Masalah Pokok Dalam Ekonomi Islam dan Konvensional

Masalah Pokok Dalam Ekonomi Islam dan Konvensional

2.3.1   Kovensional

Permasalahan utama dalam perekonomian konvensional adalah tentang bagaimana mengalokasikan sumber daya ekonomi yang terbatas jumlahnya dalam memnuhi kebutuhan yang tidak terbatas yang disebut dengan kelangkaan (scarcity). Keinginan manusia yang tidak ada batasnya menyebabkan tingkat kepuasan yang semakin tinggi. Sementara itu tidak disertai dengan kemampuan dalam memenuhinya.

Dalam pandangan ekonomi konvensional “ilmu ekonomi adalah studi tentang pemanfaatan sumber daya yang langka atau terbatas (scarcity) untuk memenuhi kebutuhan manusia yang tidak terbatas (unlimited).”[14]

Sumber daya terdiri atas sumber daya alami dan sumber daya buatan. Sumber daya alami terdiri atas sumber daya alam dan sumber daya manusia. Adapun sumber daya buatan adalah modal dan pengusaha. Para ahli ekonomi menamakan seluruh sumber daya ini sebagai faktor-faktor produksi, sebab mereka ini digunakan untuk memproduksi barang-barang yang dibutuhkan orang. Barang-barang yang dihasilkan atau diproduksi dinamakan komoditas.[15]

Banyaknya permintaan akan suatu barang menyebabkan produsen harus dapat berinovasi dalam memproduksi suatu barang. Hal tersebut menyebabkan keterbatasan konsumen dalam menentukan pilihan tersebut. Keterbatasan dalam menetukan pilahan tersebut tidak langsung menunjukkan akan timbulnya suatu biaya, hal ini dikenal dengan biaya peluang (opportunity cost). Dari permasalahan yang telah dijabarkan tadi, maka setiap masyarakat menghadapi dan harus memecahkan tiga permasalahan pokok ekonomi[16]:

  1. Apa yang harus diproduksi dan dalam jumlah berapa barang tersebut diproduksi (WHAT).
  2. Bagaimana sumber-sumber ekonomi (faktor-faktor produksi) yang tersedia harus digunakan untuk memproduksi barang-barang tersebut secara optimal (HOW).
  3. Untuk siapa barang-barang tersebut diproduksikan atau bagaimana barang-barang tersebut dibagikan di antara warga masyarakat (FOR WHOM).

Untuk mengatasi permasalahan yang ada masyarakat meodern kini lebih menekankan pada mekanisme harga yang ada di pasar. Mekanisme harga dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara:

  1. Dalam permasalahan (WHAT), apabila tingkat permintaan atas suatu barang naik maka harga juga akan naik, dengan begitu produsen akan memeproduksi lebih bnayak untuk mendapatkan keuntungan lebih, kemudian apabila telah mencapai batas maksimum efisiensi produksi dimana tingkat penawaran lebih tinggi dibanding permintaan maka harga akan kemlabali turun. Jadi gerak harga barang menentukan barang apa dan seberapa banyak barang diproduksi.
  2. Suatu barang diproduksi dengan berbagai faktor produksi, apabila suatu faktor produksi harganya naik maka akan mengurangi keuntungan yang diperoleh oleh produsen. Dengan begitu produsen akan mencari jalan keluar dengan menggunkan barang subtitusi untuk mengurangi kerugian. Dalam hal ini masalah kombinasi akan faktor produksi dapat teratasi (HOW).

 

Sumber :

https://nomorcallcenter.id/

Posted in Ipa