Tahapan Bermain Anak

Tahapan Bermain Anak

Bermain ialah bagian mutlak dari fase kehidupan anak. Suatu permainan adalahwadah untuk anak guna mengekspresikan jati dirinya. Dengan bermain, otomatis anak bakal merasa gembira dengan apa yang ia mainkan, sebab kembali pada hakikatnya, bermain merupakan kegiatan menyenangkan yang digemari anak.

Dalam proses bermain, ada sejumlah tahapan yang butuh diketahui oleh Ayah Bunda. Tahapan itu disesuaikan dengan situasi sosial anak-anak. Seorang sosiologis dari University of Minnesota’s Institute of Child Development mempunyai nama Mildred Parten menyampaikan enam langkah bermain untuk anak umur dini, yaitu:

1. Unoccupied Behavior/Gerakan Kosong
Anak menyimak dan menyaksikan segala sesuatu yang unik perhatiannya dan mengerjakan gerakan-gerakan bebas dalam format tingkah laku yang tidak terkontrol.

2. Onlooker Behaviour/Tingkah Laku Pengamat
Anak menyaksikan dan menyimak serta mengerjakan komunikasi dengan anak-anak lain, tetapi tidak ikut tercebur dalam kegiatan bermain yang tengah terjadi.

3. Solitary Play/Bermain Soliter
Anak dalam sebuah kumpulan tengah asyik bermain sendiri-sendiri dengan bermacam-macam perangkat permainan, sampai-sampai tidak terjadi kontak antara satu sama beda dan tidak peduli terhadap apapun yang terjadi.

4. Parallel Play/Bermain Paralel
Anak-anak bermain dengan permainan yang sama, namun tidak terjadi kontak antara satu dengan yang lain, atau tukar menukar perangkat main. Misalnya, anak bermain puzzle dan anak lain pun bermain puzzle, mereka ada bareng tetapi tidak saling mempengaruhi.

5. Associative Play/Bermain Asosiatif
Anak bermain bersama, saling pinjam perangkat permainan, namun permainan tersebut tidak mengarah pada satu tujuan, tidak terdapat pembagian peran dan pembagian perangkat main.

6. Cooperative Play/Bermain Kooperatif
Anak-anak bermain dalam kumpulan yang terorganisir, dengan kegiatan-kegiatan konstruktif dan menciptakan sesuatu yang nyata. Di mana masing-masing anak memiliki pembagian peran sendiri. Pada etape bermain jenis cooperative, ada satu atau dua anak yang bertugas sebagai pemimpin atau pengarah jalannya permainan. Misalnya bermain rumah-rumahan terdapat yang jadi bapak, ibu dan anak, setiap mempunyai tugas.

Baca Juga: