Optimitis Jabar Juara Umum O2SN

Optimitis Jabar Juara Umum O2SN

Optimitis Jabar Juara Umum O2SN

Optimitis Jabar Juara Umum O2SN
Optimitis Jabar Juara Umum O2SN

Tahun ini, para atlet yang mewakili Jawa Barat dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) terutama jenjang SMA mendapatkan pembinaan lebih dibandingkan tahun kemarin. Dengan demikian, tidak sedikit medali yang diraih Jawa Barat dalam berbagai cabang olahraga (cabor).

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas (PSMA), Dinas

Pendidikan Jawa Barat, Yesa Sarwedi mengatakan, tahun ini para atlet telah diberikan pembinaan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat selama empat hari tiga malam. Pembinaan bertujuan untuk mematangkan persiapan atlet menghadapi perlombaan.

”Tahun kemarin kita tidak ada pembinaan, kalau sekarang kita ada pembinaan. Mekanisme seleksi tahun ini pun jauh lebih baik. Jika tahun kemarin kebanyakan atlet ditunjuk untuk mewakili Jabar. Tahun ini atlet mengikuti seleksi dari tingkat terbawah, yaitu sekolah,” ujar Yesa saat ditemui di Gor Tennis Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Yogyakarata, seperti dilansir laman Disdik Jabar, kemarin (20/9).

Untuk tahun selanjutnya, Yesa mengatakan akan lebih menekankan perisiapan siswa di pembinaan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat. Dia pun berharap pembinaan dapat dilakukan dari jenjang kabupaten/kota agar atlet lebih siap.

”Setiap tahunnya atlet terbaik akan dipilih dengan cara seleksi, setelah itu

akan diberi pembinaan lebih intensif. Jadi akan memberikan pembinaan lebih panjang, dan kalau bisa pembinaan dilakukan mulai dari kab/kota, untuk juara tingkat kab/kota, baru ke provinsi,” ujar Yesa menjelaskan.

Yesa berharap, pemerintah lebih fokus kepada oembinaan siswa seperti ini. Selain demi membentuk karakter siswa, pembinaan merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk mendorong siswa lebih berprestasi lagi.

”Berharap pemerintah prov lebih konsen dengan pembinaan kesiswaan.

Anggaran dalam persiapan untuk kegiatan lomba, untuk pembinaan kejuaraan kesiswaan baik dari O2SN, FLS2N dan lainnya lebih banyak. Karna kami dari Disdik Jabar kadang agak terbatas untuk persiapan. Pembinaan adalah kegiatan hingga pembinaan karajter dalam kompetisi,” ujar Yesa

 

Sumber :

https://egriechen.info/