Gelandangan

Gelandangan

Table of Contents

Gelandangan

Gelandangan
Gelandangan

Gelandangan berbeda dengan pengemis, kendati keduanya merupakan penyakit sosial, tetapi pada dasarnya istilah pengemis atau gelandangan hanya tergantung pada bentuk pekerjaannya dan sarana tempat tinggal yang dipunyai. Tidak semua gelandangan adalah pengemis, juga sebaliknya tidak semua pengemis adalah gelandangan (hidupnya menggelandang). Menurut istilah dahulu lebih netral sifatnya (Onghokham,1982 : 3), gelandangan berasal dari kata “gelandang” yang berarti “yang selalu mengembara”, yang berkelana (lelana). Kemudian Onghokham menambahkan bahwa gelandangan itu adalah orang-orang yang tidak mempunyai pekerjaan tetap dan layak, dan bisa makan di sembarang tempat. Deskripsi yang sama bagi gelandangan di atas menurut Parsudi Suparlan, adalah bahwa gelandangan ini tidak mempunyai pekerjaan dan tempat tinggal tetap. Kemudian, Suparlan mengemukakan bahwa masyarakat kota sejak lama sadar akan adanya gelandangan dan menempatkan mereka dalam stereotipe “tak menetap, kotor, dan tidak jujur”. (Suparlan P, 1974 : 2 ).

Dengan demikian, gelandangan bisa dilukiskan sebagai orang-orang yang tidak mempunyai pekerjaan dan tempat tinggal yang tetap dan layak serta makan di sembarang tempat. Gelandangan merupakan pola hidup atau cara hidup agar mampu bertahan dalam kemiskinan dan keterasingan. Gelandangan merupakan fenomena kemiskinan sosial, ekonomi dan budaya yang dialami sebagian kecil penduduk kota besar, sehingga menempatkan mereka pada lapisan sosial yang paling bawah di tengah masyarakat kota. Walaupun bekerja keras, mempunyai kegiatan tertentu yang teratur sera pendapatan yang mendukung daya tahan mereka untuk tetap tinggal di kota, tetapi cara hidup nilai dan norma mereka dianggap menyimpang dari nilai yang diterima oleh masyarakat banyak. Gelandangan ini kondisi dan situasi kehidupannya selalu meresahkan dan menyedihkan. Lokasi atau tempat mereka menggelandang menyebar tidak menentu, sampai dengan pojok-pojok kota dan berpindah-pindah.

Baca Juga :