Forum Pelajar Sadar Hukum

Forum Pelajar Sadar Hukum

Forum Pelajar Sadar Hukum

Forum Pelajar Sadar Hukum
Forum Pelajar Sadar Hukum

Sesuai dengan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 180.05/Kep. 648-Disdik/2018 tentang tim pembinaan kesadaran hukum dan hak asasi manusia Provinsi Jawa Barat, serta Draf Keputusan Gubernur Jawa Barat tentang forum pelajar sadar hukum dan hak asasi manusia Provinsi Jawa Barat, dibentuklah Forum Pemuda Sadar Hukum (FPSH) bagi siswa pelajar di tingkat SMA, SMK, dan MA.

Ketua FPSH Jawa Barat, Nandi mengatakan FPSH merupakan program sinergitas antara instansi diantaranya yaitu Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Kemenkumham Kanwil Jawa Barat, Badan Narkotika Nasional, Polda Jawa Barat, Kementrian Agama dan Kejaksaan Tinggi Negeri. Sesuai dengan SK yang telah disebutkan, forum tersebut memilkkk tugas untuk membantu siswa di sekolah untuk meningkatkan kesadaran hukum.

“Harapannya setiap sekolah bisa mensosialisasikan forum ini dan intinya

juga bisa meningkatkan kesadaran hukum. Sehingga bisa lebih menggelorakan lagi bahwa forum ini adalah salah satu cita cita luhur kita, dari pemimpin masa lalu kepada pemimpin-pemimpin masa depan. Dan juga meningkatkan Jabar sebagai provinsi sadar hukum untuk kedepannya,” ujar Nandi pada Rapat Koordinasi Pembinaan Kesadaran Hukum di Gedung Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jalan Dr. Radjiman, Kota Bandung, Kamis, 6 Desember 2018.

Pada pemaparannya, Nandi menjelaskan program kerja yang telah dilaksanakan FPSH diantaranya adalah sosialisasi dan pengukuhan duta hukum dan HAM kabupaten/kota, deklarasi forum pelajar sadar hukum dan HAM di sekolah dan kabupaten/kota, kunjungan pada lapas anak dan kanim imigrasi, turut membina di lapangan kegiatan kawah kepemimpinan pelajar (KKP), serta masih banyak lagi.

Selain itu, program kerja yang sedang dilakukan diantaranya melaksanakan

Lomba Cerdas Cermat Ham Tingkat Nasional, lomba desain poster di kalangan pelajar, persiapan kampanye Jabar Tolak Intoleransi, apel memperingati hari Ham Sedunia yang diikuti SMA, SMK, MA se-Jawa Barat, serta penataan struktur administrasi dan kesekretariatan TIM Sinergitas.

“Adapun program kerja yang akan dilaksanakan di tahun 2019 meliputi konsolidasi, jambore sadar hukum, training, study lapangan, seminar, kolaborasi, sampai deklarasi,” ujar Nandi.

Nanti juga mengatakan susunan kepengurusan FPSH terdapag dalam 27

kabupaten/kota se-Jawa Barat. Namun saat ini baru tiga kabupaten/kota yang sudah resmi berdiri dan dilantik. Diantaranya adalah Kabupaten Pangandaran, Kota Bandung, dan Kota Cimahi. Tahun ini, sebanyak 12 kabupaten/kota juga akan segera di deklarasikan seperti Karwaeang, Sumedang, Bekasi, Garut, Tasikmalaya.

“Sasaran utama FPSH ini memang pelajar, namun ini akan dilanjutkan ke jenjang minimal usia sampai 24 tahun, yaitu masa transisi pelajar SMA menuju perguruan tinggi,” tutup Nandi.***

 

Sumber :

https://solopellico3p.com/sejarah-dinosaurus/