakukan konferensi. Audio conferencing merupakan OA pertama kali yang tidak memerlukan komputer, karena ia hanya menggunakan fasilitas komunikasi audio dua arah.

Avideoconference atau video conference (juga dikenal sebagai videoteleconference) adalah satu set interaktif telekomunikasi teknologi yang memungkinkan dua atau lebih lokasi untuk berinteraksi melalui dua arah transmisi video dan audio secara bersamaan. Hal ini juga disebut ‘visual kolaborasi’ dan merupakan jenis groupware. Videoconference berbeda dari panggilan videophone dalam bahwa dirancang untuk melayani konferensi, bukan individu. Ini adalah bentuk peralihan dari videotelephony, pertama kali digunakan secara komersial oleh AT & T selama awal 1970-an menggunakan Picturephone teknologi.

5. Computer conferencing

Komputer conferencing adalah penggunaan jaringan computer sehingga memberi kemampuan seorang untuk melakukan pertukaran informasi selama proses terjadinya konferensi. Aplikasi ini menggunakan hardware dan software yang sama.

6. Faximile

Faximile (fax) adalah penggunakan peralatan khusus yang dapat membaca tampilan dokumen pada ujung channel komunikasi dan membuat salinan atau copy di ujung lain. Fax sangat mudah diimplementasikan dan dioperasikan. Jalur telepon suara dapat berfungsi sebagai channelnya dan pengoperasikannya tidak lebih sulit dari pada mengoperasikan mesin fotocopy.

7. Video Text

Video text dalam penggunaannya menggunakan computer untuk tujuan memberikan tampilan materi tekstual pada layar crt. Materi tekstual dapat berbentuk naratif atau tabulasi, dan ia disimpan dalam penyimpanan sekunder pada computer.

8. Image Storage dan Retrieval

Digunakan untuk mengatasi masalah mengenai penyimpanan dan pemanggilan tampilan. Dimana beberapa jenis perusahaan mempunyai volume dokumen yang besar, sehingga mereka harus menyimpannya dalam file agar informasi dapat dipanggil atau didapatkan kembali jika diperlukan. Untuk mengatasi masalah tersebut dapat meggunakan microform dan microfiche.

Sumber : https://synthesisters.com/