Makna Kompromi

Makna Kompromi

Table of Contents

Makna Kompromi

Makna Kompromi
Makna Kompromi

Makna Kompromi
Kita tidak lagi memberikan perhatian kepada mengatur pergolakan politik, akan tetapi pada akhirnya dengan penyesuainan isu yang dipertaruhkan. Mencapai kompromi adalah satu fungsi politik yang utama.
Kita harus membedakan antara teknik kompromi – negosiasi dan abitrase. Pihak – pihak yang bergolak bisa mencoba menyesuaikan perbedaan – perbedaannya oleh mereka sendiri melalui diskusi dan dialog, proses demokrasi yang normal. Wakil – wakil dari pihak – pihak yang saling bertentangan bertemu disekitar meja perundingan dan mencoba mengerjakan syarat – syarat penyelesaian, sambil memperhatikan kepentigannya masing – masing, dan masing – masing harus membuat konsensi. Akan tetapi, pihak yang bertentangan bisa juga naik banding kepada pihak ketiga yang tidak mempunyai kepentingan, yang mewakili diri mereka untuk menyelesaikan pertentangannya.
Pada umumnya demokrasi sesuai dengan jenis kompromi yang pertama; proses-prosesnya memberikan konfrontasi yang permanen dari kelompok – kelompok yang bertentangan dengan jenis kompromi yang kedua. Partai – partai independen yang otokrasi sesuai dengan jenis kompromi yang kedua. Partai – partai independen dan yang ditempatkan di atas kelas, fraksi – fraksi, dan individu, di dalam posisi arbiter. Tidak ada bentuk pemerintahan yang sama sekali luput dari kekacauan, akan tetapi negara otokrasi tidak terlalu kacau dibandingkan dengan yang lainnya.
Kentungan kerahasiaan, yang disukai oleh lembaga – lembaga otokrasi, adalah secara relatif tidak penting dibandingkan dengan kenyataan bahwa seluruh strukturnya cenderung ke arah pemecahan unilateral, yang dipaksakan dari atas dan ini adalah justru berlawanan dengan kompromi.

Sumber : https://mayleneandthesonsofdisaster.us/