Harapan Besar kepada Bupati Inhil untuk Dunia Pendidikan Kateman

Harapan Besar kepada Bupati Inhil untuk Dunia Pendidikan Kateman

Harapan Besar kepada Bupati Inhil untuk Dunia Pendidikan Kateman
Harapan Besar kepada Bupati Inhil untuk Dunia Pendidikan Kateman

Dalam rangka mensyukuri Bulan Syawal 1440 H, Persatuan Guru Republik

Indonesia (PGRI) Kecamatan Kateman Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Halal bi Halal di Gedung Jaya Manggala Sungai Guntung, Rabu (26/6/2019).

Acara yang dimulai dengan tari persembahan ini menampilkan pertunjukan rabana dari siswa/ siswi SMPN I Kateman dan Mars PGRI oleh PGRI Kacamatan Kateman.

Tema yang diusung pada syukuran kali ininialah “Dengan Silaturahmi Kita

Jalin Kemitraan untuk Mewujudkan Pendidikam Berkarakter dan Bermutu”.

Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan dan mempererat ukhuwah islamiyah, serta menggalang rasa persaudaraan antara PGRI Kecamatan Kateman dengan Pemkab Inhil.

Bupati Inhil, Drs HM Wardan MP menghadiri acara tersebut didampingi

Kepala Dinas Pendidikan Inhil H Rudiansyah, Kepala Kemenag Inhil H Harun, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Inhil HM Arifin, dan Ust Rukhiyat.

 

Sumber :

https://www.houzz.co.uk/ideabooks/129288756/thumbs/definition-of-relationship-between-social-structure-and-social-mobility

Terobosan Disdik Bengkalis Cerdas dan Sehatkan Generasi

Terobosan Disdik Bengkalis Cerdas dan Sehatkan Generasi

Terobosan Disdik Bengkalis Cerdas dan Sehatkan Generasi
Terobosan Disdik Bengkalis Cerdas dan Sehatkan Generasi

Guna meningkatkan gizi anak-anak, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten

Bengkalis, melalui Bidang TK/Paud dan Pendidikan nonformal, memberikan makanan tambahan secara simbolis untuk anak pra sekolah, khususnya di Kecamatan Bengkalis dan Kecamatan Bantan, Rabu (24/7/2019).

Program makanan tambahan tersebut, merupakan salah satu program untuk mendukung dan memenuhi gizi anak. Dengan makanan yang sehat, diharapkan tumbuh kembang anak di Negeri Junjungan semakin sehat, dan cerdas.

Adapun Penerima makanan tambahan untuk anak pra sekolah dari

Kecamatan Bengkalis, adalah Taman Kanak-kanak (TK) Anugerah dan Kelompok Bermain (KB) Putri Bintang Timur. Sedangkan dari Kecamatan Bantan, penerimanya adalah TK Cahaya Mata Jangkang dan KB Al Ulya Bantang Tengah.

Kepala Bidang TK/Paud dan Pendidikan Nonformal Disdik Bengkalis, Hj

Akna Juita mengatakan, Program Makanan Tambahan untuk anak pra sekolah ini, merupakan salah satu komitmen Dinas Pendidikan untuk memberikan makanan tambahan yang sehat dan bergizi.

“Selain itu melalui program ini diharapkan bisa memberikan dorongan bagi orang tua, agar selalu memperhatikan makanan tambahan untuk anak-anak,” katanya.

 

Sumber :

https://eliademy.com/catalog/catalog/product/view/sku/b22e91363f

Pengertian dan Jenis Penerimaan

Pengertian dan Jenis Penerimaan

Pengertian dan Jenis Penerimaan
Pengertian dan Jenis Penerimaan

Pengertian Penerimaan
Didalam memproduksi suatu barang, ada dua hal yang menjadi fokus utama dari seorang pengusaha dalam rangka mendapatkan keuntungan yang maksimum, yaitu ongkos (cost) dan penerimaan (Revenue).
Ongkos sebagaimana telah dijelaskan diatas, maka yang dimaksud dengan penerimaan adalah jumlah uang yang diperoleh dari penjualan sejumlah output atau dengan kata lain merupakan segala pendapatan yang diperoleh oleh perusahaan hasil dari penjualan hasil produksinya.
Hasil total penerimaan dapat diperoleh dengan mengalikan jumlah satuan barang yang dijual dengan harga barang yang bersangkutan atau
TR = Q x P
Jenis-jenis Penerimaan
1) Total penerimaan (Total revenue : TR), yaitu total penerimaan dari hasil penjualan.
Pada pasar persaingan sempurna, TR merupakan garis lurus dari titik origin, karena harga yang terjadi dipasar bagi mereka merupakan suatu yang datum (tidak bisa dipengaruhi), maka penerimaan mereka naik sebanding (Proporsional) dengan jumlah barang yang dijual.
Pada pasar persaingan tidak sempurna, TR merupakan garis melengkung dari titik origin, karena masing perusahaan dapat menentukan sendiri harga barang yang dijualnya, dimana mula-mula TR naik sangat cepat, (akibat pengaruh monopoli) kemudian pada titik tertentu mulai menurun (akibat pengaruh persaingan dan substansi).
2) Penerimaan rata-rata (Avarage Total revenue: AR), yaitu rata-rata penerimaan dari per kesatuan produk yang dijual atau yang dihasilkan, yang diperoleh dengan jalan membagi hasil total penerimaan dengan jumlah satuan barang yang dijual.
3) Penerimaan Marginal (Marginal Revenue : MR), yaitu penambahan penerimaan atas TR sebagai akibat penambahan satu unit output.
Dalam pasar persaingan sempurna MR ini adalah konstan dan sama dengan harga (P), dan berimpit dengan kurva AR atau kurva permintaan, bentuk kurvanya horizontal.
Dalam pasar persaingan tidak sempurna MR, menurun dari kiri atas kekanan bawah dan nilainya dapat berupa :
1.Positif;
2.Sama dengan nol;
3.Negatif.
Bentuk matematis secara sederhana dapat ditulis :
TR = P x Q
P x Q
AR = TR : Q atau Q = P
dTR
MR = dQ = TRn – TRn-1

Dalam bentuk tabel dapat diperlihat sebagai contoh berikut :
1.Untuk kasus harga tetap/kurva permintaan mendatar.
Tabel 2 .
Data jumlah Produksi, ongkos dan Penerimaan Produksi.
Q
AR = P
TR
TC
AC= TC/Q
II
MR
MC
0
100
0
145

-145


1
100
100
175
175
-75
100
30
2
100
200
200
100
0
100
25
3
100
300
220
75,3
80
100
20
4
100
400
250
62,5
150
100
30
5
100
500
300
60
200
100
50
6
100
600
370
61,6
230
100
70
7
100
700
460
65,7
240
100
90
8
100
800
570
71,3
230
100
110
Gambar dari tabel diatas dapat digambarkan dengan dua cara :
(1) Marginal analysis dan
(2) Total analysis
(the shape of short run cost curves)

Baca Juga :

Jenis-jenis Ongkos Produksi

Jenis-jenis Ongkos Produksi

Jenis-jenis Ongkos Produksi
Jenis-jenis Ongkos Produksi

Ongkos produksi dapat dibagi ke dalam 5 macam :
1) Biaya Tetap (Fixed Cost : FC) yaitu, merupakan balas jasa dari pada pemakaian faktor produksi tetap (fixed factor), yaitu biaya yang dikeluarkan tehadap penggunaan faktor produksi yang tetap dimana besar kecilnya biaya ini tidak dipengaruhi oleh besar kecilnya output yang dihasilkan.
2) Biaya tidak tetap (Variabel cost : VC), yaitu merupakan biaya yang dikeluarkan sebagai balas jasa atas pemakaian variabel faktor, yang besar kecilnya dipengaruhi langsung oleh besar kecilnya output.
3) Biaya Total (Total cost : TC), yaitu merupakan jumlah keseluruhan dari biaya tetap dan biaya tidak tetap.
4) Biaya Rata-rata (Avarage Cost : AC), yaitu merupakan ongkos persatu satuan output; baik untuk biaya rata-rata tetap (avarage fixed cost) dan biaya rata-rata variabel (avarage variable cost) dan rata-rata total (avarage total cost), diperoleh dengan jalan membagi biaya Total dengan jumlah output yang dihasilkan.
5) Biaya Marginal (Marginal cost : MC), yaitu merupakan biaya tambahan yang diakibatkan dari penambahan satu-satuan unit output.
6) Biaya Tetap Rata-Rata (Avarage fixed cost : AFC), biaya hasil bagi biaya tetap dengan jumlah yang dihasilkan.
7) Biaya Variabel Rata-Rata (Avarage Variable cost : AVC), diperoleh dengan jalan membagi biaya variabel dengan jumlah produk yang dihasilkan.
Secara sederhana pengertian diatas dapat ditulis sebagai berikut :
TC = FC + VC AFC = FC : Q MC = TC1 – TCO
AVC = VC : Q ATC = TC : Q
Ongkos Jangka Panjang
Ciri dasar daripada jangka waktu panjang (Long Run) adalah dimana pengusaha tidak memiliki ongkos tetap, semua ongkos adalah merupakan variabel cost/berubah atau tidak tetap, karena semua faktor produksi bersifat variabel faktor tidak ada yang bersifat fixed factor dalam jangka waktu panjang.
The long run avarage cost curve (LRAC) adalah suatu kurva yang memperlihatkan ongkos rata-rata minimum dari masing-masing tingkat output.

Sumber : https://chicagobearsjerseyspop.com/

Ongkos dan Penerimaan

Ongkos dan Penerimaan

Ongkos dan Penerimaan
Ongkos dan Penerimaan

Ongkos dan Penerimaan
Tindakan pertama bagi seorang pengusaha dalam mendirikan suatu perusahaan adalah menentukan/memilih bentuk organisasinya, apakah berbentuk perusahaan perorangan, persekutuan atau kooperatif; selanjutnya menentukan tujuan pokok organisasi, agar dapat memperoleh keuntungan, baru kemudian melihat kepada bentuk pasar.
Dan untuk membuat keputusan perusahaan yang benar, maka pengusaha harus melihat kepada total penerimaan dan ongkos, jika keliru dalam melakukan penafsiran kedua hal tersebut, maka perusahaan akan membuat keputusan yang dapat merugikan.
Didalam pemakaian faktor produksi untuk memproduksi suatu jenis barang sangat tergantung kepada produktivitas, harga dan waktu yang tersedia bagi perusahaan.
Sehubungan dengan waktu yang tersedia bagi suatu perusahaan tersebut untuk menghasilkan suatu output tertentu dapat dibedakan menjadi tiga periode waktu, yaitu:
a) The Market Period
b) The Short Run Period
c) The Long Run Period
Pengertian ketiga waktu ini telah dibahas pada Bab. III, Pada Short Run, faktor produksi dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :
1) Fixed factor, yaitu faktor-faktor produksi yang tetap digunakan dalam setiap proses produksi.
2) Variable Factor, yaitu faktor-faktor produksi yang sifatnya berubah dapat ditambah/dikurangi dalam setiap kali proses produksi.
3) The Long Run Period, yaitu suatu keadaan dimana jumlah barang yang dapat ditawarkan dipasar tidak terbatas, dapat ditambah terus sebanyak kebutuhan, maka seluruh faktor produksi bersifat variabel faktor.
Pengertian dan Jenis Ongkos Produksi
Pengertian Ongkos Produksi
Ongkos produksi secara umum dapat dinyatakan yaitu segala biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi.
Disamping pengertian umum tersebut, ada 2 macam pengertian ongkos, yaitu :
1) Economic Cost, yaitu ongkos yang dikeluarkan atas penggunaan semua faktor produksi untuk menghasilkan output tertentu;
2) Accounting Cost, yaitu ongkos yang pengertiannya hampir sama dengan economic cost, tetapi ongkos disini dinyatakan secara tegas dalam pembukuan, sehingga ada istilah :
(a) Explicit cost, yaitu ongkos-ongkos yang tercatat atau terlihat jelas dalam pembukuan.
(b) Implicit cost, yaitu ongkos produksi yang tidak terlihat dalam pembukuan.
Ditinjau dari sudut waktu, ongkos dapat dibedakan menjadi :
1.Ongkos Jangka Pendek.
2.Ongkos Jangka Panjang.

Sumber : https://blog-fiesta.com/

Latar Belakang Calon Rektor Diteliti Cegah Radikalisme

Latar Belakang Calon Rektor Diteliti Cegah Radikalisme

Latar Belakang Calon Rektor Diteliti Cegah Radikalisme
Latar Belakang Calon Rektor Diteliti Cegah Radikalisme

Jakarta- Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti),

Mohamad Nasir mengatakan pihaknya melakukan penelitian latar belakang calon rektor untuk mencegah berkembangnya paham radikal di kampus.

“Sebelum pemilihan, kami bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan juga Badan Intelijen Negara (BIN) untuk menyelidik rekam jejak maupun transaksi keuangan dari calon tersebut,” ujar Nasir di Jakarta, Rabu (6/6/2018)

Hal itu dilakukan agar rektor yang terpilih nantinya terbebas dari paham radikal. Oleh karena itu, pemilihan rektor kerap molor dari waktunya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kelembagaan Kemristekdikti, Patdono

Suwignjo mengatakan pihaknya mendata latar belakang calon rektor dengan seksama, agar mencegah orang terindikasi radikalisme menjadi rektor.

Disinggung mengenai pemilihan rektor di Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan, yang diduga ada indikasi kecurangan, Patdono mengatakan jika proses pemilihan rektor tidak sesuai dengan peraturan menteri maka pihaknya bisa meminta agar pemilihan tersebut diulang.

“Kalau apa yang dilakukan melanggar peraturan menteri, kami bisa

meminta agar pemilihan diulang. Contohnya jika pemilihan tidak sesuai dengan statutanya seperti anggota senat bukan perwakilan dari jurusan, fakultas, wakil rektor dan sebagainya. Maka kami bisa minta agar diulang,” jelas Patdono.

Sebelumnya, Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat, Sofyan Tan seperti dilansirAntara meminta agar Kemristekdikti melakukan verifikasi ulang terhadap salah seorang calon rektor.

Sofyan menduga, calon rektor petahana melakukan penggalangan suara dengan menggunakan dana Islamic Development Bank (IDB) 2017.

“Verifikasi ini sangat mendesak, karena rektor terpilih tentu akan mengelola dana besar yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kalau dana APBN dikelola orang yang bermasalah, tentu akan melukai dan mencederai pendidikan itu sendiri,” jelas Sofyan.

 

Baca Juga :

Universitas Brawijaya Gandeng Intelejen Bendung Paham Radikalisme

Universitas Brawijaya Gandeng Intelejen Bendung Paham Radikalisme

Universitas Brawijaya Gandeng Intelejen Bendung Paham Radikalisme
Universitas Brawijaya Gandeng Intelejen Bendung Paham Radikalisme

Universitas Brawijaya (UB) Malang menggandeng inteljen untuk berkoordinasi melihat pergerakan mahasiswa, termasuk mahasiswa dari luar kampus guna membendung paham radikalisme di kampus setempat.

“Kami memang minta bantuan intelijen untuk melihat pergerakan mahasiswa, terutama yang dari luar kampus. Dan, biasanya ketika ada mahasiswa yang meresahkan atau menrugikan, intel yang menghubungi saya langsung,” kata Rektor UB Prof Muhammad Bisri di Malang, Jawa Timur, Selasa (5/6/2018)

Ia mengakui pihaknya (internal rektorat) tidak mungkin mengawasi setiap kegiatan mahasiswa secara detail karena jumlah mahasiswa di kampus ini lebih dari 60 ribu.

“Memang susah, nantinya wakil rektor (WR) III yang akan berkoordinasi dengan intelijen,” ujarnya.

Selain itu, organisasi atau unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang ditengarai

bisa menjadi salah satu masuknya radikalisme, juga sudah dipantau, termasuk organisasi ekstra kampus juga diawasi. Sedangkan organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bisa terlihat dan mereka tidak ada masalah.

Menurut dia, yang tidak terdeteksi adalah mereka yang begerak dengan sembunyi-sembunyi, khususnya yang tidak terorganisir atau bergerak secara individual. “Ini juga susah dipantau oleh rektorat. Dulu sempat akan melarang satu organisasi yang dianggap radikal untuk tidak melakukan kegiatan terbuka di UB, sayangnya sampai sekarang prosesnya masih alot,” katanya.

Namun, lanjutnya, sekarang sudah dilarang oleh pemerintah, mau tidak

mau organisasi itu wajib bubar, sehingga sekarang lebih enak pengawasannya.

Selain menggandeng intelijen, kata Bisri, pihaknya juga melakukan langkah internal, yakni memperkuat karakter moralnya, di masjid-masjid sudah ada penguatan karakter bagi mahasiswa. Selain itu, ada mata kuliah yang sudah dirancang dengan memasukkan poin-poin Pembinaan Karakter Berbasis Religi (PKBR).

PKBR merupakan pembinaan kepribadian yang berhubungan dengan

keagamaan. Hanya saja, implementasinya tidak selalu berhubungan dengan ketuhanan. PKBR juga membantu mahasiswa membentuk kepribadian profesional. “Mata kuliah ini sudah dipetakan dengan baik,” ujarnya.

 

Sumber :

https://t.me/belajarngeblogbareng/9

Pemerintah Siapkan Rp3,5 Triliun Bangun Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia

Pemerintah Siapkan Rp3,5 Triliun Bangun Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia

Pemerintah Siapkan Rp3,5 Triliun Bangun Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp3,5 Triliun Bangun Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia

Depok- Presiden Joko Widodo berharap kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) menjadi kiblat bagi kampus lain yang mengkaji tentang peradaban Islam. Kampus ini ditargetkan selesai pembangunannya 4 tahun ke depan.

“Alhamdulillah ini konstruksi sudah dimulai. Kita harap dalam kurun waktu

4 tahun ke depan kampus sudah selesai semua. Kita harapkan jadi kampus yang hijau, kampus yang modern dan kita harap jadi kiblat kampus besar internasional yang melakukan kajian peradaban Islam wasathiyah,” ujar Jokowi usai meletakkan batu pertama kampus UIII di Depok, Selasa (5/6/2018).

“Sudah sewajarnya, sepantasnya, Indonesia jadi rujukan kemajuan peradaban Islam di dunia. Inilah (kampus UIII) nanti tempatnya,” lanjutnya.

Untuk anggaran pembangunan, Jokowi mengatakan pemerintah menggelontorkan dana Rp 3,5 triliun. Kampus yang berdiri di lahan seluas 142,5 hektare ini telah dimasukkan ke dalam proyek strategis nasional.

“Setelah dihitung-hitung habisnya berapa, dilaporkan ke saya kurang lebih

Rp 3,5 triliun dan sudah saya masukkan ke proyek strategis nasional. Tahun ini sudah dimulai dianggarkan Rp 700 miliar. Selesai total 4 tahun. Tahun depan Insyaallah sudah bisa kita gunakan untuk 1, 2, 3 mata kuliah yang sudah kita siapkan,” kata Jokowi.

Rencana pembangunan UIII sudah diteken Jokowi dalam Peraturan

Presiden (Perpres) Nomor 57 Tahun 2016 pada tanggal 29 Juni 2016. Rencananya kegiatan kampus akan dimulai pada 2019 mendatang.

 

Sumber :

https://t.me/belajarngeblogbareng/5

Perbedaan Karangan

Perbedaan Karangan

 Perbedaan Karangan
Perbedaan Karangan
DESKRIPTIF

NARATIF

PERSUASIF

ARGUMENTATIF

Memberikan gambaran tentang suatu benda, tempat atau suasana Berupa cerita tentang peristiwa atau pengalaman penulis. Persuasi berusaha meyakinkan, mendorong, memengaruhi, dan membujuk seseorang atau pembaca Argumentasi adalah pendapat  yang didasari fakta.

Penggambaran dilakukan dengan melibatkan panca indra. Menonjolkan unsur perbuatan atau tindakan. Menggunakan fakta dan bukti untuk meyakinkan dan memengaruhi pembaca.

Bertujuan meyakinkan pembaca agar mengikuti apa yang dikemukakan penulis
Mempunyai tujuan agar seolah – olah pembaca bisa ikut mendengar, melihat atau merasakan apa yang dideskripsikan oleh penulis. Dirangkai dalam urutan waktu. Berusaha membuat pembaca tergerak untuk melakukan yang dikehendaki penulis. Menggunakan logika dan penalaran sebagai landasan berpikir

 

Baca Juga :

Karangan Eksposisi

Karangan Eksposisi

Karangan Eksposisi
Karangan Eksposisi

Pengertian

                Eksposisi adalah salah satu jenis pengembangan paragraf dalam penulisan yang dimana isinya ditulis dengan tujuan untuk menjelaskan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, akurat, dan padat.

  • Contoh

Rasa Takut

                Pernahkan Anda menghadapi situasi tertentu dengan perasaan takut ? Bagaimana cara mengatasinya ? Rasa Takut adalah rasa dimana seseorang merasa bahwa dirinya sedang mengalami situasi atau suasana yang menghilangkan rasa percaya diri mereka akan sesuatu. Di bawah ini ada lima jurus untuk mengatasi rasa takut tersebut.

                Pertama, persipakan diri Anda sebaik-baiknya bila menghadapi situasi atau suasana tertentu. Dengan memperiapkan diri saat menghadapi situasi atau suasana tertentu Anda akan merasa siap bahkan merasa bahwa Anda telah melewati situasi dan suasana tersebut.

                Kedua, pelajari sebaik-baiknya bila menghadapi situasi tersebut. Anda harus mempelajari baik-baik situasi apa yang sedang Anda hadapi baik ditempat sepi maupun dikeramaian. Karena Anda akan merasa siap dengan segala suasana dan situasi yang telah Anda pelajari.

                Ketiga, pupuk dan binalah rasa percaya diri.kepercaya dirian merupakan kunci utama anda dalam mengatasi rasa takut. Dengan percaya diri Anda merasa bahwa Anda mampu melewati situasi dan suasana yang akan Anda lalui tanpa terhalang oleh rasa takut.

                Keempat, setelah timbul rasa percaya diri, pertebal keyakinan Anda. Keyakinan Anda dalam mengadapi rasa takut harus dipertebal agar Anda mapu dan yakin bahwa rasa takut iu akan hilangdengan kepercayaan diri yang kuat dan keyakinan yang tinggi

                Kelima, untuk menambah rasa percaya diri, kita harus menambah kecakapan atau keahlian melalui latihan atau belajar sungguh-sungguh. Anda juga haarus memiliki keahlian dan kecakaapan dalam suatu bidang, agar rasa percaya diri anda kuat dan menghilangkan rasa takut yang melanda Anda

Sumber : http://sildenafil-us.info/how-does-your-garden-grow-plant-propagation/