Tumpeng Nasi Raksasa, Lilin Ditiup Robot

Tumpeng Nasi Raksasa, Lilin Ditiup RobotTumpeng Nasi Raksasa, Lilin Ditiup Robot

Tumpeng Nasi Raksasa, Lilin Ditiup Robot

Tumpeng Nasi Raksasa, Lilin Ditiup RobotTumpeng Nasi Raksasa, Lilin Ditiup Robot
Tumpeng Nasi Raksasa, Lilin Ditiup Robot

Dies natalis ke-55 Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (10/11/2019) dirayakan dengan tumpeng raksasa setinggi 2,5 meter. Perayaan potong tumpeng dilaksanakan setelah upacara bendera.

Ini bukan tumpeng nasi biasa, karena bahan dasarnya adalah singkong disawut sebagai beras (Singsaras). Singsaras adalah inovasi para peneliti dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Unej.

Acara potong tumpeng diawali dengan peniupan lilin angka 55 oleh robot karya mahasiswa Fakultas Teknik. Potongan tumpeng Singsaras pertama kemudian diberikan oleh Rektor Universitas Jember Mohammad Hasan kepada para dosen dan tenaga kependidikan berprestasi.
Baca Juga:

Pakar Hukum Unej: Ulang Pemungutan Suara di Dapil Jember II

Inilah 6 Identifikasi Paham Radikal Islam Intoleran versi Mantan Teroris
Polisi Olah TKP Ambruknya Crane Proyek di Universitas Jember
Universitas Jember Gelar Konferensi Bersama di Myanmar
Dari Penggemar Metallica Jadi Tukang Bikin Bom

Predikat Academic Leader diberikan kepada Bambang Sugiharto dari Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam. Sementara untuk dosen berprestasi di bidang saintek diraih oleh Tantut Susanto dari Fakultas Keperawatan, dan Tri Agus Hartono dari FISIP di bidang sosial humaniora.

Kemudian penghargaan laboran berprestasi disematkan kepada Dian

Almaidah dari Fakultas Kedokteran Gigi, Khusnun Nadhifah sebagai pustakawan berprestasi, Fitri Hapsari (FIB) sebagai pengelola keuangan berprestasi, dan M. Zamroni (FT) sebagai tenaga pengelola administrasi akademik berprestasi.

Hasan bertekad menjadikan Universitas Jember sebagai kawah

chandradimuka anak bangsa dalam mendalami, mengembangkan dan mengamalkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. “Sehingga keberadaan Universitas Jember dapat dirasakan manfaatnya oleh segenap warga Indonesia, bahkan dunia,” katanya sebagaimana dilansir Humas Unej.

 

Sumber :

https://www.disdikbud.lampungprov.go.id/projec2014/sejarah-gitar/