Tips Membuat Tulisan yang Laku Dijual

Tips Membuat Tulisan yang Laku Dijual

Tips Membuat Tulisan yang Laku Dijual

Tips Membuat Tulisan yang Laku Dijual
Tips Membuat Tulisan yang Laku Dijual

Menulis merupakan hobi bagi sebagian orang. Ketika menulis mereka tidak merasa terbebani walau kadang merasa mentok untuk menulis apa. Jika sudah demikian, biasanya mereka alihkan sejenak dengan melakukan aktivitas lain.

Hobi menulis ini  bisa menjadi sumber pemasukan juga lho jika layak dijual. Ada begitu banyak cara menghasilkan uang dari hobi menulis. Mulai dari membuat buku, menjadi ghost writer atau menjadi penulis lepas. Sayangnya tidak semua tulisan bisa mendatangkan uang. Agar tulisan kita laku dijual, ada beberapa tips yang perlu dilakukan.

Pertama, cari ide topik yang unik. Tulisan yang laku dijual adalah tulisan yang memiliki ide topik yang berbeda dari tulisan yang ada sebelumnya. Itu sebabnya yang paling mahal dalam menulis adalah ide. Ide tentang topik yang akan dibahas dalam tulisan kita dan ide tentang bagaimana tema tersebut akan disajikan. Nah, topik yang unik melihat sesuatu dengan cara berbeda. Jika topik umumnya melihat sampah sebagai sesuatu yang busuk, kotor dan jorok. Topik yang unik akan membicarakan sampah sebagai penghasil pundi-pundi uang. Silahkan baca di sini tentang bagaimana cara mendapatkan ide.

Kedua, banyak membaca. Orisinalitas alias keaslian tulisan akan dipengaruhi oleh luasnya wawasan dan pemahaman penulis terkait suatu topik. Tulisan yang baik adalah tulisan hasil pemikiran dan analisa penulisnya bukan sekedar copy paste dari tulisan orang lain alias menulis ulang (rewrite). Ide boleh sama, tapi bagaimana dia disajikan pasti akan berbeda antara seorang penulis dengan penulis lainnya.  Caranya adalah dengan banyak membaca sehingga pengetahuan dan pemahaman kita terhadap topik tersebut bertambah. Ini juga akan membuat tulisan kita lebih berbobot karena menggunakan analisa yang tajam dari hasil membaca. Setelah kita pahami berbagai bacaan tersebut, tuliskan kembali dengan menggunakan kalimat sendiri yang tentunya berdasarkan pemahaman sendiri. Secara singkat, rumusnya adalah baca, pahami, tulis dengan kalimat sendiri.

Ketiga, bahasa yang digunakan. Ketika menulis, usahakan untuk menggunakan bahasa yang sesederhana mungkin sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Ingat bahwa pembaca kita memilki pengetahuan yang berbeda-beda. Kecuali tulisan kita dibuat untuk pembaca khusus. Misalnya tulisan di jurnal ilmiah yang pembacanya adalah orang-orang dengan ketertarikan khusus terhadap topik yang kita angkat. Untuk golongan pembaca ini, kita bisa menggunakan “bahasa planet” terkait topik kita. Kita boleh gunakan istilah-istilah coding, topologi, intranet dan lain-lain ketika sasaran pembaca kita adalah mereka yang mengerti dunia teknologi informasi.

Keempat, judul yang membuat penasaran pembaca. Sebelum membaca isi suatu tulisan, pembaca akan membaca judulnya terlebih dahulu. Jika judul tersebut menarik dan membuat penasaran, maka pembaca akan meneruskan bacaannya. Oya, pastikan judul benar-benar mencerminkan isi tulisan.

Kelima, isi yang informatif  dan memberi manfaat. Sebagian besar pembaca membaca karena rasa ingin tahu dan adanya kebutuhan informasi yang harus dipenuhinya. Artinya tulisan harus mampu menambah wawasan dan pengetahuan pembaca.

Sumber : https://vhost.id/summoners-war-sky-arena-apk/