Selalu Disalahkan, Inilah Teknologi Mesin Sedot Banjir di Jakarta

Selalu Disalahkan, Inilah Teknologi Mesin Sedot Banjir di Jakarta

Selalu Disalahkan, Inilah Teknologi Mesin Sedot Banjir di Jakarta

Selalu Disalahkan, Inilah Teknologi Mesin Sedot Banjir di Jakarta
Selalu Disalahkan, Inilah Teknologi Mesin Sedot Banjir di Jakarta

JAKARTA – Lagi-lagi setiap musim penghujan datang dan Jakarta diterjang banjir maka sistem drainase dan mesin pompa lah yang paling disalahkan. Padahal mesin pompa itu sendiri bekerja jika hanya ada genangan air, dan untuk mengurangi debit air maka memerlukan pompa air yang mampu menyedot air dengan volume besar.

Seperti wilayah di terowongan Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Ketinggian air di

lokasi ini hampir mencapai 1 meter, di lokasi ini terdapat beberapa mesin pompa banjir.

Bahkan Gubernur Anies mendatangi terowongan Dukuh Atas setelah mendapat informasi banjir di lokasi tersebut. Sesampainya di lokasi genangan telah surut karena aksi cepat tanggap Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta di Rumah Pompa Dukuh Atas.

Baca Juga:

Mahasiswi Cantik ITS Ciptakan Mainan untuk Anak Penyandang Tunanetra
Peneliti Bedah Respons Imun Manusia Saat Terinfeksi Corona

“Kita pantau Dukuh Atas tadi ada genangan satu meter. Seharusnya ini

tidak terjadi, tapi tadi ada masalah pada pompa,” kata Anies di lokasi, Senin (11/12/2017).

Dengan mengutip dari berbagai sumber SINDOnews ingin mengulas sedikit tentang cara kerja pompa penyedot banjir yang berada di Jakarta.

Pompa aksial adalah salah satu alat yang berfungsi untuk mengalirkan

fluida dari potensial rendah ke potensial yang lebih tinggi dengan menggunakan gerak putaran dari blades/Impller dan mempunyai arah aliran yang sejajar dengan sumbu porosnya.

 

sumber :

https://apkmod.co.id/